Seringkali orangtua merasa ragu, bahkan takut menyimpulkan gejala yang dihadapi anak. Apakah ia benar-benar mengidap autisme atau sekadar keterlambatan perkembangan yang normal terjadi. Orangtua biasanya ditenangkan oleh kerabat dengan kalimat "Jangan khawatir" atau "Sabar, ditunggu saja."
Tetapi jika Mama merasa bayi menunjukkan satu atau tanda di atas yang menunjukkan sikap yang ganjil ke arah ASD, atau pun secara naluriah seorang ibu, bicarakan dengan dokter anak dan mintalah ia mengevaluasi perkembangan si Kecil.
Secara umum, jika bayi tumbuh dan berkembang secara normal tetapi memiliki satu tanda atau perilaku terkait ASD, mungkin saja ia tidak mengidap ASD. Oleh karenanya, perhatikan secara menyeluruh perkembangan anak dan apakah ia memenuhi tonggak perkembangan yang diharapkan sesuai usianya.
Semoga informasi ini mencerahkan ya, Ma!