Mitos atau Fakta, Belajar Berenang Sejak Dini Bikin Anak Sehat

Mumpung masih libur nih, ajak anak mama belajar berenang agar ia dapat manfaatnya

27 Juni 2018

Mitos atau Fakta, Belajar Berenang Sejak Dini Bikin Anak Sehat
Unsplash/leorivasmicoud

Keberadaan waterboom dan waterpark kini makin menjamur. Sasaran utama para pengelola adalah keluarga. Banyak wahana seru ditawarkan, dan hampir kesemuanya bisa dimainkan oleh balita hingga dewasa. Bisnis ini agaknya menjanjikan karena semua orang pasti doyan main air.

Nah, mumpung anak-anak masih libur sekolah, bolehlah Mama ajak bermain di wahana seru ini. 

Terlepas dari bersenang-senang main air, berenang memang memiliki segudang manfaat baik bagi kesehatan tubuh. Tidak heran banyak orang tua yang mengajarkan pada anaknya sejak masih bayi. Biasanya diawali dengan membawa bayi ke baby spa, di mana tersedia kolam kecil untuk bayi berenang.

Mama tertarik mengajarkan renang pada anak sejak dini?

Makin rutin berenang katanya bikin enggak gampang sakit lho! Benar tidak?

Simak penjelasan Popmama.com di bawah ini.

Olah raga yang Baik untuk Kesehatan Otak dan Jantung

Olah raga Baik Kesehatan Otak Jantung
Pxhere

Renang adalah olah raga kardiovaskular yang baik.

Saat berenang, denyut jantung kita meningkat dan aliran darah semakin lancar. Latihan mengatur pernapasan baik untuk menjaga kelenturan otot-otot organ dalam. Selain itu, gerakan koordinasi antara tangan dan kaki juga tak kalah baiknya dalam melatih kerja otot.

Gerakan berpola yang dilakukan saat berenang membutuhkan koordinasi dari kedua sisi tubuh, kanan dan kiri. Kegiatan ini mengaktifkan saraf-saraf di otak terutama yang berada dalam corpus callosum. Bagian otak yang satu ini mengatur komunikasi, respons terhadap rangsangan, dan interaksi antar bagian otak.

Dari segi kesehatan mental, berenang bisa melatih fokus anak sejak dini. Ia harus mengatur gerak tangan, kaki, dan tubuhnya secara fokus untuk mencapai titik akhir. Sedikit saja konsentrasinya buyar, koordinasi geraknya menjadi tidak padu.

Ini bukti bahwa berenang tak hanya baik untuk kebugaran tubuh tapi juga kesehatan mental.

Editors' Picks

Menyalurkan Energi dan Emosi Secara Positif

Menyalurkan Energi Emosi Secara Positif
Pxhere

Anak yang dibiasakan berolahraga dan aktif bergerak sejak dini, memiliki tubuh yang lebih bugar. Ia akan merasa kurang nyaman jika tidak berolah raga selama beberapa hari. Dibanding duduk atau tiduran santai sambil bermain gadget, ia lebih memilih untuk menggerakkan tubuhnya. Jadi Mama tak perlu lagi memaksanya beranjak dari sofa dan meninggalkan sejenak gadget-nya.

Meski terlihat sebagai olah raga menyenangkan, berenang juga menguras banyak energi. Hal ini baik untuk menyalurkan emosi anak. Ketika anak dalam kondisi berenergi penuh tapi tidak diimbangi dengan aktivitas sepadan, ia cenderung rewel dan gelisah.

Berenang juga bisa meningkatkan kualitas tidur anak. Tubuhnya yang lelah setelah berenang di sore hari, membuatnya tidur lebih awal dan nyenyak. Gak perlu lagi ribut-ribut menyuruh Si Anak tidur, karena ia akan beristirahat dengan sendirinya untuk memulihkan stamina.

Yuk, Ma ajari anak mama berenang sejak dini.

Ajarkan juga bagaimana menyiapkan perlengkapan berenangnya, menyimpan di loker, lalu memisahkan baju basah setelah selesai.

Mama bisa juga mengikutkan Si Anak di tempat kursus berenang. Ia tak hanya berolahraga, tapi juga mendapat kesempatan untuk bersosialisasi dengan peserta lainnya dan belajar memahami instruksi dari pelatih.

Hmm, siapa tahu ia juga bisa ikut kompetisi renang. Juara!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!