Mama, pernah mendapati si Anak pulang ke rumah dengan wajah cemberut, gak?
Setelah ditanya, ternyata anak diejek oleh teman sebayanya di sekolah.
Masalah ejekan memang menjadi bagian yang cukup umum dalam lingkungan sosial anak sehari-hari.
Namun, Mama tentu tidak boleh menganggap remeh hal ini karena ejekan bisa berdampak buruk bagi kesehatan mental si Anak, lho.
Karena jika dibiarkan, anak bisa merasa minder, kehilangan rasa percaya diri, hingga menarik diri dari lingkungan sosialnya.
Oleh karena itu, penting banget bagi Mama untuk mengetahui langkah tepat dalam mendampingi anak.
Sebagai orangtua, tugas utama kita bukan hanya melindunginya secara fisik, tetapi juga membentuk mental anak agar ia tangguh saat menghadapi situasi sulit.
Anak-anak seringkali belum mampu membedakan mana candaan yang wajar dan mana perkataan yang sudah melewati batas menyakiti.
Respons setiap anak pun bisa sangat beragam, tergantung pada kepribadian, tingkat kepercayaan diri, serta pengalaman mereka sebelumnya.
Maka dari itu, yuk Ma, simak di Popmama.com cara membentuk mental anak dari ejekan teman sebayanya!
