Sebagian besar orang di dunia ini memiliki alergi terhadap substansi atau zat-zat tertentu. Bisa dari lingkungan, obat-obatan, maupun juga makanan. Pada sebagian bayi, alergi muncul sejak dini dan risiko ini harus dicegah dengan mengetahui zat apa yang menyebabkannya. Terutama pada saat bayi mulai mengonsumsi MPASI.
Selain alergi terhadap susu sapi, kacang-kacangan, atau protein, beberapa bayi juga mengalami alergi terhadap wijen. Ya, biji-bijian mungil yang punya rasa gurih ini memang rasanya enak, tetapi pada orang yang menderita alergi bisa menyebabkan reaksi yang fatal.
Bahkan, di negara-negara Timur Tengah yang banyak menggunakan wijen sebagai bahan masakan, wijen menjadi alergi yang mengancam nyawa.
Lalu, seberapa besar potensi alergi wijen pada bayi? Dan bagaimana gejalanya? Berikut Popmama.com merangkum informasinya dilansir dari Today's Parent:
