Comscore Tracker
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ciri-Ciri Tipes pada Anak, Segera ke RS Jika Ada Gejala Ini!

Jika tidak ditangani segera bisa menyebabkan komplikasi yang berbahaya lho

17 November 2022

Ciri-Ciri Tipes Anak, Segera ke RS Jika Ada Gejala Ini
Pexels/tima-miroshnichenko

Tipes atau demam tifoid adalah penyakit yang terjadi karena infeksi bakteri Salmonella typhi yang menyebar melalui makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Penyakit ini lebih sering dialami oleh anak-anak, meski ada obatnya tifus dapat membahayakan nyawa jika tidak ditangani dengan baik dan secepatnya.

Misalnya, saat anak mengalami demam dan muntah-muntah banyak orangtua yang khawatir buah hatinya terkena penyakit tipes. Demam dan muntah memang termasuk salah satu ciri-ciri tipes pada anak. Namun, dua hal itu bukanlah satu-satunya tanda penyakit ini.

Ada beberapa ciri-ciri yang perlu diketahui orangtua. Jangan dianggap remeh karena untuk gejala tertentu anak harus segera dibawa ke rumah sakit terdekat. Jangan takut juga untuk segera menghubungi dokter lho.

Berikut Popmama.com rangkum ciri-ciri tipes pada anak, segara ke RS jika ada gejala ini!

1. Karakter penyakit tipes yang menyerang anak-anak

1. Karakter penyakit tipes menyerang anak-anak
Freepik/Freepik

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyebut kalau tipes bisa menyerang anak-anak usia satu tahun ke atas. Namun, dari data lembaga tersebut menyebutkan kalau penderita tipes biasanya merupakan anak-anak berusia 5 tahun ke atas yang mulai sekolah dan mengenal jajan di luar rumah.

Hal tersebut bisa terjadi karena penyakit tipes umumnya dari cemaran infeksi bakteri Salmonella typhi yang ada pada makanan atau minuman. Infeksi penyakit tipes juga bisa mengenai anak yang kurang menjaga kebersihan tangan atau mengonsumsi makanan yang dibersihkan menggunakan air yang tercemar bakteri Salmonella thypi.

Editors' Picks

2. Ciri-ciri tipes pada anak yang harus orangtua pahami

2. Ciri-ciri tipes anak harus orangtua pahami
Freepik/prostooleh

Ada beberapa gejala tipes pada anak yang biasanya dirasakan, antara lain:
Demam yang suhunya berangsur-angsur naik setiap hari, terutama menjelang sore hari. Pada minggu kedua setelah tertular tipes, suhu tubuh bakal ajek tinggi sekitar 39-40 derajat Celsius.

  • Demam gejala tipes biasa nya juga suhunya susah turun meski anak sudah diberikan obat penurun panas.
  • Sakit kepala.
  • Tidak nafsu makan dan minum.
  • Badan lemas.
  • Mual.
  • Sakit perut.
  • Batuk kering.
  • Badan terasa sakit karena nyeri otot.
  • Lidah terlihat berwarna putih.
  • Diare atau sembelit hingga susah buang air besar.

Jika orangtua mendapati ciri-ciri tipes pada anak di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Ciri-ciri tipes pada anak muncul sekitar 2-3 minggu setelah terinfeksi bakteri penyebab tipes.

3. Komplikasi penyakit tipes pada anak jika tidak diobati

3. Komplikasi penyakit tipes anak jika tidak diobati
Freepik/DCStudio

Ciri-ciri tipes pada anak tersebut bisa menetap hingga 4 minggu atau bahkan lebih. Jika segera diobati, gejala tipes pada anak biasanya dapat menghilang setelah 3-4 minggu.

Namun jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, tipes bisa menyebabkan komplikasi terutama jika menetap selama lebih dari 2 minggu. Adapun komplikasi yang bisa terjadi yakni:

  • Perdarahan di saluran cerna, seperti lambung dan usus.
  • Perlubangan pada usus atau perforasi usus.
  • Syok.
  • Penurunan kesadaran atau koma.
  • Bronkitis.
  • Keracunan darah atau sepsis.
  • Meningitis.

Komplikasi tersebut bisa berbahaya dan berpotensi mengancam nyawa anak. Oleh karena itu, anak perlu segera mendapatkan penanganan dokter ketika ia mengalami gejala tipes.

4. Diagnosis dan penanganan tipes pada anak di rumah sakit

4. Diagnosis penanganan tipes anak rumah sakit
Freepik/rawpixel-com

Untuk bisa mendiagnosis tipes pada anak, cara yang dilakukan sama dengan orang dewasa. Biasanya diagnosis tipes dapat dilakukan dengan menganalisis sampel darah, tinja, atau urine di laboratorium.

Selain pemeriksaan-pemeriksaan tersebut, diagnosis tipes yang tergolong akurat juga bisa dilakukan melalui pemeriksaan aspirasi sumsum tulang, meskipun ini sangat jarang dilakukan.

Saat anak mengalami ciri-ciri tipes, segera bawa ke dokter atau rumah sakit terdekat untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan yang tepat. Ketika hasilnya positif tipes, maka dokter akan memberikan sejumlah penanganan.

Infeksi bakteri penyebab tipes pada anak bisa diatasi dengan memberikan antibiotik dalam bentuk suntikan melalui infus atau obat minum seperti tablet, kapsul, atau sirop. Antibiotik untuk tipes biasanya akan diberikan selama 1-2 minggu.

Berbeda hal jika anak sudah mengalami komplikasi tipes, dokter akan memberikan antibiotik untuk jangka waktu lebih lama hingga lebih dari 4 minggu. Saat diresepkan antibiotik harus dihabiskan meski gejala tipes sudah membaik untuk memastikan bakteri penyebabnya telah hilang sepenuhnya.

Selanjutnya, anak juga bisa diinfus atau terapi menggunakan cairan. Ciri-ciri tipes seperti demam tinggi, diare, mual, muntah, dan penurunan nafsu makan bisa membuat anak mengalami dehidrasi. Untuk mengganti cairan tubuh yang hilang dokter akan memberikan asupan cairan melalui infus. Pada kondisi ini, anak disarankan menjalani perawatan di rumah sakit.

5. Penanganan tipes pada anak di rumah

5. Penanganan tipes anak rumah
heraldextra.com

Selain perawatan di rumah sakit, ada beberapa langkah penanganan medis yang disertai dengan upaya yang perlu dilakukan orangtua untuk mempercepat proses penyembuhan anak. Jika gejala atau ciri-ciri tipes pada anak masih ringan, dokter akan mungkin akan menyarankan rawat jalan.

Upaya yang dilakukan orangtua di rumah meliputi memberikan makanan bernutrisi secara rutin meski anak mengalami penurunan nafsu makan. Asupan makanan bergizi selama sakit harus tetap terpenuhi agar anak memiliki energi agar bisa lekas pulih.

Berikan anak makanan bertekstur lembut dan bergizi tinggi, seperti bubur, telur matang, sup ayam, ikan, serta buah dan sayuran seperti pisang dan kentang rebus. Jika anak belum bisa makan dalam porsi banyak, berikanlah dalam porsi lebih sedikit, tetapi sering.

Selanjutnya, memastikan anak cukup istirahat selama menderita tipes. Anak perlu istirahat total selama seminggu setelah demam dan gejala tipes lainnya reda. Istirahat penting untuk memulihkan energinya dan mendukung proses penyembuhannya.

Itulah tadi ciri-ciri tipes pada anak, segara ke RS jika ada gejala ini! Yuk, jaga dan berikan anak makanan serta minuman higienis dan sehat ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk