5 Alasan Mengapa Anak Perlu Memiliki Rutinitas yang Konsisten

Menetapkan rutinitas yang konsisten dapat membantu mencegah kecemasan pada anak lho!

27 September 2021

5 Alasan Mengapa Anak Perlu Memiliki Rutinitas Konsisten
Freepik

Setiap anggota keluarga memiliki peran dan tugasnya setiap hari. Banyaknya hal yang perlu dilakukan seringkali membuat kewalahan jika tidak disusun dengan benar. Tak hanya pada orang dewasa, hal ini juga bisa dialami oleh anak-anak, walaupun mungkin jadwalnya belum begitu padat.

Ketika memiliki rutinitas untuk diikuti, ini berarti membuat jadwal sepanjang hari menjadi lebih terkotak-kotak dan lebih mudah dipahami. Ini juga memudahkan anak untuk memanfaatkan waktu yang ditentukan untuk setiap aktivitas dan tugas yang akan dilakukan

Tak hanya itu saja, ada beberapa manfaat lainnya yang bisa anak mama dapatkan jika mulai membangun rutinitas yang konsisten. Apa sajakah itu?

Yuk simak informasinya yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini ya!

1. Anak mengetahui kegiatan apa yang selanjutnya akan dilakukan

1. Anak mengetahui kegiatan apa selanjut akan dilakukan
Freepik/pch.vector

Ketika ada rutinitas yang konsisten untuk diikuti anak mama, ia akan memiliki pemahaman umum tentang apa yang diharapkan darinya, dan kegiatan apa yang akan dilakukan selanjutnya.

Dilansir dari My Starry Chart, mengatakan bahkan jika anak belum cukup memahami seluk-beluk manajemen waktu, struktur rutin memungkinkan anak untuk dapat memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya di waktu tertentu.

Ini menjadi cara yang tepat bagi anak-anak untuk dapat menantikan kegiatan mendatang.

Misalnya, jika keluarga secara rutin memiliki waktu luang untuk bermain bersama setelah makan malam, anak akan mulai menantikannya, dan ia lebih cenderung fokus saat makan, untuk mendapatkan hal-hal yang menyenangkan sedikit lebih cepat.

Editors' Picks

2. Menciptakan stabilitas dan mengurangi kecemasan

2. Menciptakan stabilitas mengurangi kecemasan
Freepik/Pch.vector

Rutinitas menciptakan rasa aman dan stabilitas bagi anak-anak. Seperti poin sebelumnya, anak dengan rutinitas yang konsisten berkembang karena mampu memahami apa yang terjadi selanjutnya, dan apa yang diharapkan darinya.

Dilansir dari Premier Academy, hidup bisa membuat stres, tetapi ketika mengetahui apa yang diharapkan ini dapat membantu mengurangi stres. Jika orangtua sakit atau pindah rumah, menerapkan rutinitas tertentu akan membantu menenangkan anak.

Saat seorang anak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya dalam urutan kejadian, ia dapat merasa nyaman. Tanpa menghadapi rasa takut akan hal yang tidak diketahui, anak dapat dengan lebih percaya diri memproses hari-harinya dan menikmati momen tanpa kecemasan.

3. Meningkatkan kemandirian

3. Meningkatkan kemandirian
Freepik

Rutinitas yang konsisten juga sangat membantu dalam mendorong kemandirian anak. Dengan memahami apa yang datang lebih dulu, dan urutan apa yang terjadi selanjutnya, ia bisa segera melakukannya tanpa harus diminta terlebih dahulu.

Misalnya, jika anak tahu bahwa setelah makan malam ia perlu melakukan tugas, maka ia akan melakukannya secara otomatis tanpa diminta, dituntut atau diingatkan untuk melakukannya. Ini mengarah pada peningkatan kemandirian serta kepercayaan diri.

4. Mengurangi penolakan atau meributkan situasi

4. Mengurangi penolakan atau meributkan situasi
Freepik

Dengan memiliki rutinitas yang konsisten, jauh lebih kecil kemungkinannya bagi anak untuk mengamuk dan menolak menyelesaikan tugasnya, karena rutinitas ini akan menjadi norma kebiasaan yang ia lakukan sehari-hari.

Ketika ada rutinitas yang harus diikuti keluarga, anak mampu menyesuaikan perilakunya untuk mengambil peran di dalamnya.

Misalnya, jika anak mama tahu bahwa setelah pekerjaan rumahnya selesai, makan malamnya akan disajikan. Ini akan membuat anak segera beralih ke makan malam dan mengonsumsi makanannya, tanpa meributkan situasi atau menolak kenyataan bahwa sekarang saatnya untuk duduk dan makan.

5. Mengajarkan kebiasaan hidup sehat sejak dini

5. Mengajarkan kebiasaan hidup sehat sejak dini
Freepik/Karlyukav

Ketika seorang anak berkembang dalam rutinitas, ini membawa kebiasaan yang baik dan sehat untuk masa depannya. Saat anak berkembang dan mulai tumbuh dewasa, ia akan kembali pada pola yang dipelajari dan menerapkannya pada berbagai aspek di kehidupannya.

Rutinitas yang konsisten ini mengajarkan anak bagaimana menciptakan kebiasaan belajar yang sehat, kebiasaan bersosialisasi yang sehat, dan sebagainya.

Menetapkan rutinitas juga mengajarkan anak bagaimana menghubungkan tugas-tugasnya dari satu ke yang lain, sebagai keterampilan hidup yang penting dan sangat diperlukan selama bertahun-tahun yang akan datang.

Nah itulah beberapa manfaat memiliki rutinitas yang konsisten pada anak sejak usia dini. Selain memiliki banyak manfaat, rutinitas juga baik bagi anak-anak dan orangtua untuk memiliki waktu luang untuk bermain, bersantai, atau berkreasi.

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.