Flickr.com/quinn dombrowski
Tertawa saat digelitiki bisa jadi hanya merupakan cara untuk mengatasi ketidaknyamanan fisik.
Ketika bayi sudah menetapkan batas kemampuan tubuh saat menerima rangsangan, maka Mama harus memahaminya. Jangan terlena dengan terus menggelitik.
Perhatikan juga bahasa tubuh anak, hentikan jika ia terlihat tidak nyaman atau jika tertawanya berlebihan.
Menurut beberapa peneliti, aktivitas menggelitik melibatkan sentuhan tubuh seseorang dengan cara yang membuat seseorang tertawa paksa dan tawa ini dianggap sebagai reaksi positif.
Dalam sebuah artikel yang diterbitkan oleh The New York Times disebutkan dalam Anatomy of a Tickle Is Serious Business at the Research Lab, para peneliti setuju bahwa kegiatan menggelitik antara orangtua dan bayi dapat menjadi cara yang efektif untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang si Kecil, tetapi di lain pihak memiliki pendapat berbeda jika hal ini dilakukan secara kasar hingga membuatnya tidak nyaman.
Dr Richard Alexander, seorang profesor biologi dari University of Michigan, Ann Arbor mengatakan dalam artikelnya bahwa tertawa geli akibat gelitik bukan tanda anak senang seperti yang banyak diasumsikan.
"Seorang anak akan menunjukan ketidaknyamanannya saat digelitiki dengan mengubah tawa riangnya menjadi tawa air mata," jelasnya.
Selain itu, berikut dampak menggelitik anak terlalu keras:
Sadarkah Ma, si Kecil tentu akan pasrah terhadap setiap hal yang terjadi pada dirinya. Hal ini dikarenakan ia belum dapat menolak dengan kata-kata maupun gerakan lain saat orang lain menyentuhnya.
Dengan kata lain, menggelitik bayi merupakan sebuah bentuk penyiksaan baginya, terlebih bila dilakukan secara agresif.
Bayi memang mungkin saja tertawa, tapi kemungkinan untuk tersedak air liur sendiri saat tertawa sangatlah besar. Karenanya, berhati-hatilah dalam menggelitiknya.
Rupanya, pendapat bahwa menggelitik dapat melatih sensori bayi dengan baik tidak sepenuhnya benar lho, Ma.
Penelitian lain menunjukkan bahwa sentuhan tidak berhubungan dengan sensori si Kecil. Pasalnya, pada beberapa bayi ada yang dapat mengenali di mana sumber getaran sedangkan ada juga yang dapat mengenali sumber gelitikan dengan menyilangkan kakinya.
Dengan kata lain, menggelitik bayi tidak ada hubungannya dengan apa yang mereka dengar dan mereka cium. Bila Mama tetap suka menggelitik bayi, sebenarnya sah-sah saja namun sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan dan terlalu sering ya.