Supaya Mama Tidur Nyenyak, Yuk Pahami Pola Tidur Bayi Baru Lahir Ini!

Kenali pola dan fase tidur si Kecil supaya Mama bisa punya cukup waktu istirahat

2 Mei 2021

Supaya Mama Tidur Nyenyak, Yuk Pahami Pola Tidur Bayi Baru Lahir Ini
Freepik

Bagi Mama yang baru punya anak, mungkin masih sulit untuk memahami seberapa lama dan seringnya si Kecil harus tidur. Sayangnya tidak ada jadwal tidur si Kecil yang pasti karena bayi baru lahir belum bisa membedakan siang dan malam.

Kadang si Kecil terbangun tengah malam, tapi tertidur sepanjang siang. Mama pastinya jadi lelah dan kurang tidur karena mengikuti jadwal tidur si Kecil yang masih berantakan ya?

Yuk pahami pola dan fase tidur si Kecil yang baru lahir supaya Mama juga bisa tidur lebih nyenyak. Berikut informasinya yang sudah Popmama.com rangkum untuk Mama yang dilansir dari Stanfordchildrens.org.

Editors' Pick

1. Bagaimana pola tidur bayi baru lahir?

1. Bagaimana pola tidur bayi baru lahir
Freepik

Pada umumnya bayi baru lahir tidur 8-9 jam saat siang dan delapan jam saat malam. Mereka terbangun setiap beberapa jam untuk minum ASI. Biasanya kebanyakan bayi baru lahir tidak bisa tidur sepanjang malam sampai usianya tiga bulan atau bahkan satu tahun.

Mama bisa menciptakan suasana tidur yang nyaman agar tidur si Kecil berkualitas. Mengecat kamar si Kecil dengan warna kalem dan tidak meletakkan mainan dengan warna mencolok di kamar tidur bisa membantu tidur si Kecil lebih berkualitas.

Mama bisa meletakkan mainan si Kecil di tempat khusus bagi si Kecil untuk bermain. Jadi, menciptakan lingkungan yang nyaman untuk tidur bisa membantu pola tidur si Kecil menjadi lebih baik dan berkualitas.

2. Apa saja tanda bayi mengantuk?

2. Apa saja tanda bayi mengantuk
Unsplash

Tanda-tanda si Kecil mengantuk sebenarnya juga bisa ditunjukkan oleh sikapnya, seperti mengusap mata, menguap, serta merengek. Mama juga bisa membuat kebiasaan untuk membantu si Kecil mudah tertidur, seperti membiarkannya tidur dalam pelukan Mama, tertidur saat ia sedang menyusu, atau memainkan musik lembut di sekitarnya. Kebiasaan tidur seperti ini akan membantunya tertidur lebih mudah dan Mama pun bisa punya lebih banyak waktu untuk istirahat.

Berikut ini tanda umum yang si Kecil tunjukkan saat ia sudah mulai mengantuk.

  • Mengepalkan tangan di sekitar pipi,
  • menarik-narik telinga dan mengusap mata,
  • mata sayu dan tidak fokus,
  • mengisap jari-jarinya,
  • sering menguap,
  • tampak gelisah,
  • sering ngulet,
  • cenderung tidak aktif dan lebih diam,
  • rewel dan mudah menangis.

3. Apa saja fase terbangun pada bayi baru lahir?

3. Apa saja fase terbangun bayi baru lahir
Freepik

Ada dua fase saat bayi mama terbangun dari tidurnya, yaitu fase terbangun tenang dan fase terbangun menangis. Pada fase terbangun tenang, si Kecil Mama bangun dari tidurnya dalam keadaan tenang. Fase ini adalah fase menuju aktif. Si Kecil akan melihat dan memperhatikan sekelilingnya, merespon suara di sekitarnya, dan juga bergerak aktif. Pada fase ini sebaiknya Mama menyusui si Kecil sebelum ia beranjak ke fase menangis.

Fase selanjutnya adalah fase terbangun menangis. Si Kecil akan menangis dengan keras karena pada fase ini biasanya Mama terlambat menyusuinya padahal si Kecil sudah lapar. Saat si Kecil ada di fase ini, ia bisa saja menolak untuk disusui langsung oleh Mama atau dari botol. Untuk menenangkannya, Mama bisa menggendongnya setelah ia dibedong dengan selimut sambil perlahan memberikannya ASI.

Itulah pola tidur dan fase tidur bayi baru lahir. Dengan memerhatikan tingkah laku tidur dan bangun si Kecil, Mama akan semakin mudah untuk membiasakan diri dengan pola tidur si Kecil.

Jika Mama merasa pola tidur si kecil tidak beres, seperti susah dibangunkan atau sulit tidur, konsultasikan segera ke dokter ya, Ma.

Semoga informasinya bisa membantu Mama istirahat lebih nyaman saat Mama mengurus si Kecil!

Baca juga:

The Latest