Maraknya video aksi perundungan atau bullying anak sekolah yang viral di media sosial kerap membuat para orangtua merasa khawatir sekaligus prihatin. Ya nggak Ma?
Di satu sisi kemudahan mengakses video tersebut membantu pihak hukum mengakses bukti untuk memberatkan pelaku. Namun, di satu sisi bagi anak usia 10–12 tahun, tayangan kekerasan tersebut sangat mudah diakses dan berpotensi memengaruhi pandangan anak remaja.
Alih-alih panik atau mematikan akses anak secara signifikan, Mama bisa memanfaatkan momen ini untuk membuka ruang diskusi dan menanamkan nilai-nilai kebaikan, lho!
Intip rangkuman Popmama.com cara yang bisa Mama lakukan pada anak ketika ada video bully anak sekolah viral. Disimak Ma!
