Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Fakta Daging Dada Ayam Bolong, Amankah untuk Dimasak?
Pexels/Leelo The First
  • Lubang pada daging dada ayam bisa disebabkan bekas suntikan vaksin atau obat di peternakan, ditandai jaringan lebih keras di sekitar area tersebut.

  • drh. Rizky menjelaskan metode brining dan praktik gelonggong dapat memengaruhi tekstur daging, namun perlu pemeriksaan fisik dan uji laboratorium untuk memastikan penyebabnya.

  • Masyarakat diimbau tidak mudah percaya konten viral soal ayam berlubang dan disarankan melapor ke pihak berwenang melalui situs resmi Kementerian Pertanian jika menemukan kasus mencurigakan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menemukan daging dada ayam yang memiliki lubang-lubang kecil saat sedang menyiapkan masakan tentu bisa bikin Mama merasa waswas. 

Menanggapi hal tersebut, drh. Rizky Aprillian, M.Sc melalui akun Instagram pribadinya, @risky.aprillian, memberikan penjelasan mendalam agar Mama tidak langsung panik namun tetap waspada dalam memilih bahan pangan untuk keluarga.

Berikut Popmama.com rangkum fakta mengenai daging dada ayam yang berlubang dan cara menyikapinya!

1. Kemungkinan bekas suntikan vaksin atau obat di peternakan

Pexels/DΛVΞ GΛRCIΛ

Salah satu penyebab munculnya lubang kecil pada daging ayam adalah bekas suntikan vaksin atau pemberian obat selama masa pemeliharaan di peternakan. 

drh. Rizky menjelaskan bahwa jika benar penyebabnya adalah suntikan medis, biasanya lubang tersebut akan membentuk jaringan parut sebagai bagian dari proses penyembuhan jaringan otot ayam. 

Ciri khas yang bisa Mama kenali adalah saat diraba, area di sekitar lubang tersebut akan terasa lebih keras dibandingkan dengan tekstur daging di sekitarnya.

Namun, pengecekan secara fisik langsung sangat diperlukan karena penilaian hanya melalui foto saja tidak cukup akurat untuk memastikan apakah itu benar bekas medis atau hal lain.

2. Metode brining atau injeksi larutan air garam pada daging

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Penyebab lain yang mungkin terjadi adalah proses brining, yaitu metode menyuntikkan larutan air garam (NaCl) ke dalam serat daging.

Tujuan dari praktik ini sebenarnya positif, yaitu untuk membuat daging terasa lebih juicy, memperbaiki tekstur, serta memperkuat rasa daging saat dimasak. 

Meski begitu, menurut drh. Rizky, praktik brining ini belum lazim dilakukan di pasar-pasar tradisional di Indonesia.

Metode ini lebih umum ditemukan di industri pengolahan daging luar negeri untuk standar kualitas tertentu, sehingga kecil kemungkinannya menjadi penyebab lubang pada ayam yang Mama beli secara eceran.

3. Waspada praktik gelonggong untuk menipu berat daging

Pexels/Laudia Tysara

Hal yang paling sering dikhawatirkan Mama adalah praktik "gelonggong" atau penyuntikan air secara paksa untuk menaikkan berat timbangan secara tidak jujur. 

Namun, ada detail teknis yang perlu Mama ketahui agar tidak salah menilai, biasanya praktik gelonggong dilakukan di bawah lapisan kulit (subkutan) dan bukan langsung ke dalam otot atau daging dada. 

Jika lubang-lubang kecil tersebut ditemukan langsung di dalam serat otot, maka diperlukan pemeriksaan yang lebih mendalam untuk membuktikan adanya kecurangan.

Jangan langsung panik, pastikan Mama melihat kondisi keseluruhan daging sebelum menyimpulkan bahwa ayam tersebut adalah hasil gelonggongan.

4. Melakukan uji drip loss untuk melihat kadar air yang keluar

Pexels/indra projects

Jika Mama sangat mencurigai kondisi daging dada ayam yang berlubang tersebut, ada metode sederhana bernama uji drip loss. Caranya adalah dengan memperhatikan seberapa banyak air yang keluar atau menetes dari serat daging dalam kondisi diam. 

Jika jumlah air yang keluar terasa sangat berlebihan dan jauh di atas batas normal daging ayam pada umumnya, maka Mama patut merasa curiga. 

Daging yang sengaja disuntik air secara tidak wajar biasanya tidak mampu mengikat cairan tersebut di dalam serat ototnya, sehingga air akan terus merembes keluar saat daging didiamkan atau diletakkan di wadah.

5. Pemeriksaan pH daging untuk mendeteksi cairan tambahan

Pexels/MART PRODUCTION

Secara ilmiah, daging yang telah disuntik dengan cairan tertentu untuk menambah berat biasanya akan mengalami perubahan pada tingkat keasamannya atau pH. 

drh. Rizky menyebutkan bahwa daging yang "dimanipulasi" cenderung memiliki nilai pH yang turun dibandingkan daging ayam segar yang normal. 

Namun, penting untuk diingat bahwa pengecekan pH ini tidak bisa dilakukan hanya dengan kasat mata atau dirasakan di dapur rumah. 

Diperlukan uji laboratorium yang akurat untuk memastikan apakah perubahan kimiawi tersebut benar-benar terjadi akibat adanya cairan asing yang disuntikkan ke dalam otot ayam.

6. Waspadai konten rage bait yang sengaja dibuat

Pexels/www.kaboompics.com

Di era media sosial saat ini, Mama juga perlu bijak dalam menyaring informasi karena tidak semua foto atau video yang viral menggambarkan kondisi yang sebenarnya. 

Ada kemungkinan foto daging ayam berlubang yang beredar di internet merupakan konten rage bait, yaitu konten yang sengaja dibuat aneh atau kontroversial hanya untuk memancing amarah penonton demi menaikkan engagement atau jumlah pengikut. 

Jangan biarkan ketakutan Mama dimanfaatkan oleh oknum yang hanya ingin mencari ketenaran instan. Selalu pastikan Mama mencari informasi dari sumber ahli yang terpercaya seperti dokter hewan atau instansi terkait sebelum ikut menyebarkan informasi tersebut.

7. Segera laporkan ke pihak yang berwenang

Pexels/Ir Katsu

Jika Mama menemukan daging ayam dengan tekstur yang aneh, mengeluarkan air berlebihan secara tidak wajar, atau terlihat sangat mencurigakan, jangan ragu untuk bertindak secara resmi. 

Alih-alih hanya mengunggahnya ke media sosial, Mama sangat disarankan untuk melaporkan temuan tersebut kepada petugas melalui Kolam Kesmavet di situs resmi kementerian pertanian di https://dilankesmavet.ditjenpkh.pertanian.go.id/kolam.

Laporan resmi ini sangat penting agar pihak berwenang bisa menelusuri asal-usul daging tersebut dan memastikan keamanan pangan di lingkungan Mama tetap terjaga.

Memastikan bahan pangan yang masuk ke dapur tetap sehat adalah prioritas utama ya, Ma. Dengan memahami fakta-fakta di atas, Mama bisa lebih tenang dan teliti saat berbelanja tanpa perlu termakan isu yang belum tentu kebenarannya.

Dari beberapa kemungkinan penyebab di atas, apakah Mama pernah menemukan kondisi daging yang serupa saat berbelanja di pasar langganan Mama?

Editorial Team