Lakukan 6 Tindakan Ini untuk Menekan Gejala Autisme pada Bayi, Ma

Menurut penelitian, bayi yang mendapatkan intervensi ini memiliki gejala autisme lebih ringan

21 September 2020

Lakukan 6 Tindakan Ini Menekan Gejala Autisme Bayi, Ma
Pixabay/2081671

Penyebab pasti autisme pada seorang anak seringkali tidak diketahui. Tanda-tanda awal terkadang tidak terlihat jelas sehingga mudah diabaikan.

“Banyak orangtua mungkin melewatkan tanda-tanda seperti kurangnya gerak tubuh, peniruan, atau kontak mata,” kata penasehat orangtua Rebecca Landa, Ph.D., direktur Pusat Autisme dan Gangguan Terkait di Institut Kennedy Krieger, di Baltimore.

Itulah salah satu alasan usia rata-rata diagnosis autisme adalah empat tahun. Akibatnya, sebagian besar intervensi tidak akan dimulai sampai seorang anak sudah mengalami masalah dalam hal perkembangan, seperti komunikasi dan keterampilan sosial.

Namun belakangan ini, beberapa penelitian autisme berfokus pada interaksi dengan bayi berusia sembilan hingga 12 bulan, jauh sebelum dilakukan diagnosis. “Otak bayi sedang membangun jalur baru dan nantinya akan menyingkirkan jalur yang tidak dibutuhkannya,” kata Damon Korb, M.D., seorang dokter anak perilaku dan perkembangan dan direktur Center for Developing Minds, di Los Gatos, California.

Pada saat inilah Mama dapat melakukan intervensi atau tindakan untuk membantu kemampuan otaknya. Apa saja manfaat intervensi bagi bayi dengan autisme? Serta kegiatan apa yang dapat Mama lakukan bersamanya?Yuk, simak ulasannya di Popmama.com berikut ini.

Manfaat Intervensi untuk Bayi dengan Autisme

Manfaat Intervensi Bayi Autisme
freepik.com/pch.vector

Satu teori mengatakan bahwa anak-anak autisme memiliki jalur yang campur aduk, yang membuat pemrosesan mereka tidak efisien. Tetapi jika Mama menetapkan jalur ini mulai paling awal sembilan bulan, Mama dapat membantu otak membuat keputusan yang lebih baik tentang mana yang akan dihilangkan dan mana yang harus disimpan.

Terlibat bersama bayi dengan cara tertentu dapat meningkatkan kemampuannya untuk berhubungan dan terhubung dengan orang-orang di sekitar mereka. Meskipun metodenya tampak sederhana, dampaknya bisa sangat besar.

Dalam sebuah penelitian kecil, bayi yang orangtuanya mencoba intervensi di rumah sebelum mereka berusia satu tahun memiliki gejala autisme yang lebih ringan secara signifikan pada usia tiga tahun. Selain itu, metode bermain ini secara neurologis bermanfaat bagi semua bayi.

Berikut beberapa tindakan yang dapat Mama lakukan terhadap bayi dengan autisme:

1. Meniru

1. Meniru
freepik.com/pch.vector

“Imitasi adalah salah satu cara utama bayi belajar tentang dunia social, bayi menemukan cara berperilaku dengan memperhatikan apa yang dilakukan orang lain,” kata Geraldine Dawson, Ph.D., direktur Duke University Center for Autism and Brain Development.

“Otak kita memiliki sirkuit yang dirancang untuk meniru, tetapi bagian otak itu tidak berfungsi normal pada anak-anak autisme. Saat Mama meniru bayi, ini membantu mereka melihat hubungan antara apa yang mereka lakukan dan apa yang Mama lakukan, yang dapat menstimulasi sirkuit saraf yang penting itu".

Editors' Picks

2. Tunjukkan kegembiraan

2. Tunjukkan kegembiraan
Freepik/prostooleh

Ketika Mama sedang bermain dengan mainan kesukaannya, tatap mata si kecil dan tunjukkan kegembiraan. Berbagi kesenangan membantu si Kecil memahami apa yang terjadi di lingkungan mereka.

Ini juga merupakan cara sempurna untuk mendorong apa yang oleh para ahli disebut keterampilan perhatian bersama, yaitu ketika seorang anak mengarahkan perhatian Mama ke suatu tempat. Meskipun berkembang pada sebagian besar bayi sekitar usia satu tahun, ini bukanlah keterampilan alami bagi bayi atau anak dengan autisme.

Jika bayi bermain dengan balok, tunjuklah dan beri tahu mereka betapa senangnya Mama akan balok itu. Ini menunjukkan kepada mereka bahwa Mama mengetahui apa yang mereka mainkan dan bahwa Mama juga menikmatinya.

3. Biarkan bayi memimpin

3. Biarkan bayi memimpin
Freepik/peoplecreations

Mama mungkin memiliki gagasan sebelumnya bagaimana bayi bermain, tetapi amati apa yang membuat bayi senang dan libatkan mereka dengan hal tersebut. Biarkan mereka menunjukkan kepada

Jika mereka bermain dengan tatakan gelas atau gulungan tisu, alih-alih menggantinya dengan mainan lain, bergabunglah dengannya.

Untuk bayi yang mungkin memiliki autisme, coba masuki dunia mereka dan membuatnya menyenangkan.

4. Bernyanyi sepanjang waktu

4. Bernyanyi sepanjang waktu
www.parents.com
baby playing with aunt

Anak yang didiagnosis autisme mungkin tidak memiliki kemampuan bahasa yang sama dengan anak-anak lain. Berita baiknya, Mama dapat membantu mencegahnya dengan bernyanyi.

Lagu mengubah momen rutin menjadi kesempatan untuk berkomunikasi dan karena kata-kata dilampirkan pada melodi, lebih mudah bagi bayi untuk terlibat dengannya. Terutama bila ada gerakan yang sejalan dengan apa yang Mama nyanyikan. Misalnya saat mengganti popok? Nyanyikan “Kepala, Pundak, Lutut, dan Kaki” sambil menyentuh setiap bagian tubuh.

5. Melakukan kegiatan “bergantian”

5. Melakukan kegiatan “bergantian”
https://www.pexels.com/photo/baby-touching-woman-s-face-1257110/

Salah satu tanda awal bahwa bayi memiliki autisme adalah mereka tidak memulai komunikasi. Bantu bayi memahami bahwa mereka dapat melakukannya. Mungkin tidak dengan melakukan percakapan verbal tetapi dengan Mama melakukan sesuatu kemudian bayi melakukannya.

Banyak permainan klasik melibatkan giliran, seperti cilukba dan melempar bola ke depan dan ke belakang. Atau hal sederhana seperti bertepuk tangan bergantian.

6. Selalu atur posisi di mana bayi dapat melihat Mama dengan jelas

6. Selalu atur posisi mana bayi dapat melihat Mama jelas
www.boppy.com

Seorang anak yang mungkin menderita autisme berjuang untuk memahami bahwa orang lebih penting daripada objek. Untuk membantu bayi membedakan orang dari berbagai hal, buatlah tontonan sendiri.

Jika Mama masuk ke sebuah ruangan dan mereka duduk di sana, bicaralah dengan mereka dan kegiatan itu menarik bagi mereka. Mama bisa melakukan tarian lucu atau berbicara dengan tegas.

Cara lain untuk mendorong mereka melihat Mama adalah dengan menempatkan diri di depan dan di tengah saat Mama memberi mereka makan atau membacakan buku untuk mereka.

Posisikan diri Mama sehingga wajah langsung terlihat oleh bayi. Untuk bayi yang kurang tertarik melihat orang lain, lakukan dengan aktivitas yang menyenangkan. Mereka akan menyadari bahwa Mama adalah bagian dari pengalaman itu.

Namun jangan khawatir jika Mama belum atau mungkin merasa terlambat melakukan tindakan untuk menekan gejala autisme pada bayi ini. Banyak kegiatan untuk anak dengan diagnosi autisme yang dapat membantunya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.