Gejala Gastritis atau Maag pada Anak dan Cara Mengatasinya Kata Ahli

Inilah terapi atau pengobatan gastritis pada anak yang tepat kata dr. Frieda Handayani, Sp.A (K)

1 September 2020

Gejala Gastritis atau Maag Anak Cara Mengatasi Kata Ahli
Unsplash/Johny McClung

Seringkali setelah masuk usia sekolah dan memiliki jam belajar yang padat, anak jadi memiliki keluhan sakit perut. Seperti ada yang dirasa sakit di bagian lambung, dan ini bisa mengganggu aktivitas si Kecil.

Kondisi yang sering terjadi adalah maag atau diagnosanya gastritis.

Simak penjelasan dari dr. Frieda Handayani, Sp.A (K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, RS Pondok Indah – Bintaro Jaya yang telah Popmama.com rangkum berikut ini.

Editors' Picks

1. Apa itu maag atau gastritis?

1. Apa itu maag atau gastritis
Freepik

Gastritis adalah peradangan, iritasi, atau erosi dinding lambung yang disebabkan oleh infeksi helicobacter pylori, aliran balik cairan empedu, infeksi bakteri atau virus, obat-obatan seperti aspirin dan makanan asam iritatif yang dikonsumsi dalam waktu lama.

2. Gejala gastritis

2. Gejala gastritis
Freepik

Terdapat gejala umum gastritis meliputi:

  • Mual, muntah, dan nyeri perut berulang
  • Kembung
  • Rasa terbakar di ulu hati
  • Sering cegukan
  • Napsu makan menurun
  • Muntah darah hitam seperti bubuk kopi
  • Buang air besar (BAB) berdarah warna hitam

Diagnosis gastritis dapat ditegakkan dengan adanya riwayat pola makan yang kurang higienis dan kurang sehat.

Hasil pemeriksaan laboratorium darah dan tinja yang menunjukkan adanya infeksi dan darah samar pada tinja.

Lalu hasil tindakan endoskopi saluran cerna atas yang ditemukan peradangan, luka atau infeksi helicobacter pylori di lambung.

Ini sudah umum dialami pada penderita gastritis.

3. Pengobatan grastitis pada anak

3. Pengobatan grastitis anak
theconversation.com

Terapi atau pengobatan maag atau gastritis pada anak meliputi:

  • pola makan yang sehat dan teratur,
  • menjaga kebersihan dalam mempersiapkan makanan si Kecil dan mencuci tangan sebelum makan,
  • menghindari makanan asam dan pedas berlebihan,
  • mengonsumsi obat-obatan yang sudah diberikan oleh dokter spesialis anak/dokter spesialis anak konsultan gastrohepatologi.

Tenang saja Ma, menurut dr. Frieda, gastritis atau maag pada anak dapat ditangani. Sebaiknya ikuti petunjuk dokter dan jangan menghentikan pengobatan sebelum dinyatakan sembuh oleh dokter ya, Ma.

Anak juga perlu menjaga kedisiplinan, tidak bisa jajan sembarang atau mengonsumsi makanan yang tidak higienis. Semoga penjelasan mengenai gejala dan pengobatan gastritis atau maag pada anak ini dapat bermanfaat ya, Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.