Apa Itu Dunstan Baby Language? Pahami Cara Kerjanya, Ma!

Bayi baru lahir biasanya memberikan petunjuk melalui suara rengekan lho, Ma!

15 Januari 2022

Apa Itu Dunstan Baby Language Pahami Cara Kerjanya, Ma
Freepik.com/pvproductions

Dunstan baby language adalah teknik untuk membantu orang tua dalam memahami arti perilaku menangis pada bayi baru lahir. Dunstan baby language ini biasanya hanya efektif pada bayi berusia 3 bulan atau lebih muda saja, Ma.

Hal ini disebabkan sebagian besar bayi mulai menirukan suara dan menggunakan suku kata berulang seperti "mama" dan "bababa" antara waktu mereka berusia 6 sampai 9 bulan.

Untuk mengetahui lebih banyak mengenai apa itu Dunstan baby language, berikut Popmama.com rangkum pembahasannya dilansir dari Healthline.

Simak yuk, Ma!

Apa Itu Dunstan Baby Language?

Apa Itu Dunstan Baby Language
Pexels.com/Sarah Chai

Apa itu Dunstan Baby Language?

Dunstan baby languangeadalah bahasa yang digunakan untuk mengetahui arti tangisan seorang Bayi. Daripada bahasa, Dunstan baby language bisa disebut sebagai teknik untuk Mama dan Papa agar dapat mengetahui kebutuhan si Bayi.

Dunstan baby language sendiri diciptakan oleh seorang penyanyi opera Australia bernama Priscilla Dunstan.

Priscilla beranggapan bahwa bayi membuat beberapa karakteristik suara sebelum mereka mulai menangis.

Dia memanfaatkan keahliannya sebagai penyanyi dan vokalis serta keahlian mendengarkan nada musik untuk melakukan penelitian pada bayi di seluruh dunia selama delapan tahun.

Menurut Priscilla sendiri, mempelajari bahasa ini dapat membantu Mama dan Papa untuk mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan sampai si Kecil menunjukkannya melalui tangisan. 

Sangat mudah bagi orangtua ataupun pengasuh untuk belajar dan menerapkannya pada bayi.

Editors' Picks

Cara Kerja Dunstan Baby Language

Cara Kerja Dunstan Baby Language
Pexels.com/Laura Garcia

Dilansir melalui website Dunstan baby languange, hanya ada 5 karakteristik suara yang dibuat oleh Bayi sebelum mereka menangis. Suara ini adalah suara yang perlu Mama perhatikan untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh si Kecil.

5 suara dasar di dalam Dunstan baby languange adalah:

  1. Neh = "aku lapar!"
  2. Heh = merasa tidak nyaman (kedinginan, kepanasan atau basah)
  3. Owh atau oah = "aku mengantuk.
  4. Eh = "sendawakan aku!"
  5. Eairh atau eargghhh = ingin buang air besar

Dunstan baby language juga menggunakan bahasa tubuh bayi serta gerakan tangan untuk lebih memahami kenapa si Bayi menangis.

Bersamaan dengan suara tangisan, Dunstan baby language juga merekomendasi untuk melihat gerakan tubuh si Bayi. Hal ini termasuk:

  • Kepala berputar. Jika si Kecil melakukan gerakan ini tanpa menangis, artinya mereka akan terlelap. Namun jika disertai dengan tangisan serta kepala yang mengarah ke kiri dan ke kanan, bisa jadi si Kecil merasa tidak nyaman atau kesakitan.
  • Mengepalkan tangan. Mengepalkan tangan biasanya disalah artikan dengan kesakitan atau marah, tapi sebenarnya dapat diartikan kalau bayi mama sedang kelaparan atau juga kesal karena lapar.
  • Menyentak lengan. Gerakan ini dapat diartikan kalau bayi mama terkejut atau ketakutan.
  • Mengangkat punggung. Jika si Kecil mengangkat atau melengkungkan punggung, bisa jadi dia merasa kesakitan atau hanya merasa tidak nyaman. Gerakan ini bisa juga diartikan bahwa si Kecil terlalu banyak diberikan makan atau kembung. Pada bayi berumur 2 bulan ke atas, bisa diartikan bahwa mereka merasa lelah atau tidak nyaman.
  • Mengangkat kaki. Jika si Kecil mengangkat atau menekuk kaki ke arah perutnya, ia mungkin mengalami kembung atau kolik. Atau dia mungkin hanya senang dan ingin bermain!

Dunstan baby language berfungsi paling baik sebelum si Kecil mulai paham cara membuat suara baru.

Hal ini dikarenakan semakin bayi tumbuh besar, mereka akan mulai mencoba menirukan hal-hal di sekitar mereka. Suara bayi yang alami dan reflektif mungkin berubah.

Apakah Dunstan Baby Language Dapat Digunakan?

Apakah Dunstan Baby Language Dapat Digunakan
Pexels.com/RODNAE

Dunstan baby language adalah teknik bahasa yang cukup baru. Ada banyak bukti anekdot dari orang tua dan pengasuh yang mengklaim bahwa mempelajari Dunstan baby language sangat membantu mereka merawat bayi mereka yang baru lahir dengan lebih baik.

Efektivitas penggunaan Dunstan baby language sendiri masih berada di bawah pengawasan. Salah satu studi penelitian di Romania melaporkan bahwa 89 persen dari suara bayi yang digunakan pada bahasa bayi Dunstan dikenali dengan benar.

Para peneliti yang melakukan penelitian level tekanan pada orang tua baru melaporkan bahwa tingkat stres dari pengguna Dunstan baby language lebih rendah levelnya dibandungkan dengan orang tua yang hanya diinstruksikan menggunakan cara standar merawat bayi baru lahir.

Orangtua yang belajar Dunstan baby language mungkin lebih baik dalam mengetahui (atau menebak) apa yang dibutuhkan si Kecil lho, Ma. Mama bisa mulai mencoba juga nih!

Perkembangan Bicara pada Bayi Normal

Perkembangan Bicara Bayi Normal
Freepik.com/pvproductions

Suara yang dibuat oleh bayi baru lahir sampai berumur 3 bulan bukanlah sebuah kata atau bahasa. Suara bayi yang gunakan di Dunstan baby language adalah refleks vokal bayi.

Artinya, bayi akan secara otomatis membuat karakteristik suara menggunakan pita suaranya jika si Kecil merasakan sesuatu.

Perlu diingat bahwa perkembangan bahasa di setiap bayi berbeda ya, Ma. Di usia 2 bulan si Kecil bisa saja mulai cekikikan dan tertawa jika Mama mengajaknya berbicara.

Satu atau dua bulan kemudian, si Kecil mungkin mulai mengeluarkan suara dan mengoceh sendiri. Perkembangan dapat membuat refleks vokal bayi yang digunakan dalam Dunstan baby language mungkin sedikit berubah.

Teknik ini mungkin tidak bekerja untuk setiap orang tua, tetapi banyak orang tua secara anekdot melaporkan bahwa teknik ini bekerja pada bayi mereka.

Jadi, sudah terjawab ya, Ma, apa itu Dunstan baby language? Mama bisa mulai mencobanya pada si Kecil untuk memahaminya. Semoga membantu, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.