Saat memilih pendidikan untuk anak, Mama tidak hanya memikirkan sekolah mana yang bagus, tetapi juga lingkungan seperti apa yang akan membentuk cara anak berpikir dan bersikap.
Misalnya, apakah anak akan terbiasa menyampaikan pendapat, belajar bekerja sama dengan teman yang beragam, sekaligus tetap memahami nilai dan budaya yang ia temui di rumah dan lingkungan sekitar, atau bahkan sudah mulai hidup di dunia yang makin cepat berubah, di mana kemampuan berpikir kritis dan punya daya saing menjadi kunci untuk siap menghadapi masa depan.
Kebutuhan akan pendidikan yang mampu menggabungkan wawasan global dengan nilai lokal inilah yang menjadi fokus media briefing yang digelar oleh Wellington College Independent School Jakarta pada Selasa, 15 Januari 2026, di Jakarta.
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber membagikan pandangan mereka mengenai pengembangan pendidikan jangka panjang dan kolaborasi lintas budaya, di antaranya:
Melissa Meyers selaku Founding Head of School Wellington College Independent School Jakarta
Tan Wee Han selaku Governor and Chief Executive Officer Wellington College Education Singapore Group (WCESG)
Tommy Suryopratomo selaku pembina yayasan Wellington College Independent School Jakarta
Berikut Popmama.com ulas kolaborasi kurikulum global–lokal dalam pendidikan Indonesia.
