5 Cara Membangun Harga Diri yang Sehat pada Remaja Laki-Laki

Remaja laki-laki juga bisa kehilangan rasa percaya diri hingga membenci diri sendiri

26 September 2021

5 Cara Membangun Harga Diri Sehat Remaja Laki-Laki
Freepik/Freepic-diller

Ketika datang ke masalah harga diri pada remaja, seperti anak perempuan, anak laki-laki juga berisiko.

Anak laki-laki berisiko mengembangkan perasaan membenci diri sendiri ketika ia berpikir telah gagal memenuhi ekspektasi, dan tidak memiliki jalan keluar untuk melampiaskan.

Bahkan saat ini remaja laki-laki menemukan dirinya dalam pandangan yang ketat, di mana ia tidak boleh menangis, karena bisa merusak "kejantanannya". Dan seperti yang dicatat oleh Harvard Health, remaja laki-laki seringkali membandingkan dirinya dengan anak laki-laki lain.

Ini membuat anak laki-laki sangat rentan, dan ketika ia merasa malu untuk menangis atau terbuka tentang perasaannya, anak bisa menjadi terlalu keras pada diri sendiri dan mulai membencinya.

Bagaimana harga diri rendah ini dapat membuat remaja membenci dirinya sendiri? dan bagaimana cara Mama untuk mengatasinya?

Simak informasinya yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini yuk!

Bagaimana Harga Diri Remaja yang Rendah Bisa Berubah Menjadi Membenci Diri Sendiri?

Bagaimana Harga Diri Remaja Rendah Bisa Berubah Menjadi Membenci Diri Sendiri
Freepik

Menurut Psychology Today, orang yang membenci diri sendiri adalah mereka yang mengabaikan hal-hal baik tentang dirinya dan berfokus pada sisi negatifnya. Bahkan ketika orang tersebut mengalami hari yang baik.

Membenci diri sendiri adalah perasaan gagal, bersalah, dan rendahnya rasa percaya diri yang mendalam yang muncul ketika membandingkan diri dengan orang lain, menemukan kesalahan pada diri sendiri, dan percaya bahwa tidak akan pernah cukup baik untuk banyak hal.

Mama mungkin melihat remaja yang terlalu keras pada dirinya sendiri, dan mengatakan hal-hal negatif sepanjang waktu seperti, "Aku jelek.", "Tidak ada yang menyukaiku.", "Aku sangat bodoh!"

Meskipun terkadang pernyataan ini adalah pernyataan biasa untuk mencari dukungan, ini bisa berubah menjadi pembicaraan diri yang negatif yang menunjukkan masalah harga diri yang lebih serius.

Bagaimana Cara untuk Mengatasi Remaja Laki-Laki yang Memiliki Harga Diri Rendah?

Kebencian pada diri sendiri bisa sangat halus, bahkan Mama mungkin tidak akan menyadari bahwa ada sesuatu yang salah. Oleh karena itu, langkah pertamanya adalah membantu remaja laki-laki memahami bagaimana perasaannya tentang diri sendiri, dan bagaimana hal itu memengaruhi caranya melihat diri sendiri.

Berikut adalah beberapa saran untuk membangun harga diri remaja lebih sehat

Editors' Picks

1. Kenali bagaimana perasaannya

1. Kenali bagaimana perasaannya
Pexels/Anastasia Shuraeva

Mengenali bagaimana perasaan anak membuatnya merasa benar-benar terlihat. Ketika berbicara dengan remaja laki-laki yang berurusan dengan kebencian terhadap diri sendiri, Mama mungkin secara alami ingin menyangkal atau melawan hal-hal negatif yang ia katakan tentang dirinya sendiri.

Jika anak berkata, “Aku tidak menarik" atau "Semua orang membenciku" Mama mungkin ingin menyangkalnya dan meyakinkannya bahwa anak adalah orang yang hebat dan semua orang menyukainya.

Meskipun penghargaan ini mungkin tampak mendukung, kecil kemungkinannya anak akan mempercayainya. Akan lebih membantu untuk mengakui bagaimana perasaan putra mama, meskipun tidak setuju dengan apa yang dia katakan.

Jika anak berpikir tidak ada yang menyukainya, Mama dapat menenangkannya dengan mengatakan, “Sepertinya kamu merasa sendirian dan ditinggalkan. Jika kamu merasa seperti itu, Mama ada disini untukmu."

2. Dorong remaja untuk terbuka tentang perasaannya

2. Dorong remaja terbuka tentang perasaannya
Freepik

Mendorong remaja laki-laki untuk terbuka tentang bagaimana perasaannya, menyampaikan kemarahan atau kesedihan, memberikannya kesempatan untuk berbicara tentang perasaan dan memeriksa emosinya. Percakapan ini tidak harus mendalam, hanya sekadar mencari tahu.

Dengan demikian, Mama dapat melakukan percakapan ini di dalam mobil atau saat melakukan kegiatan lain bersama di rumah.

Selain itu, Mama dapat mendukung emosi anak dengan memberi tahunya bahwa perasaannya baik-baik saja dan semua orang memilikinya. Ini dapat membantu anak mama melihat bahwa memiliki perasaan negatif atau sedih itu normal, dan tidak ada yang perlu dipermalukan.

3. Bersikaplah mendukung

3. Bersikaplah mendukung
Pexels/Victoria Borodinova

Mungkin sulit bagi orangtua untuk mendengar anak laki-lakinya yang merendahkan diri. Orangtua mungkin merasakan dorongan untuk melakukan "cinta yang kuat" dan mengatakan hal-hal seperti, "Berhentilah berbicara seperti itu."

Namun, komentar ini mungkin membuat anak merasa dihakimi dan bisa menjadi lebih menjauh. Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan menunjukkan bahwa orangtua akan selalu ada untuk putranya, dalam keadaan terburuk atau terbaiknya.

4. Dorong kegiatan sosial yang dapat anak kelola

4. Dorong kegiatan sosial dapat anak kelola
Pexels/Ron Lach

Remaja laki-laki perlu mengembangkan minatnya yang disukai, tak perlu mengikuti standar "maskulin" yang ditetapkan secara konvensional, dan tidak membuatnya rentan terhadap rasa takut diejek.

Misalnya, mengambil bagian dalam kegiatan sosial yang juga memiliki anggota perempuan di sekolahnya, seperti organisasi palang merah remaja, atau kelompok pecinta alam. Ini dapat mengurangi daya saing dengan anak laki-laki lain di sekolahnya.

Dengan cara ini, remaja laki-laki mama tidak akan mendefinisikan dirinya dengan apa yang dianggap anak laki-laki lain sebagai perilaku keren, dan tidak akan membuat dirinya lebih baik dengan memandang rendah orang lain.

5. Pertimbangkan konseling dengan profesional

5. Pertimbangkan konseling profesional
Freepik

Jika anak laki-laki mama berpikir negatif tentang dirinya sendiri, baginya, itu adalah kenyataan. Ini berarti bahwa putra mama mungkin tidak berpikir bahwa ia pantas untuk merasa lebih baik tentang dirinya sendiri.

Dalam hal ini, Mama harus mempertimbangkan untuk membawa anak ke terapis atau konselor profesional. Dengan cara ini, terapis dapat membantu remaja untuk membangun kembali harga dirinya secara sehat.

Nah itulah beberapa cara untuk mengatasi remaja yang mengalami kesulitan dalam harga diri rendah hingga membenci diri sendiri. Akan sangat membantu untuk memahami bagaimana kebencian remaja pada diri sendiri terbentuk. Sehingga komunikasi yang terbuka antar Mama dan remaja sangatlah penting.

Mulai dari komunikasi yang terbuka, menjadi langkah awal untuk mengembangkan dukungan pada remaja dengan tepat.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.