Comscore Tracker
TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Indonesia Menjadi Negara yang Rawan Bencana Alam, Apa Penyebabnya?

Kondisi geologis menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia rawan bencana alam

22 November 2022

Indonesia Menjadi Negara Rawan Bencana Alam, Apa Penyebabnya
Unsplash/Arif Nur Rokhman

Anak mungkin penasaran terhadap kabar atau berita mengenai bencana alam di Indonesia yang sering ditayangkan di televisi, mulai dari gempa bumi, banjir, tanah longsor, erupsi gunung berapi, sampai tsunami.

Bahkan, sebagian bencana alam yang terjadi ada yang menimbulkan korban jiwa hingga kerusakan total pada rumah, gedung, dan infrastruktur lainnya.

Setiap tahunnya, Indonesia dapat mengalami bencana alam sebanyak ribuan kali. Melansir dari data BNPB, hingga November 2022 sudah terdapat 2.078 kejadian bencana alam di negara tersebut. Hal ini membuat Indonesia termasuk negara yang paling rawan terkena bencana alam.

Lantas, apa saja penyebab Indonesia menjadi negara yang rawan bencana alam?

Supaya anak tahu penyebabnya, yuk simak informasi selengkapnya yang telah Popmama.com rangkum di bawah ini!

1. Terletak di pertemuan tiga lempeng

1. Terletak pertemuan tiga lempeng
Freepik/brgfx

Menurut peta dunia, secara geologis wilayah Indonesia menjadi tempat bertemunya tiga lempeng utama, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik.

Sepanjang tahun, setiap lempeng yang menjadi penyusun permukaan bumi akan mengalami pergerakan, begitu pula dengan ketiga lempeng tersebut. Lempeng-lempeng ini terus bergeser, baik saling menjauh ataupun saling mendekat hingga bertabrakan.

Nah, adanya pergerakan lempeng ini membuat Indonesia sangat rentan terkena bencana alam, khususnya di bidang geologi seperti gempa bumi tektonik, tsunami, hingga erupsi gunung berapi.

Editors' Picks

2. Berada di zona cincin api pasifik

2. Berada zona cincin api pasifik
science.howstuffworks.com

Selain wilayahnya yang dilalui oleh tiga lempeng utama bumi, Indonesia juga termasuk dalam zona cincin api Pasifik atau Ring of Fire. Zona ini juga meliputi negara-negara lain seperti Filipina, Jepang, Selandia Baru, dan Amerika Tengah.

Negara-negara yang termasuk dalam zona cincin api Pasifik ini umumnya memiliki banyak gunung berapi yang statusnya masih aktif. Melansir dari Katadata.co.id, Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai negara dengan gunung berapi terbanyak di dunia.

Banyaknya gunung berapi yang masih aktif inilah yang membuat Indonesia mempunyai tingkat risiko mengalami bencana lebih tinggi, mulai dari gunung berapi meletus sampai gempa bumi vulkanik.

3. Wilayahnya dilalui sabuk Alpide

3. Wilayah dilalui sabuk Alpide
worldatlas.com

Melihat dari kondisi geologis yang dimiliki Indonesia, ternyata wilayah negara ini juga dilalui oleh sabuk Alpide, terutama di daerah Sumatra dan Jawa. Sabuk ini juga melewati beberapa kawasan lainnya seperti Himalaya, Mediterania, dan Atlantika.

Perlu diketahui bahwa sabuk Alpide merupakan sabuk seismik yang terbentuk karena adanya tekanan yang diakibatkan pertemuan beberapa lempeng bumi, antara lain Lempeng Eurasia, Lempeng India, dan Lempeng Australia.

Sabuk Alpide yang melewati sisi barat kawasan Indonesia juga bertemu dengan garis zona cincin api pasifik yang meliputi hampir seluruh wilayah negara itu. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara yang sangat rawan terhadap gempa bumi, tsunami, tanah longsor, dan erupsi gunung berapi.

4. Adanya pengaruh iklim tropis

4. Ada pengaruh iklim tropis
Unsplash/Hugo Matilla

Seperti yang diketahui, Indonesia termasuk negara yang dilalui oleh garis khatulistiwa. Kondisi ini menyebabkan negara tersebut beriklim tropis dan hanya mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau.

Ternyata, adanya iklim tropis menjadi salah satu faktor yang membuat Indonesia rawan akan bencana alam, loh! Hal ini dikarenakan iklim tropis mempengaruhi perubahan cuaca, suhu, serta arah angin yang cukup ekstrem di wilayah Indonesia.

Perubahan cuaca dan angin ini memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, badai, serta angin topan. Selain itu, musim kemarau ekstrem dengan suhu yang tinggi juga dapat menyebabkan kekeringan hingga kebakaran hutan.

5. Mempunyai tingkat curah hujan yang tinggi

5. Mempunyai tingkat curah hujan tinggi
Unsplash/Aditya Nara

Adanya iklim tropis yang dimiliki Indonesia karena wilayahnya dilewati garis khatulistiwa juga mempengaruhi tingkat curah hujan di kawasan negara tersebut.

Pada umumnya, Indonesia mempunyai curah hujan yang cukup tinggi dengan rata-rata 2.000 sampai 3.000 mm per tahunnya. Hal ini membuat hujan yang turun di daerah-daerah di Indonesia cenderung lebat, terutama saat memasuki musim hujan.

Hujan yang lebat dan deras ini juga dapat meningkatkan potensi terjadinya bencana alam, misalnya banjir dan tanah longsor.

Itu dia beberapa penyebab Indonesia menjadi negara yang rawan bencana alam.

Perlu diingat bahwa bencana alam dapat terjadi kapan saja, maka itu Mama dan anak mama tetap harus waspada, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk