Baik anak laki-laki maupun perempuan, keduanya punya tantangan tersendiri dalam memberikan pola asuh, terutama dalam hal mengelola emosi.
Tak sedikit anak laki kerap memilih diam saat sedih, menutup diri saat kecewa, atau malah meledak saat marah. Biasanya, ini terjadi karena pesan bahwa "laki-laki harus kuat" masih melekat kuat di sekitar mereka.
Padahal, emosi yang dipendam bisa berubah jadi ledakan atau sikap menarik diri. Nah, supaya anak laki-laki mama bisa tumbuh jadi pribadi yang tenang dan tangguh, yuk ajari ia meluapkan perasaan dengan cara yang sehat.
Berikut Popmama.com rangkumkan 5 cara sederhana yang bisa Mama terapkan dalam mendidik anak laki-laki agar bisa mengelola emosi dengan baik dan sehat.
