Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Anak Main Korek Api, Satu Rumah di Bogor Hangus Terbakar

Anak Main Korek Api, Satu Rumah di Bogor Hangus Terbakar
Freepik/Ksenia_she

Dunia anak-anak memang dipenuhi dengan dunia penuh permainan. Ada banyak jenis permainan yang dapat dimainkan oleh anak-anak dalam keadaan apapun dan dimana pun.

Namun saat anak tengah asyik bermain, ada baiknya Mama atau Papa tetap mengawasi mereka ya! Jika tidak, mungkin kejadian serupa akan menimpa pada rumah Mama.

Seperti yang terjadi di daerah Bogor, tepatnya di Kelurahan Tegal Gundil, Bogor Utara, Jawa Barat, satu rumah terbakar pada Rabu (26/8/2020) pagi akibat anak bermain korek api di atas kasur.

Dari adanya kejadian ini, tentu saja dapat menjadi pembelajaran bagi para orangtua untuk mengajarkan bahaya bermain api pada anak sejak dini. Ajarkan dengan baik-baik dan dengan bahasa yang mudah dipahami ya, Ma!

1. Tak sadar sang anak tengah bermain korek api

Ilustrasi - Freepik
Ilustrasi - Freepik

Dalam penjelasannya, Kabid Pemadam Kebakaran pada Satpol PP Kota Bogor Muhammad Ade Nugraha menerima laporan dari warga bahwa api muncul di rumah salah seorang warga, sekitar pukul 07.15 WIB.

Saat itu juga pihaknya mengerahkan 4 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Bogor dan 1 unit dari Kabupaten untuk memadamkan api yang mulai membesar.

Setelah berhasil memadamkan api sekitar 30 menit setelahnya, pihak pemadam menyebutkan bahwa ini terjadi karena adanya kelalaian manusia tepatnya karena orangtua yang tidak menyadari anaknya tengah bermain korek api.

2. Sang anak berhasil diselamatkan

ilustrasi - Freepik
ilustrasi - Freepik

Dalam penjelasannya, Ade Nugraha menyebutkan bahwa anak yang bermain api tepatnya di atas kasur rumahnya berhasil diselamtkan oleh orangtuanya ketika api mulai membesar.

Saat kejadian, orangtua sang anak melihat adanya asap dan bau dari dalam rumah, mereka pun langsung berlari ke dalam untuk menyelamatkan anak mereka dari kobaran api. Beruntung pihak pemadam kebakaran setempat berhasil memadamkan api sebelum merembet ke pemukiman warga lainnya. 

3. Ajarkan anak bahaya bermain korek api

Ilustrasi - parenting.firstcry.com
Ilustrasi - parenting.firstcry.com

Dari banyaknya kasus kebakaran, salah satu penyebabnya mungkin karena kelalaian orangtua yang menyebabkan sang anak penasaran untuk bermain dengan korek api. Selain membahayakan dirinya sendiri, api juga membahayakan dan merugikan orang sekitarnya.

Agar kasus seperti ini tidak terjadi lagi, khususnya pada putra putri kita di rumah, Mama bisa mengajarkan pada anak bahaya dari bermain korek api secara baik-baik dan dengan bahasa yang mudah dipahami. 

Berikut diantaranya yang bisa Mama ajarkan pada anak:

  • Mulai dengan memberi penjelasan betapa panasnya api dan bagaimana korek dapat melukai tangan juga menyakiti dirinya dan orang lain.
  • Jelaskan dan contohkan bahwa korek api dan benda tajam lain seperti pisau, oven, atau lilin bukanlah benda-benda yang bisa dijadikan mainan karena dapat membahayakan.
  • Jangan melarang anak, namun jangan pula membiarkan. Meski anak penasaran, jangan melarangnya dengan keras ya, Ma. Hal ini justru akan membuatnya semakin penasaran untuk mencoba. Sebaiknya bicarakan secara pelan-pelan bagaimana bahayanya api jika ia bermain dengan benda-benda seperti korek api dan sejenisnya.
  • Ajarkan bahaya api dengan metode yang menarik seperti buku atau mainan lain. Mama bisa menjelaskan gambar atau mainan pemadam kebakaran beserta fungsinya. Sehingga anak dapat memahami bahwa api dapat membahayakan kehidupan ia dan orang lain dengan cara yang lebih dimengerti.
  • Ajarkan untuk meminta bantuan pada orang dewasa. Jika anak ingin menyalakan api atau menggunakan benda berbahaya lainnya, ada baiknya mengajarkan anak untuk berani meminta bantuan pada yang lebih dewasa. Jangan biarkan anak melakukan kegiatan berbahaya sendiri tanpa pengawasannya ya, Ma.

Nah, itu dia yang dapat Mama ajarkan pada anak mengenai bahaya bermain api. Agar kejadian seperti informasi di atas tidak terjadi pada Mama, ajarkan cara-cara tersebut sejak dini yuk, Ma!

Share
Topics
Editorial Team
Novy Agrina
EditorNovy Agrina
Follow Us

Related Articles

See More

Mazaya Amania dan Prince Poetiray Rilis Lagu “Bersinar Bersama”

05 Mei 2026, 17:35 WIBBig Kid