Sepele Tapi Penting, 5 Cara Anak Merawat dan Menjaga Kebersihan Kuku

Yuk biasakan anak merawat kukunya!

28 November 2021

Sepele Tapi Penting, 5 Cara Anak Merawat Menjaga Kebersihan Kuku
savvymom.ca

Kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang jarang diperhatikan. Kecuali jika kamu atau anak perempuan mama senang mewarnainya. 

Padahal sebenarnya kuku merupakan bagian tubuh yang memiliki tugas penting. Kuku berfungsi menjaga ujung jari kaki dan tanganmu dengan melalui teksturnya yang keras.

ByKuku juga membantu memudahkan kita untuk menggaruk gatal atau mengambil sehelai rambut yang menempel di baju. 

Lebih dari itu, kuku juga merupakan salah satu bagian tubuh yang dapat digunakan untuk mengetahui tingkat kesehatan seseorang. 

Kuku memiliki peran penting, itulah sebabnya kita perlu membiasakan si Kecil merawat dan menjaga kebersihan kukunya.  

Beberapa masalah kuku umum juga akan timbul ketika kita tidak dapat menjaga kuku anak dengan baik, seperti misalnya; kuku tumbuh ke dalam, kelainan bentuk kuku, cedera kuku, bintil kuku, dan bahkan infeksi. 

Berikut Popmama.com akan membahas beberapa cara yang dapat Mama lakukan untuk menjaga dan merawat kebersihan kuku si Kecil.

1. Mengapa menjaga kesehatan kuku itu penting?

1. Mengapa menjaga kesehatan kuku itu penting
miss-and-missis.com

Tanpa Mama sadari kukumu dan kuku si Kecil sangatlah penting. Bagian tubuh ini dapat membantu dokter mengetahui kondisi kesehatan tubhmu. 

Tidak jarang dokter akan mengecek kuku ketika berobat, meskipun tidak ada masalah di sana. Sebab kuku dapat menandakan kesehatan seseorang. 

Sebagai contoh, dokter dapat mengetahui sirkulasi darah dalam tubuh hanya dengan menekan kuku pasiennya. Perubahan pada kuku dapat menjadi pertanda adanya gangguan pada kulit, penyakit paru-paru, anemia, dan kondisi kesehatan lainnya. Hebat sekali ya!

2. Rutin memotong kuku

2. Rutin memotong kuku
Pexels/Freestock.org

Salah satu cara mewarat dan membersihkan kuku yang paling utama ialah dengan rutin memotongnya. Potong kuku tangan dan kaki anak mama ketika sudah cukup panjang. 

Mama dapat memotong kuku tangan anak lurus atau sedikit membulat di tepinya. Sedangkan kuku kaki sebaiknya dipotong lurus. 

Potong kuku setelah mandi, sebab air membuat kuku menjadi lunak dan mudah untuk dipotong. Setelah memotong menggunakan gunting kuku, kamu juga dapat merapikan kuku si Kecil yang bergerigi atau tajam dengan kikir kuku. 

Mama perlu membiasakan memotong kuku si Kecil sebab ini dapat menghindari penumpukan kuman dan bakteri di bagian kuku. Kuku yang panjang juga mudah menyebabkan luka ketika anak-anak menggunakannya untuk menggaruk tubuhnya. 

Editors' Picks

3. Pastikan kuku berada dalam kondisi kering

3. Pastikan kuku berada dalam kondisi kering
parenting.firstcry.com

Jaga selalu kuku anak mama dalam kondisi kering. Sehabis mandi atau mencuci tangan, Mama dapat menggunakan tisu atau handuk kecil untuk mengeringkannya. Bersihkan dan keringkan sampai ke sela-sela kuku dengan menggunakan alat yang lembut dan aman bagi kuku anak mama. 

Ketika kuku dibiarkan berada dalam keadaan basah, ini dapat memicu terjadinya infeksi atau menimbulkan tumbuh jamur berbahaya pada kuku. 

4. Rutin membersihkan kuku

4. Rutin membersihkan kuku
Pexels/Ketut Subiyanto

Selain memotong kuku dengan rapi, pastikan juga kamu selalu rutin membersihkan kuku si Kecil. 

Coba bayangkan ada berapa banyak kuman dan bakteri yang hidup di bawah kuku. Itulah mengapa anak-anak perlu terbiasa mencuci tangan setelah bermain ataupun setelah pergi dari luar. 

Cuci dan bersihkan tangan menggunakan kuku. Untuk mendapatkan hasil kuku yang lebih bersih, Mama dapat menggunakan sikat kuku atau sikat gigi untuk membantu membersihkan hingga ke sela-sela atau ujung bawah kuku. Pastikan Mama mengeringkan kuku anak setelahnya. 

5. Perhatikan juga konsumsi makanan si Kecil

5. Perhatikan juga konsumsi makanan si Kecil
Freepik

Ternyata konsumsi makanan yang baik juga ikut berpengaruh menjaga kebersihan kuku lho. Mama perlu membiasakan si Kecil mengonsumsi makanan berprotein tinggi.

Makanan kaya protein seperti telur membantu menjadikan kuku lebih sehat dan kuat. Kuning telur juga memiliki kandungan vitamin yang dapat membantu mengembalikan kesehatan kuku kering dan rapuh.

Selain protein, makanan kaya vitamin seperti sayur dan buah-buahan. Beberapa jenis buah seperti buah kiwi, pisang, blueberry dan anggur mengandung sejumlah vitamin yang dapat membantu menyehatkan kuku. 

Sayur-sayuran sendiri dikenal memiliki vitamin, kalsium, zat besi, dan antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menjaga kesehatan tubuh. Kamu dapat memberikan si Kecil sayur kaya zat besi seperti brokoli dan bayam. 

6. Bersihkan juga kutikula kuku

6. Bersihkan juga kutikula kuku
healthline.com

Ketika merawat kuku anak mama, jangan lupa untuk membersihkan bagian kutikula kuku mereka. 

Kutikula sendiri merupakan bagian potongan kulit kecil yang terdapat di ujung bawah kuku. Mereka berfungsi sebagai lapisan tambahan untuk melindungi kuku dari bakteri masuk ke sel-sel kulit yang berada di bawah kuku, 

Anak-anak mungkin menarik atau menggigit kutikula mereka dan ini dapat menyebabkan munculnya infeksi. Kutikula juga dapat menjadi kering dan rusak yang menyebabkan masuknya bakteri ke dalam kulit. 

7. Hindari hal-hal berikut ini

7. Hindari hal-hal berikut ini
Freepik

Selain merawat dan menjaga kebersihan kuku melalui cara-cara di atas, ada juga hal-hal yang perlu anak mama hindari seputar kukunya. Berikut ini hal yang perlu mereka hindari:

  • Anak-anak sebaiknya tidak menggigit kuku karena itu dapat mengakibatkan infeksi. 
  • Hindari mencongkel kuku dengan benda apapun karena dapat merusak kuku. 
  • Anak mama sebaiknya tidak memotng kutikula atau mendorongnya. 
  • Hindari penggunaan cat kuku berbahan akrilik karena berbahaya bagi kuku.
  • Hindari penggunaan penghapuscat kuku lebih dari dua kali sebulan. 

Yuk selalu jaga kuku agar tetap bersih dan cantik! Biasakan anak-anak ingat untuk selalu memotong dan membersihkannya ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.