10 Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak

Pendidikan untuk anak penting loh, Ma

13 Juni 2021

10 Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak
freepik/prostooleh

Pada umumnya pendidikan anak berawal dari lingkungan terdekatnya yaitu lingkungan keluarga. Pendidikan anak antara sekolah dan rumah harus seimbang. Dorongan dan pembelajaran dari orangtua berperan penting dalam keberhasilan anak.

Peran orangtua sangat penting dalam pendidikan anak sehingga diharapkan orangtua harus memiliki waktu yang banyak untuk mengajarkan anak ketika di rumah.

Jika Mama ingin mengetahui peran orangtua dalam pendidikan anak, kali ini Popmama.com telah merangkumnya.

1. Menciptakan Keluarga yang Harmonis

1. Menciptakan Keluarga Harmonis
pixabay/stevewellsrealestate

Peran pertama yang dapat Mama berikan ke anak yaitu menciptakan keluarga yang harmonis. Suasana keluarga yang harmonis akan mendukung proses belajar yang baik saat di rumah.

Keluarga yang harmonis dapat memberikan pelajaran tentang tanggung jawab, kejujuran, kemandirian, dan disiplin.

Ma, anak mudah meniru apa yang dilakukan oleh orangtua termasuk sikap-sikap yang ditunjukkan. Jika Mama dan Papa mengalami pertengkaran akan membuat anak merasa asing bahkan tidak mau belajar di rumah.

2. Membangun komunikasi selama kehamilan dan proses persalinan

2. Membangun komunikasi selama kehamilan proses persalinan
freepik/senlvpetro

Peran orangtua dalam mengajak berbicara pada bayi yang masih di dalam kandungan akan memberikan pengaruh baik. Komunikasi ini akan membuat bayi merasa tenang, merangsang kecerdasan otak, dan yang terpenting memiliki ikatan batin yang kuat dengan Mama.

Dengan adanya ikatan batin yang kuat,  maka saat proses persalinan Mama dan bayi dapat saling menguatkan serta berkompromi untuk bekerjasama melewati proses persalinan yang normal, aman dan nyaman.

3. Mengatur waktu anak

3. Mengatur waktu anak
pixabay/anncapictures

Di era milenial, semua teknologi semakin canggih. Anak akan semakin tertarik dengan teknologi dan gadget. Hal ini membuat anak menghabiskan waktu seharian untuk bermain game online dan menonton film.

Terlalu sering bermain gadget sangat tidak bagus untuk kesehatan mata bahkan dapat membuat anak menjadi malas belajar.

Mama bisa mengingatkan dan mengatur jam anak antara belajar dengan bermain. Jika Mama atau Papa sedang bekerja dapat dilakukan melalui telefon.

4. Menjadi guru saat di rumah

4. Menjadi guru saat rumah
freepik/pressfoto

Orangtua tentu dapat berperan menjadi seorang guru saat di rumah. Ketika anak ada tugas dari sekolah, Mama bisa membantu untuk mengajarinya.

Tidak hanya itu, Mama juga bisa memberikan pendidikan secara moral pada anak.

Editors' Picks

5. Menjadi pendengar yang baik

5. Menjadi pendengar baik
freepik/katemangostar

Sering kali anak merasa takut jika inging bercerita apa yang dirasakan saat sekolah ataupun bermain. Hal ini akan membuat anak selalu memendam segala sesuatu mengenai kehidupannya.

Seorang anak sangat membutuhkan pendengar yang baik dari keluarga.

Terkadang anak ingin bercerita ketika ditanya terlebih dahulu oleh orangtua. Mama bisa bertanya pada anak mengenai sekolah dan pertemanan nya.

Setelah merasa nyaman, anak akan selalu bercerita pada Mama tanpa harus ditanya-tanya.

6. Memberi perhatian ke anak

6. Memberi perhatian ke anak
freepik/senlvpetro

Seorang anak selalu membutuhkan perhatian yang lebih dari orangtua. Perhatian yang diberi pada anak akan memberikan hal yang positif.

Mama bisa memberikan perhatian pada anak mulai dari hal kecil, seperti menemani anak ketika menonton televisi dan membantu ketika kesulitan belajar.

7. Berpartisipasi dalam kegiatan anak di sekolah

7. Berpartisipasi dalam kegiatan anak sekolah
freepik/prostooleh

Keterlibatan orangtua dalam proses pembelajaran anak di sekolah akan sangat mendorong peningkatan prestasi akademik anak.

Mama bisa terlibat dalam kegiatan anak di sekolah, yaitu menghadiri kegiatan yang dilaksanakan oleh pihak sekolah, menjalin hubungan baik dengan guru, dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan di sekolah.

8. Mengapresiasi hasil kerja anak

8. Mengapresiasi hasil kerja anak
freepik/senlvpetro

Pada dasarnya anak ingin selalu menunjukkan kepada orangtua hasil karya yang telah dibuat. Apapun hasil yang diberikan oleh anak, sebaiknya orangtua selalu mengapresiasikan dan beberikan komentar yang positif.

Hal kecil seperti ini akan membuat anak merasa bangga dan percaya diri, serta melatih anak untuk melakukan yang lebih baik lagi.

Jika hasil karya anak tidak begitu bagus jangan dimarahi yaa, Ma. Mama bisa memberikan nasihat yang baik agar anak mengerti akan kesalahannya.

9. Mengawasi pertemanan anak

9. Mengawasi pertemanan anak
freepik/jcomp

Jaman sekarang dunia tidak sepenuhnya baik, begitu pula dengan pertemanan atau pergaulan sekarang. Peran orangtua sangat penting dalam hal ini, yang bertujuan menghindari anak dari hal yang tidak baik.

Memang banyak orangtua yang mengekang anaknya dengan tidak bermain lama atau tidak diberi izin untuk pergi dengan temannya. Hal ini jika berjangka panjang akan mengakibatkan anak menjadi berbohong saat ingin pergi.

Mama bisa bertanya dengan lembut pada anak mengenai teman-temannya. Jika anak ingin berpergian bersama temannya, Mama bisa memberi waktu jam pulang dan bertanya tempat tujuannya.

10. Membangun komunikasi yang demokratis

10. Membangun komunikasi demokratis
freepik/prostooleh

Membangun komunikasi yang baik sangat penting agar pendidikan anak dapat berjalan dengan lancar. Orangtua dapat memberikan kebebasan pada anak, tetapi tetap memberi arahan yang baik.

Komunikasi ini melatih anak menjadi displin, mandiri, berani,  dan mampu memecahkan masalah dengan sendiri.

11. Membantu dalam rencana pendidikan anak

11. Membantu dalam rencana pendidikan anak
pixabay/steveriot1

Pendidikan yang baik akan menjadi gerbang utama untuk kehidupan anak di masa depan.

Anak akan merasa bingung saat ingin menentukan pilihan untuk pendidikan selanjutnya.

Peran orangtua dalam pendidikan anak penting untuk membantu dalam memberikan penjelasan yang baik atas pilihan-pilihan anak.

Mama bisa memberikan pilihan yang terbaik pada anak, walau pada akhirnya anaklah yang akan menentukan pilihan tersebut.

Semoga Mama dan Papa dapat menjadi orangtua yang baik dan memiliki peran yang besar buat anak.

Baca Juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.