Teknik ini menggunakan karakter dan imajinasi untuk membuat pernapasan menjadi aktivitas yang menyenangkan.
1. Bunny Breathing, teknik ini terinspirasi dari cara kelinci bernapas, hidung mereka yang lucu bergerak cepat saat mereka mencium-cium udara untuk mencari wortel. Mama bisa bantu anak latihan Bunny Breathing dengan cara sebagai berikut:
Ajak anak duduk atau berdiri dengan nyaman. Tidak perlu posisi khusus, yang penting tubuh anak terasa santai.
Minta anak menarik napas lewat hidung sebanyak tiga kali cepat, sambil membayangkan kelinci yang sedang mencium bunga atau wortel.
Setelah itu, arahkan anak menghembuskan napas perlahan lewat hidung dalam satu hembusan panjang.
Lakukan rangkaian ini sekitar 5 kali atau sampai anak terlihat lebih fokus dan tubuhnya terasa lebih terkendali.
2. Dragon Fire Breathing, teknik pernapasan yang menggunakan visualisasi naga yang kuat dan perkasa. Anak membayangkan diri mereka sebagai naga yang bisa menyemburkan api, simbol kekuatan dan keberanian. Mama bisa bantu anak latihan Dragon Fire Breathing dengan cara sebagai berikut:
Ajak anak berdiri dengan kaki selebar bahu atau duduk dengan punggung tegak agar tubuh terasa stabil dan siap.
Minta anak menaruh tangan di depan dada atau mengepal ke arah depan. Mama bisa mengajak anak membayangkan dirinya sebagai naga yang siap menyemburkan api.
Arahkan anak menarik napas dalam lewat hidung hingga dada mengembang, seolah sedang mengumpulkan “api” di dalam tubuh.
Minta anak menghembuskan napas cepat dan kuat lewat mulut sambil mengeluarkan suara panjang seperti berteriak “HAAH!!!”, lalu ulangi beberapa kali sesuai kenyamanan anak.
3. Flower Breathing, teknik pernapasan yang mengajak anak menggunakan imajinasi aroma dan gerakan lembut. Anak membayangkan sedang memegang bunga dan merasakan aromanya. Mama bisa bantu anak latihan Flower Breath dengan cara sebagai berikut:
Ajak anak duduk atau berdiri dengan nyaman, pastikan tubuhnya rileks.
Minta anak berpura-pura memegang bunga di satu tangan, atau menggunakan jari telunjuk sebagai “bunga” jika sedang di luar rumah.
Arahkan anak menarik napas perlahan lewat hidung, seolah sedang mencium aroma bunga.
Minta anak menghembuskan napas perlahan lewat mulut, seperti sedang meniup kelopak bunga, lalu ulangi beberapa kali.
4. Bumblebee Breathing, teknik pernapasan yang memanfaatkan suara dan getaran untuk membantu anak lebih terhubung dengan tubuhnya. Anak diajak menirukan dengungan lebah saat menghembuskan napas. Mama bisa bantu anak latihan Bumblebee Breathing dengan cara sebagai berikut:
Ajak anak duduk dengan nyaman dan posisi tubuh rileks.
Minta anak menarik napas perlahan lewat hidung.
Saat menghembuskan napas, arahkan anak mengeluarkan suara dengungan lembut seperti lebah, “mmmm…”.
Jika anak nyaman, Mama bisa mengajak anak menutup telinga dengan jari agar getaran suara lebih terasa, lalu ulangi beberapa kali.
5. Rainbow Breathing, teknik pernapasan yang menggunakan warna sebagai panduan fokus. Anak diajak membayangkan warna-warna pelangi sambil mengatur napas. Mama bisa bantu anak latihan Rainbow Breathing dengan cara sebagai berikut:
Ajak anak duduk atau berdiri dengan nyaman, lalu minta ia membayangkan sebuah pelangi besar di depannya.
Minta anak menarik napas dalam lewat hidung sambil membayangkan warna merah memenuhi paru-parunya.
Saat menghembuskan napas lewat mulut, ajak anak membayangkan warna berikutnya keluar perlahan (oranye, lalu kuning, hijau, biru, hingga ungu).
Ulangi hingga semua warna pelangi selesai, dan akhiri dengan satu napas dalam terakhir.