It takes a village to raise a child—karena anak tidak tumbuh sendirian, ia dibentuk oleh setiap pengalaman kecil di rumah dan sekitarnya
Film Na Willa menjadi salah satu tontonan keluarga yang dinanti di Lebaran 2026 ini. Film ini melihat bagaimana kehidupan dari kaca mata anak-anak. Ini membuat sudut pandangnya unik karena tidak hanya menghibur, tetapi juga menyisipkan banyak pelajaran penting seputar pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
Na Willa mengisahkan kehidupan Willa, seorang anak perempuan berusia 6 tahun yang tinggal di kawasan Krembangan, Surabaya, pada era 1960-an. Bersama teman-temannya seperti Dul, Farida, dan Bud, Willa menjalani hari-hari dengan penuh rasa ingin tahu, bermain, serta belajar memahami dunia di sekitarnya dengan cara yang polos dan jujur.
Dari interaksi sehari-hari hingga keputusan-keputusan kecil dalam hidup, perjalanan Willa menghadirkan berbagai sudut pandang tentang bagaimana anak melihat dunia. Film ini juga melihat hubungan Willa dengan sang Mama dengan dinamika pengasuhan yang dekat dengan kehidupan banyak keluarga.
Di balik ceritanya yang ringan, film ini menyimpan banyak makna yang bisa jadi bahan refleksi bagi orangtua dalam memahami anak.
Berikut Popmama.com rangkum pelajaran parenting dari film Na Willa!
