Kasus dugaan bullying di Pondok Pesantren Darul Ulum Amira, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan publik setelah kisah korban berinisial MM (16) viral di media sosial. Santri yang juga menjabat sebagai Ketua OSIS itu diduga mengalami pengeroyokan oleh sejumlah teman asrama hingga mengalami luka fisik dan trauma berat.
Tidak hanya sesama santri, keluarga korban juga menuding adanya keterlibatan oknum ustaz dalam tindakan kekerasan tersebut. Dugaan penganiayaan ini memicu kemarahan publik karena lingkungan pesantren yang seharusnya menjadi tempat aman untuk menimba ilmu agama justru disebut menjadi lokasi terjadinya kekerasan terhadap anak.
Kasus ini pun berlanjut ke jalur hukum setelah upaya mediasi antara keluarga korban dan pihak pesantren tidak menemukan titik temu.
Berikut Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.
