Ilustrasi - parenting.firstcry.com
Dari banyaknya kasus kebakaran, salah satu penyebabnya mungkin karena kelalaian orangtua yang menyebabkan sang anak penasaran untuk bermain dengan korek api. Selain membahayakan dirinya sendiri, api juga membahayakan dan merugikan orang sekitarnya.
Agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi, khususnya pada putra putri kita di rumah, Mama bisa mengajarkan pada anak bahaya dari bermain korek api secara baik-baik dan dengan bahasa yang mudah dipahami.
Berikut diantaranya yang bisa Mama ajarkan pada anak:
- Mulai dengan memberi penjelasan betapa panasnya api dan bagaimana korek dapat melukai tangan juga menyakiti dirinya dan orang lain.
- Jelaskan dan contohkan bahwa korek api dan benda tajam lain seperti pisau, oven, atau lilin bukanlah benda-benda yang bisa dijadikan mainan karena dapat membahayakan.
- Jangan melarang anak, namun jangan pula membiarkan. Meski anak penasaran, jangan melarangnya dengan keras ya, Ma. Hal ini justru akan membuatnya semakin penasaran untuk mencoba. Sebaiknya bicarakan secara pelan-pelan bagaimana bahayanya api jika ia bermain dengan benda-benda seperti korek api dan sejenisnya.
- Ajarkan bahaya api dengan metode yang menarik seperti buku atau mainan lain. Mama bisa menjelaskan gambar atau mainan pemadam kebakaran beserta fungsinya. Sehingga anak dapat memahami bahwa api dapat membahayakan kehidupan ia dan orang lain dengan cara yang lebih dimengerti.
- Ajarkan untuk meminta bantuan pada orang dewasa. Jika anak ingin menyalakan api atau menggunakan benda berbahaya lainnya, ada baiknya mengajarkan anak untuk berani meminta bantuan pada yang lebih dewasa. Jangan biarkan anak melakukan kegiatan berbahaya sendiri tanpa pengawasannya ya, Ma.
Nah, itu dia yang dapat Mama ajarkan pada anak mengenai bahaya bermain api. Agar kejadian seperti informasi di atas tidak terjadi pada Mama, ajarkan cara-cara tersebut sejak dini yuk, Ma!