Pernah nggak sih, Ma, si Kecil tiba-tiba menangis keras, terus tiba-tiba diam seolah-olah menahan napas? Dalam waktu singkat, wajahnya mungkin berubah menjadi kebiruan atau sangat pucat, tubuhnya terlihat lemas, dan Mama mungkin langsung panik karena tidak tahu apa yang harus dilakukan.
Wajar banget kalau Mama merasa cemas saat dihadapkan dengan situasi semacam ini, terutama jika ini merupakan pengalaman pertama Mama. Rasanya seperti keadaan darurat yang harus segera diatasi, kan.
Padahal kondisi ini dikenal dengan istilah breath holding spell, yang ternyata lumrah terjadi pada bayi dan balita. Kejadian ini umumnya dipicu oleh emosi intens, seperti kemarahan, kekecewaan, rasa sakit, atau bahkan kaget.
Menurut American Academy of Pediatrics, breath holding spell bukanlah kondisi yang berbahaya dan biasanya akan menghilang seiring dengan pertumbuhan anak. Jadi, meskipun tampak menakutkan, Mama sebenarnya tidak perlu merasa panik secara berlebihan.
Kira-kira apa saja yang perlu Mama tahu tentang kondisi ini? Popmama.com sudah merangkumnya untuk Mama di bawah ini.
