Instagram.com/fiersabesari
Fiersa mengatakan bahwa tantangan terbesar dalam mengajak anak mendaki gunung adalah menghadapi rasa bosan mereka, dan agar mereka tidak mengeluh saat merasa tidak bosan.
Karena menurutnya mungkin kebanyakan anak masih melihat alam seperti itu-itu saja, meskipun bagi orangtuanya adalah sumber untuk healing atau spot untuk berfoto. Sehingga, sangat penting bagi orangtua untuk selalu membuat anak mereka terhibur saat sedang berlibur di alam.
Fiersa juga mengatakan bahwa hikmah dari perjalanan tersebut adalah untuk mengenalkan alam pada anak dan kegiatan luar ruang tidak harus selalu ketempat yang ekstrem karena tanggung jawabnya sangat besar.
"Cukup membawa anak itu ke tempat-tempat yang dia masih bisa having fun, udaranya tidak terlalu dingin. Barulah secara gradual ajak anak ke tempat yang lebih tinggi, itu kalau mau lanjut ya anaknya diajak mendaki," kata Fiersa.
Menurutnya, mengajak anak berkegiatan di luar ruang itu tujuannya untuk memperkenalkan mereka pada keindahan alam, bukan untuk memenuhi ego orangtuanya.
Itulah informasi tentang cerita Fiersa Besari ajak anak yang masih berusia 3 Tahun naik gunung. Bagaimana, setelah membaca informasi tersebut apakah Mama tertarik untuk mengajak si Kecil mendaki gunung juga seperti yang dilakukan oleh Fiersa Besari? Jangan lupa untuk tetap perhatikan kesehatan dan keamanan si Kecil dalam kegiatan apapun ya Ma!