Waspadai Sindrom ASI Kurang, Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Hal apa saja yang perlu Mama perhatikan supaya produksi ASI Mama tetap lancar?

4 Juni 2020

Waspadai Sindrom ASI Kurang, Ini Dia Penyebab Cara Mengatasinya
freepik.com/nadyaskobeleva

Mencukupi kebutuhan ASI bagi si Kecil pastinya menjadi harapan semua Mama supaya si Kecil tumbuh sehat dan cerdas. ASI yang cukup untuk si Kecil tentunya juga akan mendukung perkembangan sesuai usianya.

Namun, tidak jarang Mama dibuat cemas dengan produksi ASI mama yang cuma sedikit. Produksi ASI yang sedikit disebut juga sebagai sindrom ASI kurang. Penyebabnya bisa dari berbagai faktor, baik dari faktor fisik maupun faktor psikologis mama dan juga faktor kondisi si Kecil.

Hal apa saja yang perlu Mama perhatikan supaya produksi ASI mama tetap lancar dan terhindar dari sindrom ASI kurang? Yuk simak informasinya yang sudah dirangkum oleh Popmama.comberikut ini!

Apa itu Sindrom ASI Kurang?

Apa itu Sindrom ASI Kurang
freepik.com/a3pfamily

Sindrom ASI kurang adalah situasi saat produksi ASI cenderung sedikit, atau Mama khawatir bahwa produksi ASI-nya sedikit. Dikutip dari laman situs resmi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sindrom ASI kurang sebenarnya jarang terjadi, dan hanya lima persen ibu yang benar-benar mengalami sindrom ASI kurang. Penyebab umum dari sindrom ASI kurang ini adalah kelainan anatomis payudara seperti payudara tidak berkembang.

Selain itu penyebab sindrom ASI kurang juga turut dipengaruhi faktor lain seperti proses menyusui yang tidak benar, puting yang lecet, penggunaan dot atau empeng, dan juga faktor psikologis ibu seperti stres dan kelelahan.

Editors' Picks

Penyebab Sindrom ASI Kurang

Penyebab Sindrom ASI Kurang
freepik.com/comzeal

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), penyebab sindrom ASI kurang adalah sebagai berikut:

  • Faktor menyusui: posisi menyusui dan melekatkan puting yang salah, kurang sering menyusui, tidak mengosongkan atau memompa payudara, atau menyusui menggunakan botol.
  • Faktor psikologis ibu: stress, kelelahan, kurang percaya diri untuk menyusui, cemas berlebih jika ASI cukup untuk si Kecil.
  • Faktor fisik ibu: kurang gizi, merokok, menggunakan alat KB hormonal, kelainan payudara.
  • Faktor bayi: sakit, kelainan kongenital.

Faktor Kondisi Ibu

Faktor Kondisi Ibu
freepik.com/fizel

Kondisi fisik dan psikologis mama juga bisa menjadi penyebab sindrom ASI kurang. Mama yang stres, kelelahan, dan cemas berlebih bisa menyebabkan produksi ASI mama menjadi sedikit. Kondisi fisik tertentu yang terjadi pada tubuh Mama juga ikut memengaruhi produksi ASI, seperti berikut ini:

  • Berat badan yang tidak ideal, obesitas, atau terlalu kurus.
  • Hamil lagi.
  • Riwayat proses melahirkan dengan komplikasi, dan pemulihan pasca melahirkan yang terlalu lama.
  • Riwayat operasi payudara yang menyebabkan luka di sekitar aerola dan dapat merusak saluran produksi ASI.
  • Jaringan payudara tidak berkembang dan tidak memiliki jaringan kelenjar ASI yang cukup.
  • Penyakit tertentu seperti infeksi, gangguan tiroid, kanker payudara, sindrom ovarium polikistik, dan diabetes gestasional.
  • Gaya hidup yang buruk, seperti merokok dan minum alkohol.
  • Efek samping obat-obatan tertentu.

Faktor Kondisi Bayi

Faktor Kondisi Bayi
freepik.com/nadyaskobeleva

Kondisi si Kecil juga bisa jadi penyebab sindrom ASI kurang. Pada bayi dengan kelainan fisik, terutama kelainan pada lidah dan mulut seperti tongue tie serta bibir sumbing, sindrom ASI sedikit juga bisa terjadi.

Frekuensi menyusu yang kurang juga sering menyebabkan produksi ASI berkurang. Karena itulah sangat penting untuk memerhatikan jadwal pemberian ASI pada si Kecil supaya produksi ASI tetap berjalan. Jika si Kecil tidur terlalu lama, Mama bisa membangunkan si Kecil supaya ia tetap mendapatkan ASI yang sesuai dengan porsinya.

Kegiatan menyusui yang terganggu karena si Kecil rewel dan menangis juga bisa menyebabkan ASI kurang. Perhatikan penyebab si Kecil rewel sehingga Mama bisa menenangkannya dan ia bisa menyusu dengan nyaman.

Cara Mengatasi Sindrom ASI Kurang

Cara Mengatasi Sindrom ASI Kurang
freepik.com/skawee

Beberapa cara yang bisa Mama lakukan untuk mengatasi sindrom ASI kurang adalah:

  • Coba berbagai posisi menyusui untuk mengetahui posisi terbaik bagi si Kecil. Dengan mengetahui posisi menyusui yang baik, mulut si kecil bisa melekat dengan benar dan nyaman di puting mama, sehingga proses menyusui akan lebih optimal.
  • Susui si Kecil sesering mungkin. Perhatikan tanda-tanda si Kecil lapar dan susui sesuai dengan permintaannya. Mama boleh membangunkan bayi saat ia tertidur agar ia tetap mendapatkan ASI sesuai dengan porsi hariannya.
  • Pompa ASI sesering mungkin untuk menstimulasi produksi ASI. Mama bisa simpan ASI di botol sebagai persediaan jika Mama harus pergi sebentar dari si Kecil.
  • Cukupi kebutuhan nutrisi yang bisa memperbanyak produksi ASI, terapkan pola hidup sehat seperti istirahat yang cukup, hindari stres, tidak merokok, dan tidak minum alkohol.
  • Konsultasi ke dokter untuk mendapatkan suplemen peningkat ASI jika diperlukan.

Itulah penyebab sindrom ASI kurang yang harus Mama waspadai, beserta dengan cara mengatasinya. Semoga informasinya bermanfaat dan Mama serta si Kecil sehat selalu ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.