Sering Memarahi Anak Dapat Membuatnya Tambah Nakal, Betulkah?

Kenakalan anak sering memicu emosimu, tapi apakah ini merupakan hal yang baik?

17 Oktober 2021

Sering Memarahi Anak Dapat Membuat Tambah Nakal, Betulkah
Freepik/peoplecreations

Tidak selamanya anak-anak mama terlihat baik dan menenangkan, ada-ada saja perbuatan atau sikap mereka yang dapat menjadi pemicu amarahmu. 

Seringkali Mama dan Papa tidak dapat menahan emosi dalam menganggapi sikap anak yang menurutmu sudah berlebihan.

Sebut saja sikap anak-anak yang tidak mau nurut, yang suka mengatur, tidak sopan, ataupun nakal pasti membuatmu kesal. 

Rasa kesal dan emosi itu merupakan perasaan yang normal, banyak orangtua juga mengalami hal yang sama.

Namun ini tidak menjadikan marah sebagai tindakan yang baik dalam menanggapi sikap dan sifat buruk anak. Sebab terdapat beberapa dampak akibat sering memarahi anak.  

Emosi dan marah juga tidak dapat digunakan sebagai cara menyelesaikan masalah yang baik.

Seringkali anak mengulangi bahkan melakukan sikap yang lebih buruk dari biasanya. 

Pada kesempaan kali ini, Popmama.com telah merangkum informasi mengenai dampak sering memarahi anak dan bagaimana sebaiknya Mama bertindak. Simak selengkapnya!  

1. Apakah memarahi anak merupakan hal yang baik?

1. Apakah memarahi anak merupakan hal baik
Freepik/Master1305

Sayang sekali jawabannya tidak. Kebiasaan marah yang sering Mama dan Papa lakukan terhadap si Anak sebaiknya kamu akhiri segera. 

Mengapa begitu? Mengutip dari webmd.com, amarah tidak pernah membuat seseorang merasa lebih baik. Beberapa penelitian bahkan menyatakan bahwa memarahi anak dapat menjadi berbahaya seperti memukul mereka. Keduanya memberikan dampak yang cukup sama, bahkan lebih buruk. 

Menggunakan kata-kata yang keras atau nada yang kasar termasuk ke dalam kekerasan emosional. Ketika dibiarkan berlanjut, kebiasaan marah ini dapat menumbuhkan berbagai masalah dalam hidup anak kedepannya. 

2. Mengapa ini dapat membuat anak tambah nakal?

2. Mengapa ini dapat membuat anak tambah nakal
www.mommyish.com
anak nakal

Kini Mama tahu tindakan memarahi anak itu merupakan hal yang buruk, lalu mengapa ini dapat menyebabkan anak bertambah nakal?

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, kebiasaan memarahi anak dapat mendatangkan berbagai macam dampak yang merusak si Anak, salah satunya ialah memperburuk sikap mereka. 

Di beberapa kasus, anak yang terbiasa dimarahi tidak mengubah kebiasaan buruknya, melainkan bereaksi dengan meningkatkan perbuatan buruk mereka. Semakin sering orangtua marah, maka semakin buruk pula sikap dan perbuatan mereka. 

Perlu kamu ingat, anak-anak juga sangat sensitif, mereka bisa saja dengan sengaja memperburuk sikapnya karena merasa kesal dan tidak nyaman mendapatkan perlakuan yang buruk darimu. 

Editors' Picks

3. Perkembangan psikologikal anak yang negatif

3. Perkembangan psikologikal anak negatif
Freepik/Karlyukav

Salah satu dampak sering memarahi anak ialah menganggu perkembangan psikis mereka. Kebiasaan menerima emosi negatif menyebabkan perkembangan mental anak terganggu. 

Anak-anak dapat merasa terluka atau tidak dihargai oleh orangtua. Perasaan dan luka itu membuat mereka merasa kesepian dan memilih menjauh dari keluarga. Ini dapat menjadikan anak-anak rentan terkena depresi dan rasa cemas. 

Di sisi lain, keseringan memarahi anak dapat menurunkan rasa percaya diri anak, membuat mereka menumbuhkan sikap malu, kurang percaya diri, dan sulit terbuka. Bahkan seringkali merasa dirinya kurang atau tidak berharga. 

4. Depresi atau trauma

4. Depresi atau trauma
Freepik/Jcomp

Seperti yang disinggung sebelumnya, anak-anak yang sering dimarahi mungkin merasa terluka, takut bahkan sedih. Jika ini terjadi cukup sering, ini dapat menganggu kondisi mental anak, menyebabkan mereka depresi atau mencari ketenangan dari hal-hal buruk seperti penggunaan obat terlarang dan keinginan bunuh diri ketika dewasa kelak. 

Selain depresi, anak-anak juga mungkin menjadi trauma ketika dimarahi. Menyebabkan mereka merasa takut atau sedih ketika mendengar orangtuanya membentak atau bahkan memukulnya. 

5. Memperburuk relasi orangtua dengan anak

5. Memperburuk relasi orangtua anak
Freepik/gpoInstudio

Efek buruk sering memarahi anak lainnya ialah memperburuk relasi anak dengan orangtua. Mendapat perlakuan negatif terus menerus membuat anak kehilangan kepercayaan dan respek terhadap orangtua. 

Mereka merasa kecewa terhadap sosok yang seharusnya dapat menjadi teladan. Ini terkadang membuat anak lebih memilih untuk menjauh dan mengurangi interaksi dengan orangtua. 

Hal ini dapat terbawa hingga anak beranjak dewasa. Tidak jarang anak-anak yang mendapat perlakuan buruk dari orangtua akan melakukan hal serupa kepada anak-anaknya kelak. 

6. Apa yang sebaiknya kamu lakukan?

6. Apa sebaik kamu lakukan
Freepik

Mungkin kini kamu bertanya-tanya sebaiknya cara apa yang sebaiknya dilakukan guna membantu anak bersikap lebih baik jika marah bukanlah solusinya. Tanpa kamu sadari sebenarnya masih banyak cara positif yang dapat membantumu. 

Beberapa orangtua ada yang beranggapan bahwa tanpa membentak atau memarahi anak mereka tidak akan menuruti perkataannya.

Itu mungkin terjadi karena kamu mengajak anak berbicara di waktu yang salah sehingga mereka tidak mendengarkanmu. 

Mengutip dari parentingfromtheheartblog.com, ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan sebagai cara mencegah dampak memarahi anak.

Pertama-tama, Mama dan Papa dapat menunjukkan model yang baik kepada anak-anak. Seperti menunjukkan perilaku yang baik dan sopan agar anak-anak tidak melakukan tindakan yang negatif. Ketika Mama dapat bersikap ramah dan tenang dalam menanggapi masalah, anak-anak juga akan melakukan hal serupa. 

Jelaskan juga aturan dan kosekuensi yang kalian tetapkan bersama.

Daripada marah, Mama dapat menjelaskan konsekuensi yang anak akan dapatkan ketika ia melanggar aturan yang telah dibuat sebelumnya. Beritahu juga mengapa nilai atau aturann itu penting bagi mereka perlahan-lahan. 

Terakhir, kamu juga harus memahami perasaan anak. Ketika anak marah atau melakukan hal yang buruk, coba mengerti perasaan mereka dengan tenang.

Terbuka juga pada anak agar mereka mendapat ruang untuk menceritakan masalahnya dan setelahnya kalian dapat menemukan solusi yang tepat bersama. 

Nah kini Mama tahu dampak sering memarahi anak yang buruk bagi mereka. Coba perlahan kurangi kebiasaan buruk ini dan ubahlah dengan cara lain yang lebih positif. 

BacaJuga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.