5 Tips Jaga Kesehatan Anak Pasca Pandemi, Perkuat Imun Tubuhnya

Anak memiliki segudang aktivitas pasca pandemi, simak tips menjaga kesehatan si Kecil yuk!

10 Februari 2023

5 Tips Jaga Kesehatan Anak Pasca Pandemi, Perkuat Imun Tubuhnya
Freepik/tirachardz

Setelah dua tahun lebih hidup berdampingan dengan virus Covid-19, saat ini semua masyarakat diberbagai belah dunia, termasuk Indonesia mulai melakukan aktivitas normal seperti biasa.

Setelah pemerintah mulai melonggarkan aktivitas di luar ruang, tak sedikit orangtua yang masih dibuat khawatir dengan kesehatan anak-anak mereka pasca pandemi ini.

Meskipun aktivitas masyarakat sudah mulai kembali seperti sedia kala, orangtua dihimbau agar senantiasa menjaga kesehatan anak pasca pandemi.

Tingginya aktivitas di luar rumah ini sebanding dengan meningkatnya potensi paparan penyakit yang bisa terjadi khususnya pada bayi dan anak-anak. 

Beberapa jenis penyakit yang dirasakan seperti demam, batuk, flu, cacar air hingga Respiratory Syncytial Virus (RSV).

Penyebabnya sangat beragam, mulai dari pengaruh pancaroba, kelelahan, hingga penularan dari lingkungan sekitar.

Untuk itu, orangtua diharapkan tetap menjaga kesehatan anak pasca pandemi dengan menerapkan beberapa tips yang sudah Popmama.com rangkum berikut ini.

1. Memberikan makanan bergizi seimbang

1. Memberikan makanan bergizi seimbang
Freepik/tirachardz

Untuk mencukupi nutrisi harian anak, orangtua perlu lebih bijak dalam menyediakan varian makanan yang akan diberikan kepada buah hatinya.

Mama bisa menyiapkan ragam menu dengan gizi seimbang dan bervariasi agar anak tetap mendapat nutrisi harian, serta tidak merasa bosan dengan menu yang itu-itu saja.

Ketika anak mendapat gizi seimbang yang dibutuhkan tubuhnya, mereka akan memiliki antibodi yang baik untuk meningkatkan imun tubuhnya dalam melawan berbagai penyakit.

Namun perlu diingat, Mama juga perlu memerhatikan asupan makanan yang diberikan sesuai dengan berat badannya, ya. Artinya, pastikan anak tidak terlalu kurus atau terlalu gemuk. Sebab anak yang obesitas pun juga lebih rentan terserang berbagai penyakit, Ma.

Editors' Pick

2. Melengkapi vaksinasi sesuai usia anak

2. Melengkapi vaksinasi sesuai usia anak
Freepik

Pemberian imunisasi atau vaksinasi pada anak adalah salah satu hal yang wajib orangtua berikan pada mereka. Pasalnya, vaksinasi adalah cara yang bisa orangtua lakukan untuk membantu anak terhindar dari berbagai macam penyakit.

Untuk itu, pastikan anak mama sudah mendapatkan vaksinak lengkap sesuai usianya, ya. Salah satunya vaksinasi Covid-19 yang saat ini sudah bisa diberikan oleh anak usia 6 tahun ke atas.

Bila perlu, sebaiknya Mama juga bisa melengkapi vaksinasi untuk pencegahan penyakit-penyakit berat lain yang memang sudah tersedia jenis vaksinnya.

Konsultasikan hal ini dengan dokter atau pusat layanan kesehatan terdekat ya, Ma.

3. Meminta anak untuk tetap terapkan protokol kesehatan

3. Meminta anak tetap terapkan protokol kesehatan
Pexels/RODNAE Production

Meskipun saat ini pemerintah sudah melonggarkan aktivitas di luar ruangan dan membebaskan penggunaan masker, sebaiknya orangtua tetap menghimbau anak-anaknya untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan.

Minta anak mama untuk selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di tempat yang ramai, seperti di sekolah atau saat sedang bermain dengan temannya.

Bila tidak terlalu berkepentingan, sebaiknya minta anak mama untuk menjauhi kerumunan dan tetap jaga jarak dengan orang sekitar.

Apabila selesai beraktivitas, selalu jaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, dan langsung membersihkan diri setiap kali dari luar rumah.

4. Menghindari kontak dengan orang yang sakit

4. Menghindari kontak orang sakit
Freepik/pvproductions

Sebagai orangtua, kita tidak bisa selalu berada di sekitar anak untuk mengawasinya. Misalnya saja saat anak berada di sekolah. Jadi, kita pun tidak bisa mengetahui apakah ada teman mereka atau orang sekitarnya yang sedang sakit atau tidak.

Nah, untuk mengatasinya, beri tahu anak untuk menghindari kontak langsung dengan orang-orang yang sakit.

Bukan mengajarkan anak untuk menjauhi teman-teman atau orang sekitarnya, tetapi cara ini hanya dilakukan sementara waktu untuk melindungi anak dari terpapar virus penyakit yang ada.

Hal ini juga berlaku jika anak yang sedang dalam keadaan tidak sehat.

Sebaiknya anak tetap beristirahat di rumah dan menghindari kontak dengan banyak orang, tujuannya agar tidak tidak terjadi risiko penyebaran virus antar satu sama lain.

5. Memberikan vitamin tambahan bila perlu untuk mendukung aktivitas anak

5. Memberikan vitamin tambahan bila perlu mendukung aktivitas anak
Unsplash/Anastasiya Pavlova

Umumnya, dokter anak lebih menyarankan orangtua mencukupi vitamin yang anak butuhkan dari asupan makanan bergizi dan bervariasi. Namun, suplemen vitamin juga bisa diberikan apabila anak membutuhkannya.

Apalagi, beberapa waktu terakhir kekhawatiran dari para Mama terkait pemberian obat atau suplemen berbahan dasar sirup membuat orangtua sebaiknya tidak asal memberikan suplemen vitamin tambahan.

Jika Mama ingin memberikan vitamin tambahan untuk anak, pastikan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu ya, Ma.

Dengan begitu, dokter bisa membantu menantukan jenis vitamin apa yang sesuai untuk kebutuhan anak.

Menjawab kekhawatiran para orangtua terkait pemberian vitamin yang beredar di pasaran, berdasarkan keterangan tertulis, salah satu vitamin untuk anak Imunped telah berhasil membuktikan keamanan produknya aman dari bahan-bahan berbahaya.

Imunped adalah suplemen anak dengan kandungan Zinc dan vitamin C. Vitamin C mampu meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi tubuh dari bakteri atau virus yang masuk. Produk ini didukung oleh kandungan Zinc sebagai mineral yang menjaga keseimbangan pertumbuhan jaringan imun tubuh. Sel pada tubuh anak akan membentuk pertahanan yang baik demi melawan virus dan bakteri.

Hal ini sebagaimana tercantum dalam surat edar Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) nomor B.PW.02.04.4.43.02.23.105 pada tanggal 1 Februari 2023, yang menyatakan bahwa vitamin ini lolos uji klinis dan aman dikonsumsi.

“Imunped dipastikan tidak menggunakan bahan berbahaya seperti EG (Etilen Glikol) dan DEG (Dietilen Glikol) dan aman untuk dikonsumsi," ujar Ivana Harsono, Product Manager Imunped.

Ia juga menerangkan bahwa vitamin ini, "Diproduksi sesuai cara pembuatan yang baik, serta telah melalui pengawasan yang ketat dari BPOM dan uji laboratorium pada setiap proses produksi. Jadi, Mama tidak perlu khawatir memberikan kepada buah hatinya untuk membantu menjaga daya tahan tubuh si Kecil.” 

Selain berbagai cara di atas, orangtua juga perlu mengajak anak-anaknya agar tetap aktif bergerak dengan melakukan olahraga rutin.

Dengan menerapkan tips-tips tersebut, diharapkan anak tetap terlindungi dari berbagai penyakit dan tetap produktif dalam aktivitas sehar-hari.

Baca juga:

The Latest