Mengenal Jenis-Jenis Bahan Pangan Serealia, Jagung Juga Termasuk, Lho!

Berasal dari biji-bijian, makanan ini masuk ke dalam rumpun Serealia

14 April 2024

Mengenal Jenis-Jenis Bahan Pangan Serealia, Jagung Juga Termasuk,
Unsplash/polina_art

Tahukah Mama jenis makanan apa saja yang tergolong Serealia?

Kata serealia mungkin memang terdengar masih asing, ya, Ma.

Namun sebenarnya tanaman serealia sangat umum dikonsumsi sehari-hari oleh masyarakat kita.

Definisi dari serelia adalah tanaman rumput yang dibudidayakan untuk menghasilkan biji bertepung yang bisa diolah menjadi makanan berkarbohidrat tinggi. 

Serealia pertama kali diproduksi oleh orang-orang kuno Sumeria di daerah Timur Tengah, tepatnya di antara sungai Efrat dan sungai Tigris. . 

Kandungan utama serealia adalah karbohidrat dan juga vitamin. Karena itulah, dengan mengonsumsi olahan biji-bijian serealia kita dapat memperoleh energi, Ma! 

Serealia menjadi tanaman pokok dan penting untuk menyokong pangan di seluruh dunia.

Sesuai pedoman keseimbangan gizi makanan, setiap orang harus mengonsumsi makanan dengan tingkat karbohidrat yang cukup setiap harinya.

Tak heran, kebutuhan akan serealia tidak pernah berhenti.

Berikut Popmama.com telah menyajikan sejumlah informasi mengenai contoh jenis-jenis bahan pangan serealia yang biasa dikonsumsi oleh orang-orang Indonesia!

1. Beras

1. Beras
Unsplash/pillepriske

Beras adalah bahan baku untuk mengolah nasi yang menjadi makanan pokok sebagian besar masyarakat di Indonesia.

Banyak dari kita yang merasa belum kenyang apabila belum memakan nasi.

Apakah Mama juga demikian?

Tak heran banyak yang merasa demikian, karena nasi mengandung karbohidrat yang tinggi dan sejumlah kandungan zat gizi yang bervariasi. Di dalam bulir-bulir nasi, terdapat vitamin B1, B2, B3, B6, protein, zat besi, fosfor, selenium, mangan, dan magnesium yang seluruhnya berguna untuk dicerna oleh tubuh. 

Dalam 100 gram beras, terkandung 28 gram karbohidrat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan stamina.

Editors' Pick

2. Gandum

2. Gandum
Unsplash/aleskrivec

Gandum adalah bahan pangan yang serbaguna. Ia dapat digunakan untuk menghasilkan produk seperti tepung terigu, roti, bahkan dapat dijadikan bahan bahan dasar untuk membuat mie. 

Tergolong ke dalam tanaman serealia yang paling banyak diproduksi setelah beras, gandum mengandung karbohidrat dan serat yang dibutuhkan oleh manusia. 

Karena di dalamnya terdapat serat, maka gandum juga dapat membuat tubuh kenyang lebih lama. Hal ini disebabkan serat dapat menghambat pencernaan karbohidrat di dalam tubuh.

3. Jagung

3. Jagung
Unsplash/supardisign

Sama seperti beras dan gandum, jagung juga merupakan bahan pangan serealia yang juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi lho, Ma!

Jagung juga menjadi bahan pokok yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia setelah nasi, terutama di daerah Madura, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi. 

Bagian jagung yang kaya akan karbohidrat terletak pada biji jagung yang sebagian besarnya berada pada endosperma. Kandungan karbohidratnya dapat mencapai 80% dari seluruh bagian kering biji jagung. 

Selain karbohidrat, terdapat zat gizi lainnya seperti kalium, magnesium, serta antioksidan berupa lutein dan zeaxantin yang terkandung di dalam tumbuhan jagung. 

Manfaat Mengonsumsi Serealia

Manfaat Mengonsumsi Serealia
Unsplash/towfiqu999999

Selain bermanfaat untuk menambah kekuatan, serealia juga memiliki manfaat yang bisa dirasakan apabila dikonsumsi dengan porsi yang seimbang.

Manfaat serealia terhadap kesehatan manusia, yaitu sebagai berikut : 

  • Melancarkan proses pencernaan dan membuat kerja saluran pencernaan lebih aktif;
  • Menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan kanker usus besar;
  • Mengendalikan tekanan darah;
  • Membantu kerja otak, sistem saraf, dan enzim;
  • Membantu menghilangkan bakteri jahat pada sistem pencernaan.

Nah, seperti itulah informasi seputar serealia sebagai bahan pangan yang sangat dekat dengan kita. 

Seluruh bahan pangan sejatinya memiliki manfaatnya masing-masing, selama tidak dikonsumsi secara berlebihan. 

Dengan mengetahui informasi ini, semoga menambah wawasan Mama dan keluarga untuk memerhatikan keseimbangan gizi, ya, Ma!
Baca juga:

The Latest