Kuteks mengandung banyak sekali bahan kimia. Meskipun sebagian besar produk tersebut sangat berbahaya, produk yang "bebas racun" juga mengandung beberapa bahan kimia yang dapat berbahaya bagi bayi, meskipun aman untuk orang dewasa.
Penggunaan kuteks yang berlebihan saat hamil juga meningkatkan risiko cacat lahir pada bayi.
Berikut beberapa bahan kimia yang ditemukan pada kuteks:
Ini adalah bahan penstabil yang paling umum digunakan pada kuteks. Bahan kimia ini dapat mengiritasi kulit, mata, dan sistem pernapasan bayi. Hal ini diketahui juga menyebabkan sakit kepala, mual, dan pusing pada orang dewasa, bahkan dalam jumlah kecil, sehingga dapat memengaruhi bayi juga. Paparan toluene dalam jangka panjang diketahui menyebabkan gangguan sistem saraf dan masalah perkembangan.
Bahan kimia ini memastikan kuteks mempertahankan konsistensinya. Bahan-bahan tersebut dikenal sebagai pengganggu endokrin dan bahkan dapat menyebabkan masalah reproduksi pada orang dewasa. Pada bayi, hal ini juga dapat menyebabkan keterlambatan perkembangan. Paparan bahan kimia ini dalam waktu lama dapat menyebabkan gangguan hati dan ginjal.
Bahan ini membuat kuteks cepat kering dan mengeras setelah diaplikasikan. Ini adalah karsinogen yang terkenal, zat yang dapat menyebabkan kanker hidung dan paru-paru. Tentu saja bahan ini juga berbahaya bagi bayi. Hal ini diketahui menyebabkan ruam, alergi, dan masalah pernapasan pada orang dewasa yang sering menggunakan cat kuku.
Camphor ditambahkan ke cat kuku untuk memberikan tampilan kilap untuk waktu yang lama. Ini juga merupakan bahan kimia berbahaya dan dipandang sebagai racun neurologis. Menelan camphor, meski dalam jumlah yang sangat kecil, dapat menyebabkan kejang pada bayi atau disorientasi.
Terlepas dari semua tindakan pencegahan dan tindakan aman, penggunaan kuteks untuk bayi tetap tidak aman. Sebagai alternatif yang aman, Mama bisa mencoba membuat kuteks di rumah untuk bayi. Tepung maizena, asam sitrat, dan air hangat, jika dicampur dengan setetes pewarna makanan, akan menjadi cat kuku yang aman untuk bayi.
Itu penjelasan tentang apakah aman mewarnai kuku bayi dengan kuteks. Meski membuat jari tampak cantik, penggunaan kuteks pada bayi sebaiknya tidak dilakukan, ya, Ma.