7 Aturan Penting Demi Menjaga Keselamatan Anak Mama di Jalan Raya

Berikut aturan demi keselamatan anak di jalan raya, Mama sudah menerapkannya belum, nih?

31 Januari 2019

7 Aturan Penting Demi Menjaga Keselamatan Anak Mama Jalan Raya
Pixabay/Coombesy

Mama dapat dengan mudah memonitor anak mama ketika mereka berada di rumah. Namun, ketika mereka pergi ke luar rumah, belum tentu Mama bisa menjaga mereka setiap saat bukan?

Oleh karena itu, sangat penting bagi Mama untuk menanamkan aturan atau kebiasaan demi memastikan keselamatan anak mama di luar rumah, terutama di jalan raya.

Terlebih, mengajari anak mama tentang keselamatan di jalan raya adalah bagian yang sangat penting karena hal tersebut secara langsung menyangkut keselamatan fisik dan kesejahteraan saat mereka tumbuh dan menjadi mandiri.

Maka dari itu, Mama perlu mempelajari dan memberikan pemahamanan tentang pentingnya menanamkan peraturan keselamatan lalu lintas dan bahaya jika anak Mama tidak melakukannya.

Dirangkum dari parenting.firstcry.com, berikut Popmama.com sajikan informasi mengenai 7 aturan penting yang bisa Mama ajarkan demi menjaga keselamatan anak mama di jalan raya.

1. Menyebrang jalan pada zebra cross

1. Menyebrang jalan zebra cross
Flickr.com/Dmitry Ryzhkov

Anak-anak termasuk juga Mama tidak boleh menyebrang jalan di semua tempat, ya. Ada banyak zebra cross yang telah disiapkan untuk digunakan oleh pejalan kaki yang akan menyebrang jalan.

Selain itu, anak Mama cenderung akan berlari atau memilih tempat untuk menyebrang karena jalanan tersebut terlihat kosong. Padahal banyak kecelakaan terjadi karena pengendara tidak waspada dengan area blind spot—area di luar jangkauan penglihatan pengendara.

2. Lihat kiri-kanan sebelum menyebrang

2. Lihat kiri-kanan sebelum menyebrang
Flickr.com/Brian Evans

Nah, terkadang, tidak semua tempat selalu ada zebra cross ya, Ma. Misalnya, di daerah perumahan atau di beberapa jalan lainnya.

Selain itu, anak-anak juga suka menyebrang jalan sambil berlari atau sambil sibuk dengan dunianya. Sehingga mereka jadi tidak memperhatikan lingkungan sekitarnya. Hal inilah yang semakin membuat Mama jadi tidak tenang, bukan?

Maka dari itu, ada aturan atau kebiasaan yang bisa Mama terapkan untuk tetap menjaga keselamatan anak Mama. Salah satunya adalah dengan meminta mereka untuk selalu melihat kiri-kanan sebelum menyebrang jalan.

3. Tidak berlari-larian di jalan

3. Tidak berlari-larian jalan
Flickr.com/William C

Seperti yang disebutkan di poin sebelumnya. Anak mama sering berlarian dimana saja. Hal ini disebabkan karena mereka belum bisa memahami perbedaan antara taman bermain yang aman dan ruang terbuka lainnya. Dan tentunya hal ini sangat berisiko ya, Ma.

Maka dari itu, berikanlah mereka pengarahan dan pemahaman untuk tidak berlari ketika mereka berada di dekat jalan atau ketika hendak menyebrang. Selain berisiko untuk anak Mama, berlari-larian di jalanan dapat menyebabkan pengendara mobil atau motor juga mengalami kecelakaan.

Editors' Picks

4. Membaca dan memahami rambu

4. Membaca memahami rambu
Unsplash/Kenan Süleymanoğlu

Anak mama juga perlu mengetahui rambu dan sinyal lalu lintas. Mama bisa menunjukkan dan mengajarkan anak mama mengenai hal tersebut ketika sedang berada di dalam kendaraan.

Selama di perjalanan, Mama bisa menunjukkan dan mengajarkan mereka tentang lampu lalu lintas dan bagaimana perbedaan antara lampu merah, lampu kuning, dan lampu hijau. Selain itu, jangan lupa untuk mengajarkan juga tentang lampu pelican crossing dan berbagai rambu lainnya.

5. Pastikan keamanan anak saat bersepeda

5. Pastikan keamanan anak saat bersepeda
Flickr.com/monitron

Umumnya, anak-anak menyukai bermain sepeda. Masalahnya adalah Mama tidak selalu bisa menemani dan mengawasi mereka. Nah, maka dari itu, berikut

Berikut adalah peraturan yang harus diikuti anak mama untuk memastikan keamanan mereka saat bersepeda:

  • Pakai helm: Mama sering kali menyepelekan pentingnya menggunakan helm. Padahal helm itu dapat mengurangi risiko cedera kepala hingga 70 persen.
  • Periksa dan rawat sepeda: Ban kempes dan rem yang tidak berfungsi adalah dua penyebab yang dapat membuat anak Mama hilang kendali. Maka dari itu, selalu periksa sepeda anak Mama secara berkala ya.
  • Zona aman: Ini juga penting nih, Ma. Pastikan bahwa anak Mama bermain atau mengendarai sepeda di zona aman—di mana tidak banyak kendaraan—dan hindari jalan raya utama. Jika ada jalur sepeda, ajarkan mereka untuk mengendarai sepeda sesuai jalurnya atau mengendarai di sebelah kiri jalan.

6. Aturan di dalam mobil

6. Aturan dalam mobil
Flickr.com/Reputation Tempe

Saat berkendara atau di dalam kendaraan, ada 2 hal penting yang harus dicontohkan dan diajarkan pada anak Mama:

  • Gunakan sabuk pengaman: hal ini harus dijadikan sebagai sebuah kebiasaan ya, Ma. Baik Mama dan Papa. Termasuk anak mama, terlebih mereka berisiko lebih tinggi untuk terjatuh dan terluka karena terbentur dan lain sebagainya.
  • Tidak mengeluarkan bagian anggota tubuh ke luar jendela mobil: ada banyak insiden yang menyebabkan cedera kepala atau lengan. Jangan sampai terjadi pada anak mama, ya!

7. Turun dari kendaraan

7. Turun dari kendaraan
parenting.firstcry.com

Anak-anak bisa mengalami kecelakaan atau terjatuh saat mereka turun dari mobil. Oleh karena itu, pastikan untuk mengarahkan mobil ke pinggir jalan atau ke arah jalur pejalan kaki  terlebih dahulu, barulah minta anak Mama untuk turun dari kendaraan ya, Ma. Agar lebih aman, agar mereka terhindar dari bahaya kendaraan lain yang melaju.

Nah, itulah aturan yang bisa Mama tanamkan dan terapkan pada anak Mama, ya! Agar mereka selalu aman dan selamat saat berada di luar rumah terutama di jalan raya.