Lakukan 4 Cara Ini agar Bayi Lebih Ekspresif

Apakah si Kecil lebih suka murung dibanding ekspresif?

26 Oktober 2020

Lakukan 4 Cara Ini agar Bayi Lebih Ekspresif
Freepik.co/Jcomp

Seiring bertambahnya usia si Kecil, tentu tingkahnya semakin menggemaskan. Apalagi saat bayi memasuki usia empat bulan, bayi sudah dapat berguling dari posisk tengkurap ke telentang maupun sebaliknya. Bayi pun bisa mengangkat kepala dan duduk dengan bantuan mama. 

Salah satu perkembangan bayi usia empat bulan lainnya yang menggemaskan adalah mata si Kecil sudah bisa mengikuti benda bergerak, tersenyum, dan menirukan ekspresi wajah mama. Namun, ada pula bayi yang tidak ekspresif dan terkesan murung padahal usianya sudah menginjak empat bulan. 

Tak perlu khawatir, itu adalah kondisi yang normal. Mama hanya perlu melatihnya agar lebih ekspresif. Berikut Popmama.com rangkum empat cara membuat bayi lebih ekspresif:

1. Ajak berbincang

1. Ajak berbincang
hellodoktor.com

Untuk membuat bayi lebih ekspresif, maka Mama harus sering berbincang dengan si Kecil. Tanyakan hal-hal sepele seperti apa yang sedang dia lihat, apakah si Kecil ingin makan, atau perkenalkan dengan benda-benda bergerak. 

Bayi bisa mengetahui emosi yang Mama sedang rasakan melalui nada suara. Oleh sebab itu gunakan nada suara gembira agar si Kecil ikut bahagia. Gunakanlah kata-kata positif dan menyenangkan saat berbicara dengan si Kecil. Jangan lupa bicaralah pelan-pelan sembari melakukan kontak mata dengan bayi agar si Kecil bisa konsentrasi dan mengikuti ekspresi mama. 

Editors' Picks

2. Mendongeng sebelum tidur

2. Mendongeng sebelum tidur
Kidspot

Membacakan cerita sebelum bayi tidur juga bisa melatih si Kecil lebih ekspresif. Ketika membaca dongeng, boleh saja Mama menggunakan nada suara yang menarik. Namun, hindari penggunaan kata-kata yang disingkat atau pelafalan yang sengaja dibuat cadel.

Jangan lupa untuk membacakan dongeng dengan menunjukkan ekspresi wajah kepada si Kecil agar dia terlatih untuk menirukannya. 

3. Ajarkan interaksi dengan orang lain

3. Ajarkan interaksi orang lain
Freepik

Memasuki usia empat bulan, bayi akan mempelajari sosiolinguistik yakni berbicara ketika diajak berbicara dan memberi respon dari interaksi orang-orang di sekitarnya. Jadi, lebih banyak orang yang diajak interaksi dengan si Kecil, maka bayi bisa lebih menirukan interaksi dan suara yang didengar. 

Jangan menyela jika si Kecil menjawab interaksi dengan bergumam. Mama bisa meniru suara yang bayi ciptakan agar si Kecil bisa memahami jika Mama dan orang-orang merespon sikapnya. Tentu ini bisa membuat percakapan dan interaksi dengan bayi semakin menarik. 

4. Matikan televisi dan jauhkan ponsel

4. Matikan televisi jauhkan ponsel
Freepik/Peoplecreations

Bayi terlihat murung bisa disebabkan interaksi yang kurang antara Mama dan si Kecil. Mama mungkin cenderung mengajak berbincang bayi sembari bermain ponsel.

Oleh sebab itu, ketika berbicara dengan si Kecil, sebaiknya matikan televisi dan jangan menggunakan ponsel yang bisa mengganggu atau menyamarkan suara mama. Selain mengganggu interaksi Mama dan bayi, suara dari perangkat elektronik juga bisa mengalihkan perhatian bayi. 

Itulah empat cara membuat bayi lebih ekspresif. Pantau terus tumbuh kembang si Kecil. Apabila bayi belum menunjukkan ekspresi hingga usia enam bulan maka Mama bisa segera konsultasi ke dokter untuk mengetahui kemungkinan terjadi gangguan atau keterlambatan dalam perkembangannya. 

Baca juga : 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.