Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit?

Hi, Ma, Pa, Mungkin sebagian Mama Papa atau si kecil pernah mengalami luka-luka hingga berdarah. Entah itu terjatuh atau karena hal lain yang bisa menyebabkan pendarahan pada kulit. Hal ini gak bisa dianggap enteng, lho!

Aku sudah rangkum ringkasan mengenai Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit? Yang bisa dijadikan referensi atau pengetahuan buat Mama Papa sekalian.

Biar gak penasaran, yuk, langsung saja simak ulasan mengenai Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit?

1. Bersihkan tangan dengan sabun

Cara menghentikan pendarahan pada kulit yang harus dilakukan adalah membersihkan tangan terlebih dahulu. Tangan yang kotor dikhawatirkan akan membawa bakteri yang bisa mengkontaminasi kulit luka. Kemungkinan kulit mengalami infeksi menjadi lebih besar. Mama Papa harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga tangan benar-benar bersih.

2. Bersihkan kulit yang terluka

Setelah membersihkan tangan, Mama Papa harus segera membersihkan luka pada kulit yang menjadi penyebab pendarahan. Mama Papa bisa menggunakan air mengalir dengan menyiramnya secara perlahan pada kulit yang terluka. Hindari penggunaan bahan antiseptik yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

3. Kompres kulit dengan air dingin atau es batu Air dingin atau es batu

 Air dingin atau es batu dapat memperkecil pembuluh darah sekaligus mempercepat proses pembekuan darah. Dengan mengompres kulit yang terluka dengan air dingin atau es batu, maka pendarahan yang terjadi bisa sedikit berkurang. Mama Papa bisa menggunakan kain yang telah direndam di dalam air dingin atau es batu yang dibalut kain untuk kemudian dikompres di area kulit yang terluka.

4. Angkat area kulit yang terluka

Cara menghentikan pendarahan pada kulit bisa mengangkat bagian yang terluka sedikit lebih tinggi dari bagian dada. Langkah ini bertujuan untuk memperlambat hingga menghentikan pendarahan yang terjadi pada kulit.

5. Tekan area kulit yang terluka

Saat mengangkat area yang terluka lebih tinggi, Mama Papa bisa mengiringinya dengan memberikan sedikit tekanan pada kulit. Dengan menekan kulit yang terluka, maka aliran darah pada pembuluh darah akan melambat. Imbasnya, pendarahan pun bisa segera berhenti. Tak butuh waktu lama, hanya harus menekan area kulit yang mengalami pendarahan menggunakan perban selama 10 sampai 15 menit. Namun perlu diingat bahwa tidak diperkenankan melakukan penekanan pada area yang terluka dengan sangat kencang.

6. Tutup area yang terluka dengan perban

 Setelah beberapa tahapan di atas telah dilakukan, cara terakhir untuk menghentikan pendarahan pada kulit adalah dengan menutup area yang luka. Hal ini dimaksudkan agar area kulit yang terluka tidak mudah terpapar debu dan kotoran yang membawa bakteri dan jamur. Mama Papa bisa menggunakan perban maupun kain kasa yang steril untuk menutup area kulit yang terluka. 

itulah tadi ulasan mengenai Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit? Semoga membantu!

Baca juga:

Komentar
Hi, Ma, Pa, Mungkin sebagian Mama Papa atau si kecil pernah mengalami luka-luka hingga berdarah. Entah itu terjatuh atau karena....

Hi, Ma, Pa, Mungkin sebagian Mama Papa atau si kecil pernah mengalami luka-luka hingga berdarah. Entah itu terjatuh atau karena hal lain yang bisa menyebabkan pendarahan pada kulit. Hal ini gak bisa dianggap enteng, lho!

Aku sudah rangkum ringkasan mengenai Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit? Yang bisa dijadikan referensi atau pengetahuan buat Mama Papa sekalian.

Biar gak penasaran, yuk, langsung saja simak ulasan mengenai Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit?

1. Bersihkan tangan dengan sabun

Cara menghentikan pendarahan pada kulit yang harus dilakukan adalah membersihkan tangan terlebih dahulu. Tangan yang kotor dikhawatirkan akan membawa bakteri yang bisa mengkontaminasi kulit luka. Kemungkinan kulit mengalami infeksi menjadi lebih besar. Mama Papa harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir hingga tangan benar-benar bersih.

2. Bersihkan kulit yang terluka

Setelah membersihkan tangan, Mama Papa harus segera membersihkan luka pada kulit yang menjadi penyebab pendarahan. Mama Papa bisa menggunakan air mengalir dengan menyiramnya secara perlahan pada kulit yang terluka. Hindari penggunaan bahan antiseptik yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

3. Kompres kulit dengan air dingin atau es batu Air dingin atau es batu

 Air dingin atau es batu dapat memperkecil pembuluh darah sekaligus mempercepat proses pembekuan darah. Dengan mengompres kulit yang terluka dengan air dingin atau es batu, maka pendarahan yang terjadi bisa sedikit berkurang. Mama Papa bisa menggunakan kain yang telah direndam di dalam air dingin atau es batu yang dibalut kain untuk kemudian dikompres di area kulit yang terluka.

4. Angkat area kulit yang terluka

Cara menghentikan pendarahan pada kulit bisa mengangkat bagian yang terluka sedikit lebih tinggi dari bagian dada. Langkah ini bertujuan untuk memperlambat hingga menghentikan pendarahan yang terjadi pada kulit.

5. Tekan area kulit yang terluka

Saat mengangkat area yang terluka lebih tinggi, Mama Papa bisa mengiringinya dengan memberikan sedikit tekanan pada kulit. Dengan menekan kulit yang terluka, maka aliran darah pada pembuluh darah akan melambat. Imbasnya, pendarahan pun bisa segera berhenti. Tak butuh waktu lama, hanya harus menekan area kulit yang mengalami pendarahan menggunakan perban selama 10 sampai 15 menit. Namun perlu diingat bahwa tidak diperkenankan melakukan penekanan pada area yang terluka dengan sangat kencang.

6. Tutup area yang terluka dengan perban

 Setelah beberapa tahapan di atas telah dilakukan, cara terakhir untuk menghentikan pendarahan pada kulit adalah dengan menutup area yang luka. Hal ini dimaksudkan agar area kulit yang terluka tidak mudah terpapar debu dan kotoran yang membawa bakteri dan jamur. Mama Papa bisa menggunakan perban maupun kain kasa yang steril untuk menutup area kulit yang terluka. 

itulah tadi ulasan mengenai Bagaimana Cara Mengatasi Pendarahan pada Kulit? Semoga membantu!

Baca juga:

penting banget emergency pertolongan pertama ini. bermanfaat banget infonya. thank you, ya