5 Obat Panas Dalam untuk Bayi 9 Bulan dari Bahan Tradisional

Bahan tradisional biasanya hanya meringankan gejala, segera ke dokter jika tak kunjung sembuh

28 Januari 2022

5 Obat Panas Dalam Bayi 9 Bulan dari Bahan Tradisional
Pexels/shvetsa

Bayi ternyata bisa mengalami juga panas dalam lho, Ma. Begitu penyakit ini menyerang, Mama jangan panik dulu ya karena obat panas dalam untuk bayi sembilan bulan juga bisa terbuat dari bahan tradisional.

Ramuan tradisional Indonesia dikenal turun-temurun bisa bermanfaat bagi kesehatan. Salah satunya menjadi obat panas dalam untuk bayi.

Namun, bahan-bahan tradisional ini hanya membantu meredakan ya. Jika bayi mama tidak kunjung sembuh, tetap pengobatan terbaik harus ditanyakan ke dokter.

Berikut Popmama.com rangkum informasi obat panas dalam untuk bayi sembilan bulan dari bahan tradisional.

1. Kunyit

1. Kunyit
Pixabay/stevepb

Kunyit biasa dipakai sebagai bumbu masak atau dijadikan jamu. Kunyit ini dipercaya sebagai obat herbal untuk meringankan dan menyembuhkan beberapa penyakit. Selain untuk orang dewasa, kunyit juga bermanfaat untuk anak-anak.

Kandungan kurkumin dalam kunyit sebagai antibakteri, antivirus, dan antiperadangan. Senyawa itu dipercaya dapat menyembuhkan dan meringankan penyakit seperti pilek, osteoartritis, infeksi virus atau bakteri, tukak lambung, diare, dan masalah pencernaan lainnya.

Meski begitu Mama harus tetap hati-hati memberikan kunyit terhadap bayi ya. Beberapa ahli menyebut jika kunyit ini bisa dikonsumsi oleh bayi minimal delapan bulan atau yang sudah mulai mendapatkan MPASI.

Mama bisa mencampurkan sedikit kunyit sebagai bumbu dalam MPASI si Kecil.

Editors' Picks

2. Pisang

2. Pisang
Unsplash/Ailiv-Sonas Aceron

Pisang jadi salah satu buah pilihan untuk MPASI bayi. Rasanya yang lezat dan tidak terlalu manis membuatnya menjadi favorit bayi mama. Teksturnya yang lembut juga membuat pisang mudah ditelan. 

Adanya vitamin B6 dan mineral seperti kalium dan kalsium pada pisang dipercaya bisa menjadi obat panas dalam bayi sembilan bulan. Tak hanya untuk panas dalam, pisang juga dipercaya menjadi obat untuk sakit tenggorokan bayi, lho. 

3. Air kelapa

3. Air kelapa
Pixabay/Gadini

Air kelapa terutama kelapa muda dan hijau dipercaya bisa mengurangi panas dalam bayi. Air kelapa mengandung sifat antimikroba dan antibakteri yang bisa bermanfaat untuk menghilangkan panas dalam ketika diminum. 

Selain itu, adanya kandungan asam laurat yang penting bagi tubuh bayi. Ketika diminum, asam laurat tersebut diubah tubuh menjadi monolaurin. Senyawa itu memungkinkan sistem kekebalan bayi menjadi lebih kuat untuk melawan penyakit seperti flu, pilek, dan infeksi.

4. Jahe

4. Jahe
Freepik/Jcomp

Jahe dikenal sebagai rempah yang bisa diolah berbagai macam. Salah satunya untuk membuat minuman hangat yang bisa meredakan panas dalam bayi. Jahe diketahui memiliki sejumlah vitamin dan mineral, serta bermanfaat bagi tubuh dari serat, protein, potassium, vitamin C, magnesium, hingga vitamin B6.

Selain untuk obat panas dalam bayi sembilan bulan, jahe juga bisa dimanfaatkan sebagai obat pilek maupun batuk kering. Mama bisa memberikan jahe kepada bayi dengan merebusnya dan meminumkan airnya kepada si Kecil. Bisa juga menjadikan jahe sebagai bumbu MPASI.

5. Kencur

5. Kencur
Stephealthylife.wordpress.com

Tanaman herbal selanjutnya yang juga bisa menjadi obat panas dalam untuk bayi sembilan bulan adalah kencur. Tanaman dengan nama ilmiah kaempferia galanga ini bisa mengatasi perut kembung, masuk angin, hingga batuk.

Kencur juga mengandung minyak esensial dan senyawa yang memiliki sifat antioksidan, antiradang, antibakteri, dan antinyeri.

Itulah tadi informasi mengenai obat panas dalam untuk bayi sembilan bulan dari ramuan tradisional. Semoga informasi ini membantu dan jangan lupa jika ragu tanyakan kepada dokter andalan mama.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk