Mama Wajib Tahu, Ini Aturan Pemberian MPASI untuk Bayi 6 – 24 Bulan

Perhatikan jumlah kalori, porsi, dan jenis MPASI untuk si Kecil ya, Ma

19 Mei 2020

Mama Wajib Tahu, Ini Aturan Pemberian MPASI Bayi 6 – 24 Bulan
freepik.com/prostooleh

Pemberian MPASI pada si Kecil dilakukan saat ASI saja sudah tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi dan nutrisi si Kecil. MPASI bisa mulai Mama berikan pada si Kecil saat usianya mulai menginjak enam bulan. Pemberian MPASI ini harus terus Mama lakukan sampai usia si Kecil menginjak 24 bulan atau dua tahun.

Pemberian MPASI pada si Kecil usia 6-24 bulan dilakukan secara bertahap sesuai usianya dengan mengikuti aturan pemberian MPASI. Hal ini dilakukan agar si Kecil bisa mendapatkan energi dan nutrisi yang sesuai dengan proses tumbuh kembangnya.

Apa saja hal yang perlu Mama perhatikan dalam memberikan MPASI pada si Kecil 6-24 bulan? Berikut aturannya dari Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI yang sudah berhasil Popmama.com rangkum.

Apa Saja Tanda Fisik Bayi Sudah Bisa Diberi MPASI?

Apa Saja Tanda Fisik Bayi Sudah Bisa Diberi MPASI
freepik.com/freepik

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), tanda-tanda fisik seorang anak sudah bisa diberikan MPASI adalah sebagai berikut:

  • Anak sudah dapat duduk dengan leher tegak dan mengangkat kepalanya sendiri tanpa perlu bantuan.
  • Anak tertarik pada makanan, misalnya mencoba meraih makanan di hadapannya.
  • Anak menunjukkan tanda lapar meskipun Mama sudah rutin memberikan ASI.

Biasanya bayi usia enam bulan sudah mulai menunjukkan tanda-tanda seperti yang telah disebutkan di atas. Jika si Kecil sudah memasuki usia enam bulan dan sudah memperlihatkan tanda-tanda tersebut, Mama bisa mulai memberikan MPASI pada si Kecil.

Mama bisa memberikan MPASI dengan memerhatikan aturan berikut ini:

Editors' Picks

1. Pemberian MPASI bayi usia 6-9 bulan

1. Pemberian MPASI bayi usia 6-9 bulan
unsplash.com/Christian Hermann
  • Terus berikan ASI sesuai permintaan si Kecil, karena ASI memenuhi lebih dari separuh kebutuhan energinya.
  • Energi tambahan yang diperlukan dari MPASI adalah 200 kilo kalori per hari.
  • Berikan MPASI 2-3 kali makan, dan 1-2 kali selingan setiap hari dengan porsi setengah mangkuk ukuran 250ml.
  • Berikan MPASI dengan tekstur bubur kental (puree) atau makanan yang dilumatkan hingga halus (mashed).
  • Mama bisa coba mengukus kentang dan brokoli, atau wortel dan ubi, kemudian dihaluskan dengan blender sebagai MPASI si Kecil.

2. Pemberian MPASI bayi usia 9-12 bulan

2. Pemberian MPASI bayi usia 9-12 bulan
freepik.com/freepik
  • Terus berikan ASI sesuai permintaan anak, karena ASI memenuhi lebih dari separuh kebutuhan energi anak.
  • Energi tambahan yang diperlukan dari MPASI adalah 300 kilo kalori per hari.
  • Berikan MPASI 3-4 kali makan, dan 1-2 kali selingan setiap hari dengan porsi setengah mangkuk ukuran 250ml.
  • Berikan makanan yang dicincang halus, dicincang kasar, atau makanan yang bisa dipegang oleh anak.
  • Untuk menu MPASI si Kecil usia 9-12 bulan, Mama sudah mulai bisa memberikannya bubur tim, seperti bubur tim hati ayam dan wortel atau bubur tim kacang merah dan daging.

3. Pemberian MPASI bayi usia 12-24 bulan

3. Pemberian MPASI bayi usia 12-24 bulan
freepik.com/freepik
  • Terus berikan ASI sesuai permintaan anak, karena ASI memberikan sepertiga kebutuhan energi anak.
  • Energi tambahan yang diperlukan dari MPASI adalah 550 kilo kalori per hari.
  • Berikan MPASI 3-4 kali makan, dan 1-2 kali selingan setiap hari dengan porsi tiga per empat mangkuk ukuran 250ml sekali makan.
  • Berikan makanan keluarga yang dihaluskan atau dicincang seperlunya.
  • Menu MPASI si Kecil pada usia 12-24 bulan bisa disamakan dengan orang dewasa, tapi rasanya tetap harus disesuaikan dengan kesukaan si Kecil ya, Ma. 

Itulah aturan pemberian MPASI untuk bayi usia 6-24 bulan. Meskipun sudah diberikan MPASI, Mama tetap harus rutin memberikan ASI juga karena ASI tetap menjadi bagian terpenting dari makanan si Kecil. Jangan memaksa bila si Kecil tidak mau makan ya, Ma. Mama sebaiknya bersabar dan perlahan memberikan dorongan supaya si Kecil mau makan dan menikmati waktu makannya.

Selain memerhatikan makanan, perhatikan juga kebersihan dalam mengolah, menyimpan, dan memberikan MPASI supaya asupan nutrisi dan energi untuk si Kecil bisa diserap dengan maksimal. Semoga si Kecil sehat selalu ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.