5 Macam Finger Food Bergizi Tinggi untuk Camilan Bayi

Jenis finger food apa saja ya yang cocok diberikan untuk bayi?

3 November 2018

5 Macam Finger Food Bergizi Tinggi Camilan Bayi
Unsplash/Colin Maynard

Ada banyak cara untuk melatih kemandirian anak sejak dini, salah satunya adalah memberi makanan yang dapat digenggam atau akrab disebut finger food.

Finger food dapat diberikan kepada bayi sejak ia mulai MPASI. Sebenarnya makanan jenis apapun bisa dijadikan finger food selama bentuknya memudahkan bayi untuk menggenggamnya dan teksturnya pun lunak. Hal ini bertujuan untuk melatih bayi mengambil makanannya sendiri sekaligus melatih koordinasi motorik halusnya.

Makanan apa saja ya yang kira-kira cocok dijadikan finger food?

1. Potongan sayur

1. Potongan sayur
PIxabay/RitaE

Sayuran memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Tidak hanya kaya serat, sayuran juga mengandung banyak vitamin, zat besi dan mineral yang baik untuk perkembangan tubuh.

Mama bisa memberikan potongan buncis, wortel, kacang panjang, tomat, atau brokoli untuk camilan sehat si Kecil. Tentunya setelah melalui proses direbus atau dikukus terlebih dulu hingga lunak.

Editors' Picks

2. Potongan buah

2. Potongan buah
Pixabay/Ajale

Buah biasanya menjadi makanan pertama yang diperkenalkan kepada bayi saat mulai MPASI. Nah, selain dijus, cobalah memberikan potongan buah yang dapat dimakan sendiri oleh bayi.

Misalnya potongan pisang, mangga, pir, apel, atau semangka. Jangan lupa mengukus buah yang masih keras ya, Ma, misalnya buah pir atau apel agar bayi tidak kesulitan saat menggigit dan mengunyahnya.

3. Biskuit

3. Biskuit
Pixabay/Miroslavik

Biskuit khusus bayi biasanya diberikan sebagai camilan. Selain bermanfaat merangsang pertumbuhan gigi, biskuit juga berguna untuk melatih motorik halus bayi saat ia menggenggamnya.

Ada banyak jenis dan merek biskuit bayi yang dijual di pasaran. Mama pun bisa membuatnya sendiri, tentunya dengan bahan-bahan yang aman untuk dikonsumsi oleh bayi.

Hindari pemakaian gula, garam, zat pewarna, dan zat pengembang saat membuat kue atau biskuit untuk bayi. Sebab pencernaan bayi masih sangat sensitif dan masih beradaptasi dengan berbagai makanan baru yang dicobanya.

4. Pasta

4. Pasta
Pixabay/Jeshootscom

Jenis karbohidrat ini juga bisa dijadikan sebagai finger food lho, Ma. Cobalah memberikan fusilli atau makaroni yang sudah direbus hingga lunak. Jenis pasta lain seperti spaghetti atau fettucini sebenarnya juga bisa diberikan, hanya saja Mama perlu memotongnya hingga mudah digenggam oleh bayi.

5. Telur

5. Telur
Pixabay/Congerdesign

Telur merupakan salah satu jenis makanan yang disukai oleh kebanyakan anak-anak. Selain bergizi, rasanya pun enak. Mama bisa memberikan potongan telur rebus atau telu orak arik sebagai camilan sehat untuk bayi.

Makan merupakan salah satu proses alamiah yang akan dialami oleh setiap anak. Jangan kaget apalagi sampai memarahi si Kecil ketika meja makan jadi berantakan ya, Ma. Sebab bagi bayi, butuh perjuangan untuk mengambil potongan makanan dan memasukkannya ke dalam mulut. Maka, jangan lupa mengapresiasinya ketika ia berhasil melakukannya ya, Ma.

Semangat yang Mama berikan menjadi motivasi baginya untuk terus berusaha. Sebaliknya, amarah hanya akan membuat proses makan jadi tidak nyaman dan bahkan menimbulkan trauma bagi anak.

Selamat memasak ya, Ma!

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.