Periksakan bayi mama ke dokter apabila melihat adanya pembengkakan pada skrotumnya. Penting untuk segera memeriksakan bayi ke dokter karena kemungkinan bengkak yang terjadi berpengaruh ke organ tubuh yang lain. Sebagai contoh, hidrokel mungkin berhubungan dengan titik lemah di dinding perut yang mengakibatkan simpul usus meluas ke skrotum yang mengakibatkan hernia inguinalis.
Hidrokel pada bayi biasanya menghilang dengan sendirinya tanpa perlu tindakan khusus untuk mengatasinya. Tetapi jika hidrokel pada bayi mama tidak hilang setelah setahun atau jika membesar, mintalah dokter mengevaluasi kondisinya lagi.
Ambil tindakan perawatan medis segera jika anak mengalami sakit pada skrotumnya secara mendadak atau parah, terutama beberapa jam setelah mengalami cedera skrotum.
Tanda-tanda dan gejala-gejala ini dapat terjadi dalam beberapa kondisi, termasuk aliran darah yang tersumbat pada testis bengkok (torsi testis). Torsi testis harus segera ditangani untuk menyelamatkan testis.
Itulah beberapa informasi mengenai hidrokel pada bayi. Pastikan Mama mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma.