10 Cara Meningkatkan Kecerdasan Bayi, Mudah & Bisa Dilakukan di Rumah

Stimulus yang tepat bisa memaksimalkan kecerdasan si Kecil

3 Desember 2021

10 Cara Meningkatkan Kecerdasan Bayi, Mudah & Bisa Dilakukan Rumah
inhabitat.com

Di masa emas kehidupan si Kecil, setiap orangtua pasti bertanya-tanya apakah kecerdasannya berkembang dengan baik atau tidak. Apakah ia cukup cerdas untuk ukuran anak seusianya atau tidak.

Bahkan, Papa dan Mama pasti melakukan banyak hal untuk membantu meningkatkan berbagai keterampilan si Kecil.

Dikutip dari FirstCry Parenting, tahun-tahun pertama merupakan waktu utama untuk fokus pada perkembangan intelektual anak.

Nah, berikut ini tips praktis untuk meningkatkan kecerdasan si Kecil yang Popmama.com rangkum untuk Mama dan bisa dipraktikkan mulai dari rumah.

1. Berkomunikasi dengan baik dan libatkan anak dalam aktivitas verbal sejak dini

1. Berkomunikasi baik libatkan anak dalam aktivitas verbal sejak dini
hellodoktor.com

Komunikasi adalah keterampilan kunci yang sangat penting dalam meningkatkan kecerdasan anak. Ini memungkinkan si Kecil untuk memiliki bonding dengan Mama.

Mengajak si Kecil berkomunikasi pun bisa mengembangkan harga diri dan kepercayaan diri, Ma.

Jadi, bantu si Kecil untuk meningkatkan keterampilan komunikasinya dengan melibatkannya dalam aktivitas verbal.

Bicaralah dengannya tentang apa saja, Ma. Mulai dari cerita kegiatan Mama, bagaimana perasaan Mama, dan lain-lain. 

Sertakan juga bahasa deskriptif agar ia belajar menggunakannya nanti dalam percakapannya sendiri.

Keterampilan bahasa yang kuat selalu dikaitkan dengan kecerdasan yang lebih tinggi. Jadi, jangan ragu untuk memberi si Bayi manfaat dari keterampilan ini.

2. Berikan rasa aman padanya dengan menunjukkan kasih sayang

2. Berikan rasa aman pada menunjukkan kasih sayang
Freepik/senivpetro

Rasa aman dan nyaman bisa didapatkan si Kecil melalui pelukan dan kecupan yang orangtuanya berikan setiap hari.

Rasa aman ini penting untuk mendorong kecerdasannya karena bayi yang merasa aman cenderung lebih percaya diri. Dengan demikian, ia akan lebih mudah menerima tantangan dalam hidup.

Mulailah ciptakan lingkungan yang aman dan bahagia dari rumah. Selain memberikan pelukan, usapan, pangkuan, dan pijatan pada bayi juga memungkinkan Mama memiliki ikatan yang lebih kuat.

3. Berikan makanan bergizi dan kaya nutrisi yang sesuai usianya

3. Berikan makanan bergizi kaya nutrisi sesuai usianya
Pexels/Yan Krukov

Setiap stimulus juga wajib didukung dengan pemberian makanan dengan nutrisi yang tepat.

Saat si Kecil sudah siap untuk memulai sesi makanan padatnya, pastikan untuk memasukkan makanan yang kaya nutrisi untuk membantu perkembangan kognitifnya.

Makanan seperti telur, sayuran berdaun hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian merupakan sumber yang kaya vitamin dan mineral yang diperlukan untuk perkembangan kesehatan si Bayi secara keseluruhan.

4. Rangsang kemampuan anak dengan mainan yang sederhana dan sesuai usianya

4. Rangsang kemampuan anak mainan sederhana sesuai usianya
Freepik/Rawpixel.com

Untuk merangsang keterampilan serta kemampuan kognitifnya, berikan si Kecil mainan yang sesuai dengan usianya.

Mainan yang bagus belum tentu baik untuk mendukung kemampuan si Kecil di usianya lho, Ma. Bisa-bisa dia juga jadi stres karena mainannya tidak sesuai umur.

Jadi, sebelum mengenalkan mainan itu, analisis dulu apakah cocok dengan kemampuannya.

Mainan yang tepat akan membuatnya tertarik, merangsangnya, dan menjadi alat pendidikan yang sangat baik.

Editors' Picks

5. Luangkan waktu untuk bermain dengan si Kecil untuk meningkatkan kemampuan berpikirnya

5. Luangkan waktu bermain si Kecil meningkatkan kemampuan berpikirnya
Freepik/shurkin_son

Memberi mainan saja tidak cukup lho, Ma. Perlu adanya pendampingan dan arahan dari Mama untuk memberinya kesempatan dalam mengeksplorasi mainan tersebut.

Berikan si Kecil arahan dan kesempatan baru untuk mengeksplorasi dan memahami. Usahakan untuk menciptakan waktu bermain yang berkualitas dengan si Bayi secara konsisten.

Bawa diri Mama pada tingkat pemahamannya dan nikmati aktivitas yang sesuai dengan selera bayi Mama. 

Perlahan perkenalkan ide permainan baru yang akan mendorongnya untuk berpikir melampaui apa yang disadarinya.

Karena bayi suka meniru, tidak akan membutuhkan waktu lama untuknya bisa menyesuaikan diri dengan permainan baru yang Mama berikan.

6. Ajak si Kecil membaca bersama sejak dini dapat merangsang kemampuan imajinasinya

6. Ajak si Kecil membaca bersama sejak dini dapat merangsang kemampuan imajinasinya
Freepik/Racool_studio

Buku adalah alat yang sangat baik untuk merangsang imajinasi dan kemampuan berpikir si Kecil.

Sayangnya, budaya membaca dan mengenalkan buku pada anak tidak banyak dilakukan di Indonesia.

Padahal, cara ini merupakan salah satu cara yang ampuh untuk merangsang kemampuan intelektual si Kecil.

Bacakan buku khusus untuk bayi setiap hari, Ma. Pilih buku berwarna cerah dengan berbagai tekstur dan gambar sederhana yang akan menarik minatnya.

Awalnya, si Kecil mungkin lebih menyukai buku yang sama, tetapi perlahan ia akan belajar mengeksplorasi lebih banyak pilihan.

Semakin Mama membiasakannya dengan huruf dan gambar, semakin besar kecenderungan dia untuk membaca ketika dia besar.

7. Dorong anak untuk menjelajahi lingkungan yang ada di sekitarnya

7. Dorong anak menjelajahi lingkungan ada sekitarnya
Ffreepik/user15285612

Ma, jangan ragu untuk mengenalkan anak pada lingkungan yang baru dan asing. Dorong juga si Kecil untuk menjelajahi ruang yang baru.

Mama juga harus menceritakan apa yang Mama lihat dan antusias tentang hal-hal baru yang Mama temui itu.

Misalnya, saat Mama berbelanja di supermarket atau minimarket. Ini dapat merangsang secara visual bagi seorang anak.

Semakin banyak pengalaman yang Mama berikan kepada bayi Anda, semakin banyak ia akan belajar.

8. Perkenalkan anak dengan angka dan huruf sejak dini dengan cara yang menyenangkan

8. Perkenalkan anak angka huruf sejak dini cara menyenangkan
Pixabay/Victoria_Borodinova

Tak perlu ragu untuk sekadar mengenalkan anak pada huruf dan angka. Bahkan hal ini bisa Mama lakukan sebelum masuk sekolah dengan cara bermain.

Mulailah menghitung sambil bermain atau memandikan si Kecil. Tunjukkan juga huruf-huruf yang ada di papan atau rambu-rambu selama perjalanan bersama bayi.

Semakin banyak paparan yang diterima terhadap kata-kata tertulis, semakin mudah baginya untuk memahami dan mempelajarinya ketika saatnya tiba.

Isyarat verbal dan fisik seperti bahasa isyarat akan meningkatkan kemampuannya untuk memahami dan memungkinkan dia untuk mengasosiasikannya dengan hal-hal yang dia lihat di sekitarnya, Ma.

9. Dorong rasa ingin tahu si Kecil dengan rangsangan yang tepat setiap hari

9. Dorong rasa ingin tahu si Kecil rangsangan tepat setiap hari
Pexels/RODNAE Production

Anak-anak pada usia ini secara alami memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar. Ketika mendapatkan rangsangan yang tepat, ini dapat membantu mereka belajar lebih banyak.

Rangsang minat si Kecil dengan memberinya banyak kesempatan untuk menemukan hal-hal baru.

Hargai ketika ia melakukan sesuatu yang baru, sehingga anak termotivasi untuk terus mengeksplorasi.

Beri ia bahan bermain yang ramah anak yang ada di rumah dan biarkan imajinasinya tumbuh.

10. Ciptakan kesempatan untuk berinteraksi dengan anak lain dan kurangi waktunya bermain gadget

10. Ciptakan kesempatan berinteraksi anak lain kurangi waktu bermain gadget
blog.mops.org

Interaksi sosial dapat memberikan pengalaman yang merangsang dan juga mempersiapkan si Kecil untuk menghadapi tantangan saat ia tumbuh dewasa.

Atur tanggal bermain dengan anak-anak seusianya (playdate) atau bawa dia ke taman untuk bermain dengan anak-anak lain.

Saat Mama mengawasi interaksinya, bimbing dan dukung si Kecil menjalin pertemanan yang baik.

Saat dia belajar tentang berinteraksi dengan orang lain, si Kecil juga akan lebih siap untuk menangani situasi yang tidak menyenangkan secara efektif ketika dia sedikit lebih besar.

Untuk bisa memiliki interaksi yang maksimal, Mama juga bisa mengatur jam bermain anak dengan gadget kesayangannya. 

Batasi waktunya dan fokuslah pada kegiatan yang nyata. Ini juga bisa menjaga kesehatan mata si Kecil, bukan? Selamat mencoba!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.