Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Studi Ungkap Peran Hewan Buat Anak Perempuan Percaya Diri dan Kreatif
Dok. LEGO
  • Sebuah studi global dari The LEGO Group mengungkap bahwa interaksi anak perempuan dengan hewan peliharaan atau mainan berbentuk hewan dapat meningkatkan kepercayaan diri, kebahagiaan, dan imajinasi mereka.
  • Penelitian terhadap 13.250 anak di 13 negara menunjukkan bahwa hubungan dengan hewan membantu menumbuhkan empati, kepedulian, serta rasa tanggung jawab sosial sejak usia dini.
  • The LEGO Group meluncurkan kampanye “She Built That” untuk mendorong anak perempuan berekspresi kreatif melalui tema hewan, termasuk kolaborasi dengan kreator Indonesia Erika Richardo.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sebuah studi global mengungkap bahwa interaksi anak perempuan dengan hewan peliharaan maupun mainan berbentuk hewan dapat meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, imajinasi, serta empati mereka.
  • Who?
    Penelitian dilakukan oleh The LEGO Group dan melibatkan 13.250 anak perempuan dari 13 negara. Lena Dixen serta kreator Indonesia Erika Richardo turut berperan dalam kampanye terkait hasil studi ini.
  • Where?
    Studi dilaksanakan di 13 negara secara global, termasuk Indonesia yang menjadi salah satu lokasi pelaksanaan kampanye “She Built That”.
  • When?
    Penelitian ini merupakan temuan terbaru dari The LEGO Group; waktu spesifik pelaksanaannya per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    The LEGO Group ingin memahami bagaimana hubungan anak perempuan dengan hewan dapat mendorong rasa percaya diri, kreativitas, dan kemampuan berekspresi sejak usia dini.
  • How?
    Melalui survei terhadap ribuan anak perempuan di berbagai negara dan pengamatan terhadap interaksi mereka dengan hewan peliharaan maupun mainan bertema hewan untuk menilai dampak emosional dan sosialnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Persahabatan antara anak dan hewan kesayangan ternyata bukan sekadar hubungan emosional biasa. Studi global terbaru dari The LEGO Group menemukan bahwa interaksi dengan hewan peliharaan maupun mainan berbentuk hewan dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri, kreativitas, hingga imajinasi anak perempuan.

Penelitian ini melibatkan 13.250 anak di 13 negara dan menunjukkan bahwa bermain serta berinteraksi dengan hewan memberi dampak positif pada tumbuh kembang anak perempuan, baik secara emosional maupun sosial.

Wah, memang seberdampak apa? Berikut Popmama.com rangkum selengkapnya.

1. Hewan bantu tumbuhkan rasa percaya diri dan kebahagiaan

Instagram.com/lego

Studi menemukan bahwa 1 dari 5 anak perempuan (22%) merasa hewan peliharaan mengajarkan mereka untuk lebih percaya diri. Tingkat kebahagiaan mereka juga meningkat hingga 40% saat bermain dengan mainan berbentuk hewan.

Sebanyak 36% anak perempuan menyebut momen paling membahagiakan adalah saat bersama hewan kesayangan, dan 51% menggambarkan persahabatan dengan hewan sebagai hubungan yang memberi rasa nyaman.

“Setiap anak perempuan berhak memiliki teman yang memicu imajinasi, mendorong keaslian diri, serta merayakan kepercayaan diri dan kreativitasnya. Penelitian kami menegaskan peran penting bermain dalam membantu anak perempuan mengekspresikan diri, di mana hewan, baik peliharaan maupun mainan, bisa menjadi sumber inspirasi yang kuat,” kata Lena Dixen, Senior Vice President Product Group and Core Business LEGO Group.

Hal ini menunjukkan bahwa kedekatan emosional dengan hewan dapat menjadi sumber rasa aman yang membantu anak lebih berani mengekspresikan diri.

2. Persahabatan dengan hewan latih empati dan kepedulian

Pexels/Anastasiya Gepp

Interaksi dengan hewan juga berdampak pada perkembangan karakter. Dua dari lima anak perempuan (41%) mengatakan bahwa hewan peliharaan mengajarkan mereka untuk lebih peduli, berempati, dan saling menjaga.

Hewan menjadi “teman” yang membantu anak memahami tanggung jawab dan kasih sayang. Melalui pengalaman merawat atau bermain bersama hewan, anak belajar mengenali emosi, membangun koneksi, serta mengembangkan sensitivitas sosial yang penting untuk kehidupan sehari-hari.

Tak heran jika hampir sepertiga anak (30%) menggambarkan hubungan mereka dengan hewan sebagai pengalaman penuh petualangan yang membentuk kenangan berharga.

3. Mainan bertema hewan picu imajinasi dan ide kreatif

Instagram.com/lego

Bukan hanya hewan peliharaan, mainan berbentuk hewan juga memberi dampak positif. Lebih dari 1 dari 3 anak perempuan (34%) merasa mainan hewan membantu mereka lebih kreatif, sementara 31% mengaku terdorong untuk menggambar, menulis, atau membangun sesuatu yang baru setelah bermain dengan mainan favorit mereka.

Melihat temuan ini, The LEGO Group menghadirkan inisiatif global bertajuk “She Built That” yang bertujuan mendorong anak perempuan agar lebih percaya diri dalam membangun, berimajinasi, dan mengekspresikan ide kreatifnya, termasuk melalui tema hewan kesayangan.

Di Indonesia, kampanye ini juga melibatkan kreator seperti Erika Richardo, yang dikenal kerap menjadikan hewan sebagai inspirasi karya seninya.

"Hubungan dengan hewan membuat imajinasiku terus tumbuh dan tanpa terasa ikut membangun rasa percaya diriku dalam berkarya. Hewan-hewan favoritku selama ini menjadi sumber inspirasi dalam lukisanku, mulai dari kupu-kupu sampai badak. Dari mengamati mereka, aku belajar lebih peka pada hal-hal kecil dan lebih berani mengekspresikan apa yang aku rasakan melalui karya-karyaku,” ujar Erika Richardo, konten kreator.

Temuan ini menjadi pengingat bagi orangtua bahwa bermain bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Melalui hubungan dengan hewan, baik nyata maupun dalam bentuk permainan membuat anak perempuan dapat belajar percaya diri, berempati, serta mengembangkan kreativitasnya sejak dini.

Editorial Team