Ini Dia 7 Manfaat Beras Merah untuk Bayi

Wah, ternyata beras merah banyak manfaatnya untuk pertumbuhan bayi, Ma!

1 Juli 2019

Ini Dia 7 Manfaat Beras Merah Bayi
Freepik

Beras merah adalah bulir beras yang hanya mengalami pengelupasan lapisan kulit paling luar dan tidak mengalami proses penggilingan penuh seperti beras putih. Proses penggilingan yang panjang membuat beras putih lebih sedikit mengandung vitamin, mineral, asam lemak, dan juga serat dibandingkan beras merah sebab sebagian besar nutrisi terdapat di kulit beras.

Karena mengandung banyak nutrisi, beras merah direkomendasikan untuk bayi. Apa saja manfaatnya bagi bayi?

1. Membantu pembentukan energi

1. Membantu pembentukan energi
Pexels.com/ Pixabay

Vitamin B1 yang terkandung pada beras merah membantu mencegah penyakit beri-beri pada bayi dan anak. Selain itu, vitamin B juga membantu pembentukan energi pada bayi.

Tidak hanya vitamin B, kandungan mangan dalam beras merah juga membantu pembentukan energi dari protein dan karbohidrat.

2. Perkembangan otak dan organ tubuh

2. Perkembangan otak organ tubuh
Freepik/Freepic.diller

Vitamin B kompleks pada beras merah bermanfaat untuk membantu perkembangan otak bayi dan anak. Dengan tercukupinya kebutuhan vitamin B kompleks membantu perkembangan organ tubuh bayi setelah lahir. 

Beras merah juga mengandung asam lemak alfa linolenat akan membentuk asam lemak rantai panjang yang akan digunakan tubuh untuk berbagai fungsi. Salah satunya adalah DHA yang memberi banyak sekali manfaat untuk perkembangan otak dan mata bayi.

Editors' Picks

3. Pertumbuhan rambut dan tulang

3. Pertumbuhan rambut tulang
Freepik/Freepic.diller

Kulit ari beras merah juga mengandung banyak mineral yang membantu memenuhi kebutuhan tubuh bayi dalam pertumbuhan rambut, gigi, tulang dan otot bayi. Magnesium bermanfaat bagi pertumbuhan tulang.

Sedangkan vitamin B dapat meningkatkan produksi keratin rambut. Keratin merupakan protein yang dapat memperkuat folikel rambut dan meningkatkan pertumbuhan rambut pada bayi.

4. Kesehatan pencernaan

4. Kesehatan pencernaan
Freepik

Bayi mudah mengalami sembelit karena banyak mengonsumsi susu dan sedikit serat. Pencernaan bayi juga belum sempurna sehingga terkadang mengalami masalah pencernaan ketika mencoba makanan baru.

Beras merah mengandung banyak serat yang sangat baik membantu kesehatan pencernaan bayi dan anak. Beras merah, yang juga dikenal memiliki kandungan serat yang tinggi, bisa membantu masalah pencernaan tersebut. Serat yang dikandung beras merah bisa membantu sistem pencernaan bayi sehingga bayi terhindar dari sembelit.

5. Perkembangan jaringan syaraf dan jantung

5. Perkembangan jaringan syaraf jantung
rawpixel.com/Teddy Rawpixel
Manfaat telur puyuh

Kandungan tamin dalam beras merah membantu perkembangan jaringan syaraf dan jantung bayi. Tamin dan fosfor juga bermanfaat dalam pembentukan dan pertumbuhan sistem rangka bayi dan anak.

6. Membantu memperbaiki pola tidur bayi

6. Membantu memperbaiki pola tidur bayi
Freepik

Beras merah mengandung zat tepung yang bisa meningkatkan serotonin dalam jaringan otak bayi. Serotonin berperan untuk mengatur tingkat kantuk bayi sehingga bayi bisa memiliki pola tidur yang lebih nyenyak dan teratur.

Serotonin tidak hanya mengatur tingkat kantuk bayi, tapi juga sangat penting untuk menjaga suasana hati dan membantu menciptakan rasa tenang sehingga menghilangkan kegelisahan bayi, Ma.

7. Bayi tidak mudah merasa lapar

7. Bayi tidak mudah merasa lapar
Pixabay/Yalehealth

Beras merah memiliki indeks glikemik yang lebih rendah dibanding beras putih. Indeks glikemik yang rendah ini membuat zat gula dalam darah tidak meningkat drastis setelah bayi mengonsumsinya. Sehingga bayi akan merasa kenyang lebih lama dan energi yang dihasilkan lebih stabil.

Dengan mengonsumsi beras merah, bayi tidak mudah merasa lapar. Efeknya akan terasa saat malam hari, bayi tidak akan terbangun karena lapar.

Nah, Mama sudah mengetahui manfaat beras merah untuk bayi, yuk mulai mencoba menu berbahan beras merah.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.