Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Bolehkah Mengonsumsi Daging Ayam yang Lebam Biru? Ini Jawabannya!

Bolehkah Mengonsumsi Daging Ayam yang Lebam Biru? Ini Jawabannya!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
Intinya Sih

  • Daging ayam lebam biru bukan selalu berbahaya, bisa disebabkan oleh faktor mekanis seperti benturan atau sisa darah yang tidak keluar sempurna saat penyembelihan.

  • Ayam dengan bercak biru masih bisa dikonsumsi jika tidak berbau asam, permukaan tidak berlendir, tekstur masih kenyal, dan warna lebam tidak disertai kehijauan atau keabu-abuan.

  • Mengonsumsi ayam yang sudah tidak segar dan berwarna biru dapat memicu mual, muntah, diare, kram perut, demam ringan, dan dehidrasi. Langkah aman mengolahnya termasuk mencium aromanya terlebih dahulu dan memasak sampai matang sempurna.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Menemukan bagian ayam berwarna kebiruan memang bikin ragu. Takutnya daging sudah tidak segar, tapi sayang juga kalau langsung dibuang.

Sebenarnya, ayam lebam belum tentu berbahaya. Nah, biar Mama nggak bingung, Popmama.com akan membahas tentang bolehkah mengonsumsi daging ayam yang lebam biru?

Yuk simak pembahasan berikut ini agar tidak salah lagi.

Table of Content

1. Kenapa daging ayam bisa lebam biru?

1. Kenapa daging ayam bisa lebam biru?

Bolehkah Mengonsumsi Daging Ayam yang Lebam Biru? Ini Jawabannya!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Warna biru atau keunguan pada ayam umumnya mirip memar pada tubuh manusia. Penyebab paling sering adalah:

  • Benturan saat ayam ditangkap atau diangkut.
  • Sisa darah yang tidak keluar sempurna saat penyembelihan.
  • Pembuluh darah di dekat tulang yang memang lebih gelap, terutama pada ayam muda.
  • Proses beku–cair berulang yang memengaruhi warna jaringan.

Jadi, lebam tidak selalu berarti ayam busuk. Banyak kasus hanya masalah mekanis, bukan karena bakteri.

2. Kapan ayam lebam masih boleh dikonsumsi?

Bolehkah Mengonsumsi Daging Ayam yang Lebam Biru? Ini Jawabannya!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Ayam dengan bercak biru masih bisa dikonsumsi jika kondisinya seperti ini:

  • Tidak berbau asam atau menyengat.
  • Permukaan tidak berlendir.
  • Tekstur masih kenyal saat ditekan.
  • Warna lebam tidak disertai kehijauan atau keabu-abuan.

Mama bisa memotong bagian yang terlihat memar lalu memasak sisanya hingga benar-benar matang. Selama tanda kesegarannya baik, risikonya relatif kecil.

3. Efek samping jika ayam sudah tidak segar

Bolehkah Mengonsumsi Daging Ayam yang Lebam Biru? Ini Jawabannya!
Freepik/jcomp

Masalah muncul bila warna biru disertai tanda pembusukan. Mengonsumsinya bisa memicu:

  • Mual, muntah, dan diare akibat bakteri seperti Salmonella.
  • Kram perut dan demam ringan.
  • Dehidrasi jika diare cukup berat.

Risiko ini lebih tinggi pada anak, ibu hamil, lansia, dan orang dengan daya tahan tubuh rendah. Karena itu, jangan memaksakan memasak ayam yang sudah mencurigakan hanya demi sayang bahan.

4. Cara aman mengolah ayam yang ada lebam biru

Bolehkah Mengonsumsi Daging Ayam yang Lebam Biru? Ini Jawabannya!
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Supaya lebih tenang saat memasak, lakukan langkah berikut:

  • Cium aromanya lebih dulu, bila tidak netral lebih baik dibuang.
  • Potong dan buang bagian yang paling gelap.
  • Cuci di air mengalir, bukan direndam lama.
  • Masak sampai matang sempurna, suhu panas merata.
  • Hindari mencairkan ayam beku di suhu ruang terlalu lama.

Langkah sederhana ini membantu menekan risiko bakteri sekaligus menjaga kualitas masakan.

Itulah pembahasan tentang bolehkah mengonsumsi daging ayam yang lebam biru? Jawabannya adalah ayam yang lebam biru tidak otomatis berbahaya.

Sering kali itu hanya akibat benturan atau sisa darah. Namun jika disertai bau tidak sedap, lendir, dan tekstur berubah, sebaiknya jangan dikonsumsi karena bisa menimbulkan keracunan makanan.

Lebih aman memilih ayam yang benar-benar segar untuk keluarga di rumah. Semoga bermanfaat ya, Ma!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More