Manfaat Board Game bagi Perkembangan Balita

Board game dapat mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget dan mengembangkan kepribadian

22 Januari 2020

Manfaat Board Game bagi Perkembangan Balita
ebayimg.com

Saat ini, hampir sebagian besar waktu anak dihabiskan dengan bermain gadget, baik untuk menonton video ataupun bermain game. Padahal screen-time yang terlalu lama dapat memberikan dampak negatif, seperti mengurangi kesehatan mata anak.

Nah, untuk mengurangi ketergantungan gadget tersebut, Mama bisa mengajak anak bermain board game. Ada banyak jenis board game atau permainan papan yang menyenangkan dan cukup sederhana untuk dimainkan anak balita.

Apalagi, mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget hanyalah salah satu manfaat yang didapatkan dari board game. Selain itu, board game juga dapat melatih motorik, melatih kemampuan bersosialisasi, melatih pengendalian emosi, dan merangsang pola berpikir anak. Berikut rinciannya:

1. Melatih motorik anak

1. Melatih motorik anak
babycenter.com

Rata-rata board game menggunakan pion dan dadu sebagai alat permainan. Nah, Mama harus membiarkan anak menggerakkan pion ataupun mengocok dadunya sendiri.

Gerakan tersebut akan melatih motorik anak. Anak pun akan belajar menggenggam benda dengan berbagai ukuran dan bentuk.

2. Mendorong anak untuk bersosialisasi

2. Mendorong anak bersosialisasi
sitejabber.com

Tidak seperti bermain gadget yang bisa dilakukan seorang diri, rata-rata board game membutuhkan 3-4 orang untuk dapat dimainkan. Dengan ketentuan tersebut, otomatis anak harus bermain dengan sesamanya.

Alhasil, anak pun terdorong untuk bertemu teman baru dan bersosialisasi. Ia akan bertemu dengan teman-teman yang memiliki karakter berbeda-beda dan belajar beradaptasi.

3. Mengajarkan anak untuk berkompetisi secara sehat

3. Mengajarkan anak berkompetisi secara sehat
medaboutme.ru

Dalam setiap permainan pasti ada yang menang dan ada yang kalah, begitu pula dalam board game. Nah, mengajak anak bermain board game akan mengajarkannya untuk berkompetisi secara sehat alias bersikap sportif.

Jelaskan pada anak bahwa ia boleh bersaing dengan temannya, tapi tidak boleh curang apalagi sampai tidak bisa menerima kekalahan. Ketika kalah tidak boleh marah, ketika menang tidak boleh sombong.

Sikap sportif harus ditumbuhkan sedini mungkin agar anak dapat berkompetisi dengan sehat ketika ia dewasa nanti.

Editors' Picks

4. Melatih anak mengontrol emosi

4. Melatih anak mengontrol emosi

Hampir semua jenis board game dimainkan dengan cara bergilir. Jika anak bermain dengan orang banyak, gilirannya untuk bermain pun akan semakin lama. Nah, disini anak akan belajar untuk sabar menanti giliran dan tidak mementingkan diri sendiri.

Selain itu, ketika mengalami kekalahan, anak akan belajar untuk mengontrol emosinya, menerima kekurangan diri sendiri, dan tidak pantang menyerah. Mama bisa mendorong anak untuk mencoba lagi ketika ia mengalami kekalahan.

5. Melatih anak untuk bekerjasama dengan teman

5. Melatih anak bekerjasama teman
thesprucecrafts.com

Tergantung jenisnya, board game memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi anak. Jika ular tangga, monopoli, atau ludo akan melatih anak untuk bersikap sportif, maka puzzle akan melatih anak untuk bekerjasama dengan temannya.

Anak belajar bahwa tidak semua hal bisa diselesaikan sendirian. Terkadang bantuan teman dibutuhkan agar sesuatu dapat dikerjakan dengan lebih mudah dan lebih cepat.

Anak juga belajar untuk menghargai tindakan orang lain dan tidak memaksakan kehendaknya sendiri.

6. Membiasakan anak untuk disiplin

6. Membiasakan anak disiplin
todaysparent.com

Masing-masing board game memiliki peraturan-peraturan yang harus dipatuhi agar permainan dapat berjalan dengan baik. Board game pun memiliki sanksi bagi mereka yang melanggar peraturan tersebut.

Nah, dengan adanya peraturan-peraturan ini, anak akan terbiasa untuk disiplin. Ia akan memahami fungsi peraturan dan belajar menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.

7. Sebagai media belajar sambil bermain

7. Sebagai media belajar sambil bermain
econet.ua

Hampir semua jenis board game membutuhkan kemampuan berhitung dan membaca. Oleh karena itu, permainan ini akan menjadi media belajar sambil bermain yang menyenangkan bagi anak.

Sambil bermain, anak akan belajar menghitung jumlah dadu dan langkah. Ia juga bisa belajar membaca dan memahami kalimat dari kartu-kartu monopoli.

Tidak hanya berhitung dan membaca, board game juga bisa melatih kemampuan membuat strategi dan analisis anak lho, Ma.

Itulah tujuh manfaat board game bagi perkembangan balita. Agar anak Mama mendapatkan manfaat-manfaat tersebut, yuk segera ajak anak memainkan board game yang Mama miliki di rumah!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!