Selama Ramadan, pola makan anak ikut berubah karena adanya jadwal sahur dan berbuka. Karena itu, membuat meal plan khusus Ramadan bisa membantu menjaga energi anak sekaligus membiasakan mereka menjalani rutinitas makan yang lebih teratur.
Berikut beberapa tips membuat meal plan untuk anak saat Ramadan yang bisa Mama terapkan di rumah:
1. Fokus pada menu bergizi untuk sahur dan berbuka
Saat Ramadan, sahur dan berbuka menjadi waktu makan utama anak. Pastikan menu sahur mengandung karbohidrat kompleks, protein, dan serat agar anak kenyang lebih lama serta tetap bertenaga sepanjang hari.
Sementara itu, saat berbuka pilih makanan yang mudah dicerna terlebih dahulu, seperti buah atau sup hangat. Setelah itu, lanjutkan dengan menu utama yang seimbang agar kebutuhan nutrisi harian anak tetap terpenuhi.
2. Pilih makanan yang ramah di perut anak
Anak-anak cenderung sensitif terhadap makanan yang terlalu berminyak, pedas, atau terlalu manis. Saat menyusun meal plan Ramadan, utamakan makanan yang ringan namun mengenyangkan.
Menu seperti sup ayam, nasi dengan lauk sederhana, atau pasta dengan saus ringan bisa menjadi pilihan. Makanan yang ramah di perut membantu anak merasa nyaman setelah berpuasa.
3. Buat jadwal menu yang realistis dan praktis
Ramadan sering kali membuat jadwal harian keluarga lebih padat. Karena itu, pilih menu yang mudah dimasak dan tidak membutuhkan waktu lama.
Mama bisa menyiapkan bahan makanan di akhir pekan atau melakukan meal prep sederhana. Perencanaan yang realistis membantu Mama tetap konsisten menjalankan meal plan tanpa merasa kewalahan.
4. Variasikan menu agar anak tetap semangat makan
Variasi menu penting agar anak tidak bosan selama Ramadan. Selang-selingi masakan rumahan dengan menu favorit anak yang lebih modern, seperti rice bowl atau pasta.
Penyajian yang menarik juga bisa meningkatkan selera makan. Misalnya, membentuk nasi menjadi karakter lucu atau menyajikan makanan dalam porsi kecil yang mudah dimakan.
5. Pastikan kebutuhan cairan anak terpenuhi
Selain makanan, hidrasi juga perlu direncanakan dalam meal plan Ramadan. Biasakan anak minum air putih secara bertahap antara waktu berbuka hingga sebelum tidur.
Mama juga bisa menambahkan buah dengan kandungan air tinggi, seperti semangka atau jeruk. Asupan cairan yang cukup membantu anak tetap segar dan tidak mudah lemas.
6. Sisipkan camilan sehat setelah berbuka
Camilan sehat seperti yogurt, buah potong, atau puding rendah gula bisa menjadi bagian dari meal plan Ramadan. Camilan membantu menambah energi anak tanpa membuat mereka terlalu kenyang.
Dengan memilih camilan yang tepat, Mama bisa mengontrol asupan gula sekaligus menjaga pola makan anak tetap seimbang selama bulan puasa.
Itu dia 30 ide meal plan Ramadan yang disukai anak. Semoga bisa membantu ya, Ma.