Influenza A merupakan salah satu jenis virus influenza yang dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan. Pada bayi, kondisi ini perlu mendapat perhatian lebih karena anak usia di bawah 2 tahun termasuk kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi akibat influenza.
Sayangnya untuk orangtua yang memiliki bayi di bawah 12 bulan, membedakan gejalanya juga bisa lebih sulit. Bayi belum dapat mengatakan apakah ia mengalami sakit kepala, pegal, sakit tenggorokan, atau rasa tidak nyaman lainnya seperti anak yang lebih besar.
Orangtua biasanya hanya dapat mengamati perubahan kondisi si Kecil. Misalnya, bayi mendadak lebih lemas, lebih banyak tidur, rewel, menyusu berkurang, serta mengalami demam, batuk, atau pilek.
Gejala influenza juga dapat sekilas menyerupai batuk pilek biasa. Namun, salah satu hal yang dapat diperhatikan adalah influenza A cenderung muncul lebih mendadak dan membuat kondisi tubuh terasa lebih berat, sedangkan pilek biasa umumnya berkembang lebih bertahap dan lebih didominasi hidung berair atau tersumbat.
Lantas, apa saja gejala yang dapat muncul ketika bayi mengalami influenza?
Berikut Popmama.com rangkum gejala influenza A pada bayi usia di bawah 12 bulan yang perlu diperhatikan orangtua.
