Begini Cara Orangtua di Australia Cukupi Kebutuhan Tidur dan Bermain

Caranya bisa Mama terapkan untuk anak-anak lho!

12 Februari 2018

Begini Cara Orangtua Australia Cukupi Kebutuhan Tidur Bermain
Pixabay/White77

Ma, tahu nggak sih kalau pemerintah Australia sangat perduli dengan kebutuhan tidur dan bermain anak. Awal November 2017, mereka memberikan buku panduan yang menuntut para orangtua mencukupi kebutuhan tidur dan bermain anak selama 24 jam.

Seperti dirilis essentialbaby.com.au pada akhir November 2017, orangtua diimbau menyisihkan waktu bersama anak untuk bersenang-senang, bergerak, dan bermain setiap hari. Pemerintah Australia menjelaskan secara rinci apa yang seharusnya dilakukan anak-anak selama 24 jam bersama orangtuanya.

Yuk Ma, kita intip seperti apa kebutuhan tidur dan bermain bayi yang direkomendasikan di Australia. Sebagai negara maju, cara mereka ada baiknya kita tiru dalam pola asuh Si Kecil.

1. Jauhi anak dari layar elektronik

1. Jauhi anak dari layar elektronik
Pixabay/LuidmilaKot

Di Australia, bayi (sampai satu tahun) sangat nggak disarankan bersentuhan dan bertatap langsung dengan layar elektronik lho. Artinya, Mama mulai jauhi bayi deh dari DVD, komputer, atau gadget lainnya.

"Sebaliknya, saat tidak beraktivitas, pengasuh atau orangtua didorong untuk terlibat dengan anak-anak melalui kegiatan seperti membaca, menyanyi, teka-teki dan bercerita," bunyi tuntunan tersebut. Hal ini juga berlaku bagi balita di bawah dua tahun.

Profesor Tony Okely dari Universitas Wollongong, yang ikut memimpin pengembangan penelitian ini, mengatakan hal penting untuk diketahui para ibu. "Transisi gambar yang cepat di layar, lampu terang dan dampak yang ada pada otak yang sedang berkembang adalah sesuatu yang perlu kita perhatikan," katanya.

Penggunaan layar pada bayi bisa membatasi atau mengurangi komunikasi mereka dengan orangtua atau orang lain sehingga bisa menghambat perkembangan bahasanya.

2. Hindari aktivitas di dekat layar elektronik

2. Hindari aktivitas dekat layar elektronik
Unsplash/Samantha Sophia

Untuk anak-anak usia 2-5 tahun, interaksi dengan layar harus dibatasi tidak lebih dari satu jam per hari. Meski pada umumnya, saran ini pun tidak direkomendasikan oleh para peneliti dan pakar kesehatan tumbuh kembang anak.

"Penggunaan layar pada anak, bisa menghambat aktivitas mereka dalam jangka waktu lama dan menyebabkan keterlambatan pemahaman bahasa, mengurangi perhatian dan konsentrasi, dan mengurangi tingkat kesiapan mereka untuk masuk sekolah," lanjut isi pedoman tersebut. Imbauan dalam pedoman tersebut juga mengatakan bahwa anak balita juga nggak boleh terlalu lama berada di stroller, car seat, high chair lebih dari satu jam sekaligus.

Para peneliti dan ahli tumbuh kembang anak-anak menyarankan beberapa alternatif untuk menghindari aktivitas yang dilarang itu, diantaranya melalui:

1. Membaca atau melihat-lihat buku

2. Menggambar atau mewarnai

3. Bermain bangunan dengan balok atau lego

4. Bermain dengan playdough atau tanah liat

5. Melakukan teka-teki gambar.

Editors' Picks

3. Kebutuhan aktivitas fisik anak

3. Kebutuhan aktivitas fisik anak
Pixabay/rudyanderson

1. Bayi (Newborn – 1 tahun)

Bayi harus sudah bisa dikenalkan dengan aktivitas fisik, melalui permainan interaktif di lantai. Ini harus dilakukan dalam pengawasan orangtua. Seperti melakukan tummy time selama 30 menit dalam sehari. Aktivitas ini mengajarkan bayi meraih dan menggenggam benda, mendorong dan menarik hingga merangkak.

2. Balita (1-2 tahun)

Sediakan waktu Papa dan mama setidaknya 180 menit (3 jam) setiap hari untuk permainan energik seperti berlari, melompat, dan berputar-putar. Menurut para ahli, semakin banyak aktivitas semakin baik.

3. Anak-anak prasekolah (3-5 tahun)

Anak-anak prasekolah juga memerlukan waktu 180 menit (3 jam) sehari untuk aktivitas fisik dengan waktu paling sedikit 60 menit seperti berlari, melompat, menendang dan melempar. Motivasi anak-anak untuk mencoba berbagai aktivitas seperti halang rintang, petak umpet, menari dan melompat-lompat.

4. Penuhi kebutuhan tidur anak

4. Penuhi kebutuhan tidur anak
Pexels/Snapwire

Setelah memahami kebutuhan beraktivitas dan bermain untuk Si Kecil, sekarang Mama harus mengetahui kebutuhan tidurnya berdasarkan saran para ahli:

1. Bayi

Bayi (sampai tiga bulan) harus tidur nyenyak selama 14-17 jam (termasuk tidur siang) per hari. Bagi mereka yang berusia 4-11 bulan, disarankan tidur dalam rentan waktu 12-16 jam.

2. Balita

Untuk anak-anak di bawah dua tahun rutinitas tidur mereka sebaiknya teratur dan konsisten yaitu  11-14 jam, termasuk tidur siang.

3. Anak-anak pra-sekolah

Anak-anak di kelompok usia ini harus tidur 10-13 jam, yang mungkin termasuk tidur siang. Waktu tidur dan bangun yang konsisten juga penting bagi anak-anak prasekolah.