Kenali Sifat Cahaya dan Perannya bagi Kehidupan

Cahaya memiliki peran yang sangat penting untuk kehidupan mahluk hidup

28 Februari 2024

Kenali Sifat Cahaya Peran bagi Kehidupan
Unsplash/Beazy

Cahaya. Kata yang sering didengar dan dirasakan setiap hari. Namun, cahaya bukan hanya sekadar kilauan yang mempercantik dunia, tetapi juga sumber kehidupan bagi seluruh mahluk yang ada di dunia.

Cahaya adalah sesuatu yang membuat semua mahluk bisa melihat segala sesuatu yang ada di sekitarnya. Bayangkan jika dunia tanpa cahaya, segalanya akan gelap gulita. Cahaya juga memiliki peran yang lebih dalam. Cahaya matahari misalnya, yang merupakan sumber energi bagi kehidupan di Bumi.

Tanaman menggunakan cahaya matahari untuk fotosintesis atau proses di mana mereka mengubah energi cahaya menjadi makanan. Manusia dan hewan juga mendapatkan energi dari makanan yang berasal dari proses tersebut. Jadi, secara tidak langsung, cahaya matahari mempertahankan siklus kehidupan di planet Bumi.

Kali ini Popmama.com akan memberikan informasi lebih lanjut tentang sifat cahaya dan perannya bagi kehidupan. Simak informasinya di bawah ini.

1. Apa itu cahaya?

1. Apa itu cahaya
Pexels/Francesco Ungaro

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), cahaya adalah sinar atau terang yang berasal dari sesuatu yang bersinar seperti matahari, bulan, dan lampu. Dengan sinar, memungkinkan mata kita untuk menangkap bayangan benda-benda yang ada di sekitar.

Sedangkan dalam buku Rumus Pintar Fisika SMP yang ditulis oleh Endro Wahyono, cahaya adalah gelombang elektromagnetik yang dapat merambat dalam ruang hampa. Ia berbentuk partikel halus yang memancar ke semua arah dari sumbernya.

Gelombang cahaya tidak membutuhkan medium untuk merambat, itulah sebabnya cahaya tetap dapat merambat meskipun dalam ruang hampa. Contohnya cahaya matahari yang tetap bisa menerangi bumi meskipun melewati ruang hampa udara di luar angkasa dalam hitungan waktu 300 juta m/s. 

Berdasarkan sumbernya, cahaya dibedakan menjadi dua macam, yaitu cahaya yang berasal dari  bagian  sendiri dan cahaya yang memancar dari benda akibat pantulan cahaya pada permukaan benda tersebut. Dari sumber cahaya itulah cahaya kemudian memiliki sifat-sifat yang menjadi karakteristik cahaya sebagai gelombang energi yang dibutuhkan manusia.

2. Sifat-sifat cahaya

2. Sifat-sifat cahaya
Pixabay/Kirkandmimi

Cahaya sebagai gelombang energi memiliki sifat atau karakteristik yang dapat dijadikan sebagai tujuan dan fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah sifat-sifat cahaya:

Dapat merambat lurus: 

Sifat cahaya yang merambat lurus akan terjadi jika melewati satu medium perantara. Contoh sederhananya yaitu ketika menyalakan senter ke depan, maka cahaya akan merambat lurus sesuai dengan arah yang diinginkan.

Dapat dipantulkan: 

Cahaya yang terpantul adalah sebuah proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Sifat pemantulan ini dibagi menjadi dua, yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur. 

Dapat menembus benda bening: 

Benda-benda yang bening dapat meneruskan cahaya, contohnya adalah cahaya yang dapat masuk ke dalam ruangan melalui jendela.

Dapat mengalami interfensi: 

Yang dimaksud dengan interfensi adalah, cahaya dapat merambat lebih dari satu gelombang karena cahaya merupakan salah satu energi yang kuat. Contohnya cahaya bisa merambat melalui udara, air, dan benda padat sekaligus dengan gelombang yang berbeda-beda.

Dapat dibiaskan: 

Pembiasan adalah proses pembelokan arah rambat cahaya ketika melewati dua medium yang berbeda kerapatannya. Pembiasan cahaya ini oleh manusia dimanfaatkan dalam berbagai alat optik.

Contohnya ketika kita berenang dan meletakkan sebilah tongkat ke dalam air yang terkena cahaya matahari. Jika dilihat dari atas, tongkat tersebut akan terlihat lebih besar dari ukuran aslinya. 

Dapat diuraikan:

Penguraian cahaya atau dispersi cahaya terjadi secara alami. Contohnya adalah ketika terjadi pelangi. Warna-warna dalam pelangi tersebut asalnya dari satu warna saja, yaitu warna putih dari matahari.

Namun, warna putih tersebut nantinya akan dibiaskan oleh air hujan, mengakibatkan cahaya putih diuraikan menjadi beberapa macam warna sehingga terbentuklah warna-warna indah pada sebuah pelangi.

Dapat mengalami difraksi:

Pada bidang yang sempit, cahaya mengalami pelenturan gelombang yaitu kejadian atau peristiwa pembelokan arah rambat cahaya gelombang karena melewati celah sempit.

Memiliki energi:

Ketika kita berjemur di bawah terik matahari dalam waktu yang cukup lama, kulit akan terasa panas. Panas atau kalor yang diterima oleh kulit tersebut menunjukkan bahwa cahaya memiliki energi kalor

Dapat merambat tanpa sebuah medium:

Biasanya, gelombang bisa merambat jika ada medium seperti gelombang tali yang merambat karena ada udara. Namun cahaya mampu merambat di ruang hampa sekalipun. Contohnya, cahaya matahari yang sampai ke bumi tanpa adanya medium sebagai perantaranya.

3. Peran cahaya untuk kehidupan seluruh makhluk hidup

3. Peran cahaya kehidupan seluruh makhluk hidup
Freepik/lovelyday12

Cahaya bukan hanya sinar yang menyinari dunia kita, tetapi juga sumber kehidupan bagi semua makhluk di Bumi. Berikut adalah peran cahaya untuk kehidupan:

Peran cahaya untuk tumbuhan:

Proses fotosintesis, yang terjadi di daun tumbuhan, menggunakan energi cahaya untuk mengubah air dan karbondioksida menjadi glukosa dan oksigen. Glukosa adalah sumber energi bagi tumbuhan. Sementara oksigen dilepaskan ke udara sebagai hasil samping yang penting bagi kehidupan semua makhluk yang bernapas.

Peran cahaya untuk hewan:

Peran cahaya untuk kehidupan para hewan sangatlah beragam contohnya hewan membutuhkan vitamin D, sama layaknya manusia. Matahari memberikan asupan vitamin dengan cara yang mudah. 

Hewan-hewan reptil juga sangat membutuhkan panas matahari untk menghangatkan diri. Tujuannya agar mereka dapat bertahan hidup. Cahaya juga dimanfaatkan oleh hewan homoiterm atau hewan berdarah panas, dan poikiloterm atau hewan berdarah dingin..

Hewan-hewan herbivora juga sangat membutuhkan energi matahari. Hal tersebut dikarenakan matahari membantu pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Ketika tumbuhan hidup dengan subur maka hewan herbivora tidak akan kekurangan makanan.

Peran cahaya untuk manusia:

Cahaya matahari membantu mengatur jam biologis tubuh, yang memengaruhi siklus tidur dan bangun, produksi hormon, dan fungsi fisiologis lainnya. Manusia juga memperoleh nutrisi dari cahaya matahari. Kulit kita memiliki kemampuan untuk mensintesis vitamin D ketika terkena sinar matahari. Vitamin D penting untuk kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan banyak proses fisiologis lainnya.

Tidak hanya itu, cahaya juga memengaruhi suasana hati dan kesejahteraan kita secara keseluruhan. Paparan cahaya alami di siang hari dapat meningkatkan mood dan produktivitas, sementara kurangnya cahaya dapat menyebabkan gangguan suasana hati dan bahkan masalah kesehatan mental seperti depresi musiman.

Manusia juga dapat memanfaatkan cahaya matahari untuk beragam hal seperti menjemur pakaian, dan membuat pembangkit listrik.

Itulah informasi seputar sifat cahaya dan perannya bagi kehidupan. Dengan demikian, peran cahaya sangatlah penting dalam berjalannya kehidupan di bumi kita. Pemahaman tentang cahaya telah memberikan kontribusi besar dalam banyak bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk fisika, kimia, kedokteran, komunikasi, dan teknologi informasi.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang cahaya, manusia telah mampu menciptakan berbagai perangkat dan teknologi yang mengubah dunia. dan dapat menunjang keberlangsungan dari semua mahluk hidup.

Baca juga:

The Latest