Menghadapi anak yang GTM (Gerakan Tutup Mulut) tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para Mama, ya.
Berbagai cara sudah dilakukan demi meningkatkan nafsu makan si Kecil.
Sudah diberikan vitamin tambahan hingga melakukan sensory play, tapi tidak membuahkan hasil.
Sering kali Mama bertanya-tanya mengapa anak masih saja GTM saat waktu makan tiba.
Padahal, Mama dan Papa sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan stimulasi terbaik.
Kegiatan seperti bermain pasir, tepung, beras, hingga berjalan di atas rumput sudah menjadi aktivitas pendukung tumbuh kembang sensorik mereka.
Memiliki ekspektasi gapapa banget kok, Ma.
Tapi pasti Mama kecewa bahwa stimulasi tersebut tidak langsung melenyapkan masalah GTM pada anak.
Menurut penjelasan dr. Putu Satya Pratiwi, Sp.A, melalui ulasannya di Instagram @dokteranakbunda, ada sudut pandang yang perlu diluruskan terkait hubungan antara sensory play dan masalah GTM, lho.
Maka dari itu, Popmama.com telah merangkum alasan si Kecil tetap GTM meski sudah melakukan sensory play, simak penjelasannya ya, Ma!
