Begini Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan, Berikan Stimulasi yang Sesuai

Ketika beranjak usia 8 bulan, bayi sudah dapat merespon kata-kata yang sering dia dengar

24 Mei 2021

Begini Perkembangan Bayi Usia 8 Bulan, Berikan Stimulasi Sesuai
Pixabay/fujikama

Perkembangan bayi adalah prioritas utama setiap orangtua. Mama akan memberikan makanan sehat dan bernutrisi untuk menunjang tumbuh kembang si Kecil. Ketika bayi mulai menunjukkan gejala sakit, Mama pun akan segera membawa si Kecil ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut. 

Salah satu tanda bayi mama berkembang dengan baik adalah berat badan yang terus naik setiap bulan. Berat badan ideal bayi laki-laki usia delapan bulan adalah sekitar 7-10,5 kg dengan panjang 66,5-74 kg. Sementara berat badan ideal bayi perempuan adalah sektiar 6,3-10 kg dengan panjang 64-73 cm. 

Lantas, bagaimana perkembangan bayi usia delapan bulan? Berikut Popmama.com rangkum informasinya khusus untuk Mama.

1. Kemampuan motorik: mulai belajar berjalan

1. Kemampuan motorik mulai belajar berjalan
Pexels

Setelah bisa merangkak pada usia tujuh bulan, bayi usia delapan bulan akan mulai mengangkat tubuhnya sendiri menggunakan tangan dan lutut. Bayi pun mulai menggerakkan tubuhnya ke depan dan belakang untuk menguatkan otot-ototnya. 

Si Kecil pun bisa berdiri, meski harus berpegangan ke kursi, meja, maupun tembok. Selain itu, bayi akan belajar berjalan dengan bantuan orangtua maupun berpegangan pada benda-benda di sekitarnya. Kemudian, bayi pun belajar untuk duduk dengan menekuk lututnya. 

Editors' Picks

2. Mampu memegang finger food

2. Mampu memegang finger food
Freepik

Memasuki usia delapan bulan, tentu saja bayi sudah mengonsumsi MPASI. Mama pun sudah dapat memberikan finger food kepada si Kecil karena bayi akan belajar menyantap sendiri finger food dengan tangannya. 

Meski begitu, Mama harus memotong finger food kecil-kecil agar mudah digenggam oleh si Kecil. Pastikan finger food sudah dimasak hingga lunak untuk menghindari bayi tersedak saat menelannya. 

3. Kemampuan berbicara: memanggil Mama atau Papa

3. Kemampuan berbicara memanggil Mama atau Papa
Freepik/Prostooleh

Ketika beranjak usia delapan bulan, bayi sudah dapat merespon kata-kata yang sering dia dengar. Si Kecil bahkan dapat mengucapkan kata-kata sederhana seperti “Mama”, “Papa”, atau panggilan untuk orang-orang di sekitarnya. 

Untuk merangsang kemampuan berbicara si Kecil, Mama dapat mengajak bayi untuk berkomunikasi dengan membacakan dongeng atau bercerita tentang rutinitas keseharian si kecil. Selain itu, Mama juga dapat melatih si Kecil berbicara dengan menyebut nama-nama anggota tubuh atau nama benda-benda di sekitarnya. 

4. Kemampuan sosial: meniru perilaku orangtua

4. Kemampuan sosial meniru perilaku orangtua
Freepik/Pressfoto

Ketika bayi mama berusia delapan bulan, sebaiknya Mama dan Papa mulai hati-hati dalam berperilaku. Sebab, bayi sudah dapat meniru perilaku orangtua maupun orang-orang di sekitarnya seperti minum dari gelas, menyisir rambut, atau berbicara menggunakan telepon genggam. 

Untuk melatih kedisiplinannya, Mama dapat memuji si Kecil ketika melakukan perilaku yang baik. Sebaliknya, Mama harus melarang bayi apabila dia ingin melakukan perilaku yang kurang baik, tentunya dengan bahasa yang mudah dimengerti.

5. Mengenali wajah orang lain dari jarak jauh

5. Mengenali wajah orang lain dari jarak jauh
Pixabay/drwrenchdds

Dari sisi penglihatan, kemampuan penglihatan bayi usia delapan bulan sudah setara dengan orang dewasa. Sebagai contoh, mereka sudah dapat mengenali wajah orang dari jarak jauh. Oleh karena itu, bayi terkadang tersenyum atau melambaikan tangan ketika melihat Mama atau Papa dari jarak jauh. 

Selanjutnya, bayi juga mulai peka dengan suara-suara di sekitarnya. Bayi umumnya akan merasa takut terhadap suara-suara yang belum dia kenal seperti petasan, suara dering telepon, dan bunyi peluit. Ketika bayi mama mulai merasa takut, Mama dapat memeluknya agar si Kecil merasa nyaman. 

Meski perkembangan setiap bayi berbeda-beda, namun secara umum perkembangan bayi usia delapan bulan sudah dapat menggerakkan kedua tangan dan kakinya bersamaan. Apabila bayi belum dapat merangkak, cobalah rangsang perkembangannya dengan mengajaknya bermain.

Apabila Mama mulai khawatir dengan perkembangan si Kecil, tak ada salahnya untuk konsultasi ke dokter anak. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.