Siapa sangka seorang remaja asal Subang berusia 14 tahun mampu mencuri perhatian badan antariksa dunia, NASA lho, Ma.
Firoos Ghathfaan Ramadhan, siswa kelas VIII SMP IT Al-Alamy Subang, baru saja menerima penghargaan setelah berhasil mengidentifikasi celah keamanan dalam sistem digital milik NASA.
Prestasi ini diraih saat Firoos bertindak sebagai peneliti keamanan independen atau hacker etis dalam program Vulnerability Disclosure.
Kemampuannya menunjukkan bahwa usia muda bukanlah halangan untuk berkontribusi di level global. Yuk, simak kisah inspiratif Firoos dalam rangkuman yang sudah Popmama.com siapkan berikut ini.
